Rabu, 04 Februari 2009

Tips Aman Belanja di Internet

Tips aman belanja di internetKalau anda suka bertransaksi atau belanja online di internet, tidak ada salahnya anda ekstra hati-hati. Di internet memang rawan sekali terhadap kasus SCAM (penipuan). Belum resiko CARDING, kartu kredit anda dibobol oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Makanya tak heran banyak orang enggan bertransaksi online di internet dengan kartu kredit. Kecuali saya hehehe....karena bisa ngutang dulu bayar belakangan.

Berikut adalah beberapa tip agar aman bertransaksi di internet.

Cek kepopuleran situs merchantnya
Cek disini maksudnya adalah anda perlu memastikan apakah websitenya sudah cukup terkenal di internet. Page Rangkingnya berapa? Semakin tinggi rangkingnya semakin aman karena berarti merchantnya sudah lama malang melintang bisnis online di internet. Bukan merchant dadakan seumur jagung yang baru belajar bisnis di internet, yang bisa aja melarikan uang anda.

Pastikan Secure
Yang pingin aman sebenarnya tidak hanya anda tapi juga si merchant pemilik Website. Untuk memastikan keamanan ini biasanya merchant akan menggandeng pihak ketiga semacam VeriSign misalnya untuk mengenkripsi proses pertukaran data di situsnya agar tidak gampang dibajak Hacker. Untuk mengecek situs yang secure pastikan alamat URL yang ada di address bar browser anda ada tambahan huruf "S" dibelakang http-nya. Yaitu menjadi https. Dan juga ada simbol gembok kecil di pojok kanan bawah browser anda.

Hati-hati Phising
Jangan pernah bertransakasi dari mengklik link URL yang diberikan orang lain yang tidak dikenal seperti dari email atau Blog yang gak jelas. Karena bisa jadi itu PHISING. Anda diarahkan ke website merchant tertentu seperti asli tapi palsu. Pastikan anda mengetikkan alamt URL-nya sendiri di address bar browser anda.

Gunakan Jasa Pihak Ketiga
Di internet banyak sekali mediator pihak ketiga yang sudah sangat terpercaya menyediakan jasanya sebagai penghubung transaksi antara anda sebagai pembeli dengan merchant selaku penjual. Gunakan jasa pihak ketiga seperti Paypal, Google Checkout, Clickbank atau E-Gold untuk memproses transaksi anda. Keuntungannya, anda bisa belanja dengan kartu kredit tanpa perlu menunjukkan data kartu kredit anda kepada si merchant (kecuali hanya ke penyedia jasanya seperti Paypal aja yang tahu)

Kontrol Saldo Kartu Kredit Anda
Terakhir yang tak kalah pentingnya meski limit kartu kredit anda terbatas. Misal cuma 2 juta tapi tidak menutup kemungkinan bank anda kelolosan bisa overlimit sampai 10 juta. Kasus seperti ini tidak jarang terjadi. Dengan sering mengontrol limit pemakaian kartu anda, anda akan segera tahu bila misalnya ada sebuah penyalahgunaan pemakaian kartu kredit anda diluar kewajaran. Bila ini terjadi anda bisa sesegera mungkin melaporkan sanggahan ke pihak bank penerbit kartu kredit anda sebelum menjadi runyam dan berlarut-larut masalahnya.

Demikian Tips-tips dari saya, semoga bermanfaat.


Bookmark and Share

1 komentar:

  1. Makasih infonya, kalo saya sih biasanya pakai pembayaran PayPal waktu transaksi

    BalasHapus