Rabu, 24 Juni 2009

Tips Memanage SMS Pada Ponsel

Tips SMS

Kalau dalam posting sebelumnya saya menulis tentang Tips Menghindari SMS SPAM, sekarang saya lanjutkan kembali dengan tips bagaimana memanage sebuah SMS (short message service) pada ponsel agar SMS yang tidak anda kehendaki tidak bisa mengusik waktu anda seperti halnya email pada BlackBerry yang tidak henti-hentinya menginterupsi waktu anda sepanjang hari.

Berbeda dengan push email yang bisa dinonaktifkan tanpa harus mematikan ponsel, SMS tidak bisa diblock masuk selama ponsel dalam kondisi siaga.

Nah, berikut adalah Tips dari saya untuk memanage SMS pada sebuah ponsel. Tips ini nantinya bukan dari anda yang menjalankan sendiri melainkan cukup sebuah aplikasi ponsel bernama SMS Spam Manager.

Apa kelebihan dari program tersebut sehingga saya berani merekomendasikannya kepada anda? Berikut adalah beberapa kecanggihan dari aplikasi ini dalam menangani sebuah SMS:

Memfilter SMS SPAM
Seperti yang sudah saya sebutkan dalam posting terdahulu SMS Spam Manager sangat bisa diandalkan untuk memfilter SMS Spam.

Membuat SMS jadi invisible
Kelebihannya yang kedua, bisa dibuat untuk terima SMS tapi tanpa ada alert apapun muncul di layar ponsel anda karena message akan masuk secara invisible.

Mengkarantina SMS
Message yang terjaring oleh program SMS Spam Manager akan dikarantina kedalam folder khusus yang dibuat oleh program ini sehingga tidak akan pernah muncul di inbox kecuali kalau anda berniat merestorenya.

Bagaimana cara kerja program ini dalam memanage sebuah SMS? Berikut adalah beberapa opsi program yang bisa kita setting untuk menangani SMS masuk ke inbox ponsel anda sebagai berikut:

Block Telephone number
Bisa diprogram untuk block SMS dari nomor-nomor tertentu berdasarkan nomor yang anda masukkan. Misalnya memblok SMS iseng dari nomor yang sering mengganggu anda.

Block Prefix number
Bisa diprogram untuk block semua SMS masuk berdasarkan prefix numbernya. Contoh misal anda berniat memblok semua SMS dari nomor CDMA wilayah Jakarta, anda tinggal masukkan nomor +6221 maka semua SMS dari nomor CDMA Jakarta dengan prefix nomor tersebut akan diblock.

Accept phonebook only
Bisa disetting hanya terima SMS dari nomor yang ada di phonebook saja. Artinya, setiap SMS dari nomor asing tidak akan bisa lolos ke inbox.

Text match
Bisa disetting untuk block SMS berdasarkan Text match. Yaitu, anda bisa memasukkan kata kunci tertentu untuk melakukan filter SMS. Contoh misal anda memasukkan kata “Sayang” maka setiap SMS yang masuk dari teman kencan anda yang mengandung kata tersebut akan diblock dan dimasukkan folder karangtina.

Hem….jika anda tertarik dengan program ini?! Silahkan coba program trialnya gratis.

Bagi pemakai ponsel Symbian dari Nokia silahkan download langsung aplikasi ini lewat link download yang sudah direkomendasikan Nokia dalam ponsel anda. Atau anda bisa download lewat disini pilih sesuai merk dan type ponsel anda.

Anda tidak perlu takut mengalami kesulitan saat menjalankan program aplikasi ini karena seperti ciri semua ponsel Nokia, program ini sangat User friendly jadi tidak perlu kuatir. Namun bila anda tetap membutuhkan tutorialnya lebih detil silahkan kunjungi blog seorang kawan disini.

Oke, selamat mencoba! Mudah-mudahan bermanfaat.


Bookmark and Share

Selasa, 16 Juni 2009

Tips Menghindari SMS SPAM

SMS Spam

SPAM, kalau dulu kita hanya mengenalnya di email. Yaitu email-email sampah (junk mail) yang dikirim secara masal tanpa persetujan kita dari pengirim yang tidak jelas atau tidak kita kenal, berisi promosi-promosi iklan marketing tidak jelas bahkan tidak sedikit yang menipu. Kini, SPAM juga sudah merambah gadget seluler seperti ponsel lewat SMS, seiring dengan makin maraknya jumlah pengguna ponsel saat ini yang penetrasi pemakainya melebihi pemakai internet di seluruh dunia.

Kalau saya pilah-pilah dari banyaknya SPAM yang sering mengganggu pada pemakai ponsel diantaranya adalah berisi SPAM seperti berikut ini, saya urutkan dari peringkat pertama yang sangat mengganggu:

Promosi Operator
Peringkat pertama pengirim SPAM SMS tertinggi ironinya malah pengirimnya justru dari pihak operator sendiri. Contoh SMS ajakan untuk mengikuti kuis tertentu, yang ujung-ujungnya menyedot pulsa kita kalau kita terpancing untuk registrasi.

Promosi Kartu Kredit
Kedua, tawaran-tawaran menarik dari beberapa bank penerbit kartu kredit yang mengiming-imingi discount yang menarik pada merchant-merchant tertentu kalau kita melakukan transaksi pembelian disana.

Promosi Internet Marketing
Tawaran menarik agar kita mengunjungi link situs tertentu yang berujung pada ajakan agar kita ikut join atau bergabung dengan membeli produk-produk mereka seperti Ebook, program affiliasi dan lain-lain yang memberikan iming-iming benefit yang sangat menggiurkan bila kita ikut join.

Promosi Marketing Mechant
Apakah anda pernah terima SMS blasting dari Merchant tertentu yang menawarkan discount menarik? Ya, bagi merchant tertentu, pengiriman SMS blasting ke pelanggan adalah salah satu sarana promosi marketing yang ampuh disamping promosi lewat media cetak dan elektronik. Jadi jangan heran kalau promosi ini ujung-ujungnya bisa juga menjadi SPAM yang sangat mengganggu anda juga.

Kampanye Parpol dan Pilpres
Meski SMS SPAM dari Parpol atau Caleg ini tidak sekontinyu pengirimannya dibanding dengan beberapa kategori SPAM diatas karena hanya dikirimkan pada musim tertentu saat kampanye saja namun cukup mengganggu juga kalau pas waktu kampanye Pilpres seperti sekarang ini. Mungkin barangkali malah anda sudah mengalaminya sendiri saat musim kampanye Caleg beberapa waktu yang lalu.

Nah, berikut adalah Tips-Tips dari saya untuk menghindari SMS SPAM:

Selektif Memberikan Nomor Ponsel
Jangan sembarangan mengobral nomor ponsel anda. Contoh pada saat kita apply mengisi form registrasi , jika tidak terlalu penting harus meninggalkan nomor ponsel anda maka lebih baik dikosongi saja atau tinggalkan nomor telepon PSTN rumah atau kantor saja karena nomor ponsel anda nantinya akan direcord sebagai nomor tujuan SMS Blasting mereka.

Aktifkan SMS SPAM Manager
Jika sangat diperlukan tidak ada salahnya anda aktifkan program aplikasi semacam SMS SPAM MANAGER pada ponsel anda untuk memfilter seluruh SMS yang masuk agar hanya SMS yang kita inginkan saja yang boleh masuk ke inbox kita. Kalau anda pemakai ponsel Symbian Nokia bisa langsung download lewat link download yang disediakan oleh Nokia dalam ponsel anda.

Pakai Nomor Ponsel cadangan
Kalau anda adalah kategori public figure, yang karena pekerjaan atau jabatan anda sehingga sangat banyak dikenal banyak orang maka saya menyarankan perlunya anda mempunyai nomor ponsel cadangan yang hanya orang-orang tertentu saja yang tahu nomor anda agar anda mempunyai keleluasaan privacy dan terhindar dari SMS iseng dan SPAM.

Aktifkan Call Manager
Pada tingkat advance bilamana diperlukan jika SMS SPAM sudah lebih parah menjadi telepon iseng atau teror maka anda bisa aktifkan program aplikasi semacam ADVANCED CALL MANAGER pada ponsel anda untuk mereject otomatis panggilan-panggilan yang tidak kita inginkan. Termasuk melakukan filter nomor-nomor mana saja yang bisa menghubungi anda pada saat tertentu sesuai kehendak anda.

Demikian posting saya kali ini, mudah-mudahan info ini bermanfaat!


Bookmark and Share

Selasa, 09 Juni 2009

Kartu Kredit, Masih Perlukah?

kartu kreditAda pertanyaan mengusik dari seorang kawan “Kartu Kredit, Masih Perlukah?”

Pertanyaan itu dilontarkan salah seorang kawan karena melihat saat ini hampir semua fungsi Kartu Kredit sudah tergantikan fungsinya oleh Kartu Debit. Ya, memang kedua jenis kartu ini sekarang adalah sebuah solusi untuk bisa melakukan pembayaran tanpa perlu repot-repot bawa uang tunai lagi. Tapi benarkah demikian? Kartu Kredit sudah tidak diperlukan lagi sekarang?

Baiklah, mari coba kita bahas bersama-sama. Pada kelompok yang menganggap Kartu Kredit tidak perlu, boleh saya sebut sebagai kubu yang pertama dan bagi yang menganggap Kartu Kredit masih perlu saya sebut sebagai kubu yang kedua. Mari coba kita tinjau apa masing-masing alasannya antara kubu pertama dan kubu kedua.

Bebera fakta berikut ini adalah alasan utama bagi kubu pertama mengapa tidak mau menggunakan Kartu Kredit:

  • Mendidik orang menjadi konsumtif karena sulit mengontrol dan tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
  • Tidak suka dan takut terbelit hutang.
  • Takut accountnya dibobol, terutama bila menggunakannya dalam transaksi online.
  • Bunga Kartu Kredit cukup tinggi sehingga orang takut menggunakannya.
  • Harus keluar biaya untuk membayar iuran tahunan Kartu Kredit.
  • Fungsi Kartu Kredit bisa digantikan dengan Kartu Debit.

Dan berikut adalah fakta yang menjadi alasan bagi kubu kedua mengapa masih tetap mempertahankan Kartu Kredit:

  • Kartu Kredit menjadi bagian dari gaya hidup atau Lifestyle modern dan sebagai bagian prestise penggunanya.
  • Kartu Kredit memberikan apresiasi seperti reward poin, penawaran-penawaran eklusif di merchant-merchant tertentu yang menarik bagi penggunanya.
  • Ada perlindungan asuransi pembelian pada setiap transaksi pembelian barang dengan menggunakan Kartu Kredit.
  • Kartu Kredit bisa dimanfaatkan untuk meringkas pembayaran semua tagihan rutin bulanan seperti listrik, PAM, telepon, internet, TV kabel, asuransi dll kedalam satu rekening tagihan.
  • Bisa menunda pembayaran selama satu bulan.
  • Dengan tergabungnya dalam jaringan Visa dan Master internasional, kartu kredit adalah satu-satunya alat pembayaran universal yang bisa diterima di seluruh merchant yang ada di semua negara.
  • Dana di kartu kredit bagi pemegang kartu bisa dimanfaatkan sebagai dana emergency yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan dalam keadaan darurat.

Dan terlepas dari perlu tidaknya Kartu Kredit bagi Anda, berikut adalah beberapa tips, baca juga posting saya sebelumnya tentang Tips Aman Belanja di Internet, berkaitan dengan Kartu Kredit:

Jika Anda pemegang Kartu Kredit, ubahlah sistem pembayaran kartu Anda menjadi autodebit dari rekening bank Anda untuk menghindari lupa membayar yang bisa berakibat terkena late charge atau bunga. Dan dengan di-autodebit secara penuh Anda akan selalu mengukur antara batas kemampuan bayar dan pengeluaran Anda setiap belanja menggunakan Kartu Kredit.

Gunakan Kartu Kredit yang bank penerbitnya sama dengan account rekening simpanan uang Anda di bank untuk menghindari biaya kliring antar bank setiap Anda melakukan pembayaran.

Nah, dari beberapa fakta diatas rasanya Anda bisa menyimpulkan sendiri apakah Kartu Kredit masih tetap diperlukan atau tidak sebagai salah satu pilihan alat pembayaran Anda.



Bookmark and Share