DIPTARA blog

Sebuah Opini dan Catatan Harian

Latest Post

ANTARA BANDWIDTH LIMIT EXCEEDED DAN J.CO DONUTS

Kalau Anda menjumpai kata-kata seperti itu dalam mengakses sebuah blog mungkin masih wajar, apalagi itu sebuah blog pribadi yang tidak ada muatan kepentingan komersial di dalamnya, yang tentu saja minim dengan dana sponsor. Contoh blognya kawan saya Mas Adi .... READ MORE

Popular Post

TABEL TARIF DASAR LISTRIK (TDL) 2010

Di artikel saya sebelumnya, terkait kenaikan TDL 2010 saya sudah pernah menyinggung tentang adanya 4 Kabar Gembira Dibalik Kenaikan TDL 2010. Dan kabar gembira tersebut bukan isapan jempol belaka, karena sesuai pengumuman resmi dari ...READ MORE

Antara Bandwidth Limit Exceeded dan J.CO Donuts

J.CO DonutsPernakah Anda menemui kata-kata di bawah ini saat mengakses sebuah halaman website di internet?

Bandwidth Limit Exceeded
The server is temporarily unable to service your request due to the site owner reaching his/her bandwidth limit. Please try again later

Lantas apa hubungan kata-kata di atas dengan J.CO Donuts? Berikut penjelasannya.

Sama seperti posting saya kemarin tentang Blog Hilang, kata-kata ini juga mengandung sebuah pesan. Artinya halaman website/ blog yang sedang kita kunjungi sudah over limit kuota bandwidth hostingnya sehingga tidak bisa diakses untuk sementara waktu.

Kalau Anda menjumpai kata-kata seperti itu dalam mengakses sebuah blog mungkin masih wajar, apalagi itu sebuah blog pribadi yang tidak ada muatan kepentingan komersial di dalamnya, yang tentu saja minim dengan dana sponsor. Contoh blognya kawan saya Mas Adi di rismaka.net kemarin sewaktu saya akses juga muncul kata-kata seperti itu. Sekali lagi, itu sangat wajar. Karena menyewa hosting dengan fasilitas unlimited bandwidth memang prakteknya tak murah. Pertanyaan saya bagaimana kalau itu terjadi pada sebuah website korporasi besar sekelas J.CO Donuts? Masihkah wajar?

Lengkap sudah kekecewaan saya pada J.CO Donuts hari ini. Kenapa pasalnya? Bagaimana tidak, kemarin hari Sabtu, 28 Agustus 2010 saya telah dikecewakan oleh pelayanan J.CO Malioboro Mall Yogyakarta akibat menolak transaksi penukaran rewards point saya dengan alasan katanya point saya habis, alias tak mencukupi. Padahal, saya coba hubungi bank penerbit kartu kredit saya setelah itu, ternyata jumlah poin rewards saya masih ada. Bahkan lebih dari cukup kalau hanya untuk redempoint dengan tiga lusin donut.

Kemarin saya sudah meluangkan waktu untuk complain lewat telpon kemudian saya susul dengan kirim email pengaduan ke management J.CO tapi sampai dengan hari ini belum ada satu pun pihak yang mengontak saya yang mewakili management J.CO coba menanggapi complain saya.

Akh, mengapa saya jadi bandingin J.CO dengan perusahaan tempat saya bekerja yang sangat care dan cepat dalam merespon complain semacam ini. Saya harus bisa memaklumi mungkin kelas perusahaan J.CO tak sebesar dan seenak donutnya. Buktinya, sewa hosting website saja masih yang murah dan kelas ecek-ecek begitu.

Catatan: Terima kasih Anda sudah membaca keluhan saya yang tidak penting ini.

Sumber Foto: Citibank


Bookmark and Share

Blog Menghilang, Ada Apa?

Blog hilangApakah Anda pernah mengakses sebuah blog kemudian menemukan kata-kata ini saat URL-nya Anda akses di browser Anda?

"Blog yang Anda cari tidak ditemukan."

Terus terang saya beberapa kali menemukan blog yang awalnya ada tapi kemudian tiba-tiba menghilang begitu saja. Beberapa waktu yang lalu saya sempat punya sahabat blogger dari Finlandia. Dia beberapa kali berkunjung ke blog ini dan meninggalkan pesan di Guest Book saya. Saya pun juga demikian, beberapa kali berkunjung ke blognya dia. Namun sayang, kini blognya telah menghilang. Saya sudah tidak bisa mengaksesnya lagi.

Dan saya juga punya satu teman lagi seorang blogger dari Jakarta, Mas Haryanto namanya, yang dulu pernah saya mintain tolong buat mengedit template blog ini. Tiba-tiba blognya juga menghilang alias tidak bisa ditemukan lagi. Tapi anehnya judul posting blognya masih muncul di homepage Google Reader saya. Aneh, bukan?

Daftar pertanyaan yang muncul di benak saya:

  1. Apa kira-kira dia sudah berhenti ngeblog dan mendelete blognya? Jika ini yang menjadi alasannya kenapa tak ada kata-kata atau Salam Perpisahan? Atau, blognya tetap dibiarkan saja seperti umumnya narablog yang berhenti ngeblog dengan ditinggalkan begitu saja?
  2. Apa mungkin dibanned oleh Google karena blognya melanggar TOS (Term of Service) Google? Jika benar dibanned apa ya kira-kira yang menjadi penyebabnya?
  3. Apa jangan-jangan blognya terkena Sensor atau filter yang sekarang lagi marak dilakukan oleh ISP (Internet Service Provider) di negara kita? Setahu saya blognya, baik teman saya yang di Finlandia itu maupun di blognya Mas Haryanto, keduanya tak mempunyai content porno di blognya.
  4. Atau apakah kira-kira ada penyebab lain?


Entahlah! Sebagai sesama pengguna engine blog blogspot juga, saya sedih sekaligus kuatir, tentu pertanyaan yang nomor 2 itu yang menjadi ketakutan saya juga. Kalau sampai blog ini benar-benar dibanned bisa celaka saya!

Beginilah tidak enaknya kalau punya blog gratisan yang masih menumpang hosting ke pihak lain. Kita harus tunduk dengan segala aturan layanan mereka, yang kadang bisa seenak mereka sendiri dalam membanned blog.

Hem, semoga kejadian ini, blog dibanned, tak pernah terjadi di blog Anda dan blog saya.


Sumber Foto: Corbis



Bookmark and Share

 

LeftHit Indonesia Personal (Love) - TOP.ORG BlogRankers.com Add to Technorati FavoritesInternet Business Directory - BTS LocalBlogging Tips Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryTopOfBlogs Free Automatic Backlink blogarama - the blog directory blog-indonesia.com