Jasa Beli Barang Luar Negeri Murah

Rabu, 30 Desember 2009

Tips Memilih AC Hemat Energi

AC hemat energiMindset hemat energi, yang selama ini Anda pakai, yang memandang watt saja sebagai satu-satunya acuan atau alat ukur yang menentukan sebuah peralatan listrik dikatakan hemat energi atau tidak, perlu dirubah dengan membuat ratio perbandingan dari output capacity dibanding input power consumption-nya. Demikian saya pernah menulis dalam posting 5 Pemahaman Watt Yang Keliru. Silahkan Anda baca dulu artikel tersebut bagi yang belum baca.

Masih terkait dengan postingan saya tersebut, kali ini saya akan memberikan sedikit tips bagaimana cara memilih AC yang hemat energi. Mengapa perlu saya memberikan tips ini kepada Anda? Karena semakin banyaknya merk AC yang ditawarkan produsen di pasaran, dengan berbagai harga, variasi model dan feature yang menarik, tentunya ini menuntut Anda untuk pintar dan jeli memilih mana AC yang benar-benar tepat dan bisa memuaskan Anda sebagai konsumen. Dan yang terpenting adalah tetap hemat energi.

Mumpung momennya sekarang lagi digalakkan hemat energi karena kondisi pasokan listrik PLN mengalami defisit sehingga menyebabkan pemadaman bergilir dimana-mana, maka segala usaha, meski kecil, untuk melakukan penghematan energi listrik sangat berarti di negeri ini. Kalau bukan Anda yang peduli siapa lagi.

Saya telah melakukan survey terhadap beberapa merk AC terkenal yang ada di pasaran. Silahkan Anda lihat komparasi beberapa merk AC sesuai tabel berikut ini. Klik pada gambar jika Anda ingin memperbesar tampilan tabelnya.

tips hemat energi

Berikut saya berikan tips memilih AC yang hemat energi:

Ratio output dibanding input

AC bisa dikatakan hemat energi adalah AC yang mempunyai output cooling capacity (Btu/h) dibanding power consumption (Watt) angkanya paling besar. Artinya, semakin tinggi rationya berarti AC semakin hemat dan efisien.

Pada contoh diatas maka AC merk Panasonic type Alowa ½ PK lah yang terbukti paling hemat energi dan efisien, baik secara besaran konsumsi energinya (watt) maupun besaran arus daya listrik (ampere) yang dibutuhkan. Urutan kedua disusul oleh AC LG Neo Plasma.

Dan kalau pada kelas AC yang berkapasitas 1 PK, AC LG menduduki peringkat pertama sebagai AC yang paling hemat energi. Baru kemudian disusul beberapa merk lain, berturut-turut seperti: Daikin, Sharp dan TCL.

TCL, AC ini adalah produk buatan dari Cina. Saya lihat banyak juga rumah-rumah, perkantoran, ruang-ruang mesin ATM yang menggunakan AC merk ini. TCL ini secara harga memang murah, sebagaimana ciri rata-rata produk Cina pada umumnya. Namun ternyata AC TCL ini justru yang paling boros atau tidak efisien diantara merk-merk AC lainnya.Silahkan bandingkan AC TCL kapasitas 1 PK ternyata cooling capacitynya tidak jauh beda dengan merk Panasonic yang kapasitasnya cuma ¾ PK, bukan?

Sesuaikan capacity dengan kebutuhan

Sebelum membeli AC Anda harus tahu berapa luas ruangan yang akan didinginkan oleh AC. Dan rasio untuk mengukur kebutuhan ideal sebuah ruangan adalah sekitar 600 BTU/jam/m2, dengan catatan tinggi ceiling standart (kurang dari 3 meter). Contoh, jika luas ruangan kamar Anda misalnya ukuran 3 X 3 = 9 m2 maka kebutuhan AC-nya adalah sekitar 9 X 600 = 5.400 BTU/h atau 1.58 kW ( 1 kW = 3.412,14 BTU/h) atau setara dengan ½ PK.

Mengapa rasio kebutuhan dan kapasitas ini juga perlu diperhatikan? Karena kalau unit AC terlalu besar misalnya malah akan menyebabkan mubazir dan pemborosan energi karena AC malah lebih sering mati hidup terus menerus dengan frekuensi cukup tinggi. Sebaliknya, jika kapasitas AC terlalu kecil dari kebutuhan luas ruangan yang didinginkan akan menyebabkan AC kerjanya super ekstra dan tidak pernah mati atau cooling down.

Pilih AC dengan refrigerant yang ramah lingkungan

Pilihlah AC dengan refrigerant yang ramah lingkungan, seperti refrigerant dari jenis hidrokarbon. Jangan menggunakan AC dari refrigerant jenis freon. Karena refigerant dari hidrokarbon selain ramah lingkungan dan sangat mendukung pencegahan terhadap pemanasan global, juga terbukti lebih hemat energi sekitar 20% s/d 30% dibanding AC dengan refrigerant freon.

Demikian sedikit tips dari saya. Mudah-mudahan bermanfaat. Jika ada tambahan, pertanyaan atau komentar silahkan Anda tambahkan di kolom komentar, terima kasih.



Bookmark and Share

52 comments:

Alfaro Lamablawa mengatakan...

Pertamaxxxx
hehehe
hemmm
pas bgt dengan tema saya..go green
penggunaan energi yang berlebihan berdampak pada penggnaan bahan bakar fosil yang meningkat pula. tidak dipungkiri kan kalo di Indonesia kita masih banyak menggunakan pembangakit listrik tenaga batubara.

Bisnis Di Internet mengatakan...

selama ini hanya fokus ke harga, tidak terlalu berpkir tentang yang lain. dengan artikel ini jadi tahu, bahwa ada hal lain yang harus dipertimbangkan kecuali harga. terima kasih ya mas.

Cari Uang Di Internet

Jokostt mengatakan...

Alfaro Lamablawa, Go Green! Benar, kenapa kita tidak mulai mengalihkan pemanfaatan energi surya aja, yang melimpah di negara kita, yang tidak berdampak pada Global Warming?

Sampai saat ini rata2 orang masih melihat dari aspek harganya yang murah, bukan pertimbangan2 yang seperti saya paparkan diatas.

jurug mengatakan...

kalau tinggalnya dipengunungan gak usah pake ac deh

jika mengatakan...

Mantab infonya gan.

nitip link blog.
http://cvselatsunda.blogspot.com

Blog Kelimax mengatakan...

lebih hemat lagi kalo gak usah pake ac..... hehehe

Anonim mengatakan...

nice tips, kebetulan saya juga mau beli ac untukkamar tidur.

primakencana mengatakan...

artikel menarik dan bermanfaat,hemat energi hemat biaya,tapi jenis ac nya apa yah.? split,portable,cooler saya ngk terlalu jelas...

Joko Sutarto mengatakan...

primakencana:
Yang saya contohkan disini adalah jenis AC Split. Namun prinsip untuk melihat AC hemat energi apa tidak tetap berlaku pada semua jenis AC.

mistyfan mengatakan...

Namanya juga produk cina, produk motornya kurang diminatin tetapi pesawatnya malah di beli, akhirnya nyungsep. Apakah AC yang baik itu harus hemat energi.? Apakah merk AC yang di survei sama tehknologinya.? Contoh beda type motor beda pula teknologi juga speednya,

Joko Sutarto mengatakan...

mistyfan:
Saya coba jawab pertanyaan Anda.

#Apakah AC yang baik itu harus hemat energi? Jawab saya, baik dari sisi apa dulu, Mas. Karena ini tergantung tujuannya dulu. Tapi secara umum teknologi AC yang baik pasti memperhatikan sisi ini. Harus hemat energi. Percuma, kan AC bagus tapi kalau boros listrik. Betul?

#AC yang saya survey ini dari jenis split semua. Secara teknologi hampir sama. Saya coba melihatnya dari sisi konsumen aja, Mas. Dari sisi konsumsi daya dan energi atau cooling capacitynya. Masalah motornya (kompresor) jenis apa (screw, rotary, centrifugal dll) itu sisi terlalu teknis. Konsumen rasanya tak perlu sampai lihat sedetil ini kecuali Anda dan saya yang memang pekerjaan di bidang ini. HeHe

Imam mengatakan...

Terima kasih atas tips nya pak ... emang hemat energi bagi saya pribadi nyaman di kantong ... :)

supriman mengatakan...

Pak, merk & jenis AC yang dah pake refrigerant Hidrokarbon di Indo (Jabodetabek) apa saja yach?

Joko Sutarto mengatakan...

Imam:
Sama-sama, Pak Imam. Terima kasih sudah mampir. :)

supriman:
Wah, saya sudah lama tidak mengikuti perkembangan merk AC terbaru, Mas. Tapi secara prinsip umumnya AC yang masih pakai freon bisa diretrofit (diganti) ke hidrokarbon, Mas

Anonim mengatakan...

mas..maaf yg dimaksud hemat energi disini itu kira2 per PK/jam itu berkisar berapa rupiah..????mohon penjelsannya.....(abu ibrahim) makasih.

sumdoko mengatakan...

Budaya hemat energi harus di aplikasikan di semua peralatan elektronik kita, termasuk ac. Terima kasih informasinya.

Mas Imam mengatakan...

Saya bingung dengan tarif listrik yaitu menghitung biaya TDL dari pemakaian listrik AC . Bisa tolong dibantu mengitung biaya TDL perhari untuk AC yg terhemat listriknya , seperti AC merk Panasonic Alowa atau LG hercules yg 1/2 pk aja .

Makasih . Imam

Joko Sutarto mengatakan...

Mas Imam:
Saya coba jawab, ya pertanyaan Mas Imam.

Saya ambil contoh AC 1/2 PK merk Panasonic Alowa 320 Watt (0.32 KW). Misal perhari AC nyala selama selama 8 jam dan golongan tarif rumah Mas Imam pakai daya R1/1300 VA dengan tarif Rp 790/KWH maka perhitungannnya sebagai berikut:

0.32 KW X 8 jam X 790 KWH = Rp 2022 perhari.

Demikian, semoga jawaban saya bisa membantu. :)

ito mengatakan...

ac lg saya neo plasma 1pk kok sering sedih dan meneteskan air mata ya?

bagaimana memperbaiki dan apa sih sebabnya?

thanks

Joko Sutarto mengatakan...

ito:
Kalau AC yang sering keluar air menetes biasanya ada dua kemungkinan. Pertama, kondisi filter dan evaporatornya kotor. Kedua, drain pembuangan air dari indoor ACnya tidak lancar atau tersumbat sehingga air yang seharusnya keluar lewat saluran drain menetes dari bodinya. Demikian, semoga bisa membantu.

Eh, alamat URL, Mas Ito mirip sekali dengan blog ini. Jangan2 kita masih bersaudara. :)

Mamataya aja mengatakan...

Mhon bntuannya mas, lg ngincer2 ac nih, bajet 2,5an lah. Kmren naksir samsung (serinya lupa) 1/2 pk, kata salesnya hnya ac samsung yg punya adapter (ato apaaa..gitu) jd kl listrik naik turun dy punya penyeimbangnya (yg merk lain ktnya ga punya). Kl g ada itunya nanti mesinnya bs trbakar kalo listrik sring mati ato naik turun.. Betul gak sih mas? Sbrapa pnting alat ini bagi sbuah ac?
Lalu ktnya smsung yg ini posisi standby hny memakan 0,8 watt (kl g slh) smntara merk lain rata2 memakan 8 watt.. Mknya dy jd lbih hemat..btul gak sih mas? Mohon bntuan

acnya 1/2 pk, ukurn kmr 3x3, 390 watt, daya listrik rumah 900wtt
trimakasih sebelumnya..Mhon bntuannya mas, lg ngincer2 ac nih, bajet 2,5an lah. Kmren naksir samsung (serinya lupa) 1/2 pk, kata salesnya hnya ac samsung yg punya adapter (ato apaaa..gitu) jd kl listrik naik turun dy punya penyeimbangnya (yg merk lain ktnya ga punya). Kl g ada itunya nanti mesinnya bs trbakar kalo listrik sring mati ato naik turun.. Betul gak sih mas? Sbrapa pnting alat ini bagi sbuah ac?
Lalu ktnya smsung yg ini posisi standby hny memakan 0,8 watt (kl g slh) smntara merk lain rata2 memakan 8 watt.. Mknya dy jd lbih hemat..btul gak sih mas? Mohon bntuan

acnya 1/2 pk, ukurn kmr 3x3, 390 watt, daya listrik rumah 900wtt
trimakasih sebelumnya..

Joko Sutarto mengatakan...

Mamataya aja:
Mungkin itu inverter kali maksudnya. Kalau itu hampir semua merek AC yang terbaru sudah ada.

Sebetulnya yang jadi acuan lebih tepat berapa tenaga yang dihasilkan saat ACnya jalan dibanding konsumsi listriknya. Semakin tinggi rationya semakin baik. Coba tanya ke penjualnya berapa cooling kapasitas yang dihasilkan. Kalau 1/2 PK sudah diatas 5000 Btuh dan dayanya dibawah 320 Watt berarti hemat itu ACnya.

Demikian, semoga bisa membantu.

Proliant mengatakan...

Cek juga yuk apakah kita sudah hemat energi atau belum.

PPOB mengatakan...

bisa juga nich,,
bikin hemat listrik,,
ga perlu mikir2 dana tambahan lainnya,,
siiip

Contoh Skripsi mengatakan...

Informasi yang sangat menarik tentang AC. Terima kasih ya. Salam kenal!!!

puguhsp mengatakan...

Mau tanya Pak Joko....

Saya punya satu ruang kamar 4 x 4.
Saya tertarik dengan produk LG Hercules Mini yang dayanya 260 watt itu, gimana menurut pendapat Bapak?

Juga bagaimana perbandingan LG Hercules Mini vs Panasonic Alowa 0.5 di atas?

Terimakasih

Joko Sutarto mengatakan...

puguhsp:
Kalau mengacu dari Wattnya AC LG Hercules Mini yang hanya 260 W tentu lebih rendah dari AC Panasonic Alowa yang konsumsi wattnya sebesar 320 W. Sekarang tinggal membandingkan cooling capacitynya berapa, Mas antara LG Hercules dengan Panasonic Alowa. Jika sama-sama outputnya 5000 Btu/h maka LG Hercules yang menang dan layak dipilih.

puguhsp mengatakan...

Benar kalo dihitung Pak LG Hercules mini dgn BTU 4500 dan Watt 260 maka capacity-nya adalah 17.307, jadi lebih besar LG daripada Panasonic diatas.

Lalu mengenai start up awal Pak, Peak Ampere-nya tinggi ndak ya? (dari kedua AC tsb)

Makasih

Ade Rizki D.p mengatakan...

Pak.., saya punya ac LG HERCULES MINI dan AC Panasonic Standard Series, tp yg Panasonic kog kadang angin Indoor yg sebelah kiri tdk mengeluarkan angin tp yg sebelah kanan mengeluarkan angin ???
itu kenapa ya pak?

Joko Sutarto mengatakan...

Puguhsp:
Untuk starting bisa dilihat di spesifikasinya, Mas. Karena LG lebih rendah wattnya ada kemungkinan amperenya juga lebih kecil.

Itu pemasangannya untuk kamar 4 X 4, ya Mas? Saran saya kalau bisa cari yang 1/2 PK capacity 5000 Btu/h atau AC 3/4 PK. Kalau LG Hercules Mini karena hanya 4500 Btu/h (kurang) malah takutnya akan boros AC-nya, Mas. Karena kompressor AC akan cenderung hidup terus, jarang untuk cooling down karena beban ruangan yang didinginkan terlalu tinggi buat kompresor sekecil itu.

Ade Rizki D.p:
Kemungkinan fan blower indoornya rusak bisa, Mas. Atau kalau tidak mungkin filternya kotor sehingga flownya terganggu. Kapan terakhir kali diservice AC-nya, Mas? Usahakan AC Split diservice (cuci) Indoor dan outdoornya 3-4 bulan sekali. Dan saringan filter udara di indoor bisa 2 minggu sekali dicuci bersihkan sendiri, Mas.

Ade Rizki D.p mengatakan...

Oh...,, terima kasih atas balasannya. Tapi yg AC LG HERCULES MINI anginnya lebih sedikit, saya lihat memang Btu.nya hanya 4.500. Tapi watt.nya lebih rendah, tp kalau panel indoornya saya buka, anginnya malah menjadi sangat kencang, kalau Btu.nya hanya 4.500 dengan watt 260, apakah itu sama saja dengan AC yang Btu.nya 5.000 dengan watt 375 apakah sama saja..? ..?
Sebelumnya terima kasih

Ade Rizki D.p mengatakan...

Pak, kenapa ya, kadang AC kalau akan dihidupin AC bisa merespon, tp AC tidak bekerja, sudah bersuara tiit.., tp AC tidak bekerja,tapi harus di pencet remotnya 2 kali atau lebih,itu problemnya kenapa ya Pak..???
Terima kasih..,

Joko Sutarto mengatakan...

Ade Rizki D.p:
#Kalau panel indoor dibuka anginnya kenceng bisa jadi memang flownya kesumbat itu, Mas. Secara PK mungkin sama 1/2-nya tapi secara cooling capacity beda. Yang 5000 Btu/h tentu lebih besar cakupan daya dinginnya daripada yang 4500 Btu/h namun konpensasinya dg Watt yang lebih tinggi.

#Memang kadangkala seperti itu, Mas. Saya juga sering mengalaminya di AC kantor saya. Harus dua kali atau dipencet agak ditahan baru mau jalan. kemungkinan bateraynya yang sudah melemah juga bisa.

Anonim mengatakan...

pak.., mau tanya lagi.., kalau AC LG HERCULES MINI punya saya kadang kalau AC.nya dihidupin mengeluarkan suara yang mendengung, bahkan mendengenungnya dari kamar sampai ruang tamu.., itu masalahnya kenapa ya pak..?
Terima kasih..,,, :D

Anonim mengatakan...

permisi pak.saya mau tanya.kenapa ya ac saya sharp sayonara 5 1/2PK,pada indornya kadang bunyi(kletek..kletek) klo pada temratur 26/27 bunyi sekali kira2 jangka 50detik/1menit.tapi klo di set pada temratur 20 gak bunyi.mohon pencerahannya pak.terimakasih.

Joko Sutarto mengatakan...

Suara mendengung biasanya karena 2 sebab. Coba cek di body atau covernya barangkali ada yang kurang kencang nutup atau bautnya. Kedua, pada beberapa AC memang suara kompresor ada yang sedikit kasar saat starting dihidupkan pertama kali sehingga suaranyanya bisa mendengung. Kalau AC-nya Panasonic bisa disetel pada opsi quiet (senyap) supaya tidak berisik. Saya kurang tahu kalau merek lain.

Kalau setting AC di suhu 26/27 derajat Celcius ada kemungkinan kompresor sering mati hidup karena suhunya cepat tercapai temperaturnya sehingga menimbulkan bunyi saat starting kompresornya setiap kali start. Ini dugaan saya. Untuk lebih akuratnya, ya perlu pengecekan ke unitnya.

Anonim mengatakan...

OK pak joko terima kasih atas penjelasannya di atas.nanti saya coba di cek lagi pada unit indornya.

Anonim mengatakan...

Tapi, apakah berpengaruh antara letak Indoor atau Outdoor saling membelakangi dalam satu tembok, tapi kalau Outdoor dan Indoor dipasang dalam tembok yang berbeda, apakah bisa tidak mendengung ? Karena teman saya pernah mempunyai AC juga mendengung sampai tidak bisa tidur, tapi saat outdoornya dipindah dalam tembok yang berbeda, malah tidak mendengung ?
Apakah berpengaruh dengan 1 tembok Indoor dan outdoor ?
Terima kasih..

Anonim mengatakan...

Tapi, apakah berpengaruh antara letak Indoor atau Outdoor saling membelakangi dalam satu tembok, tapi kalau Outdoor dan Indoor dipasang dalam tembok yang berbeda, apakah bisa tidak mendengung ? Karena teman saya pernah mempunyai AC juga mendengung sampai tidak bisa tidur, tapi saat outdoornya dipindah dalam tembok yang berbeda, malah tidak mendengung ?
Apakah berpengaruh dengan 1 tembok Indoor dan outdoor ?
Terima kasih..

Joko Sutarto mengatakan...

Anonim:
Letak outdoor terhadap indoor jelas sangat berpengaruh. Jika dipasang dalam satu tembok. Satu di dalam ruangan dan satunya di tembok luar, kelemahannya adalah getaran kompresor terdengar sampai ke indoor karena dekat, juga karena getaran suara bising kompresor dan fan kondensor bisa merambat lewat pipa refrigerant.

Tapi keuntungannya kalau letak indoor dan outdoor dekat adalah kerja kompresor ringan sehingga listriknya lebih hemat ketimbang letaknya saling berjauhan sampai beberapa meter menyebabkan listrik sedikit boros dan umur kompresor lebih pendek karena kerjanya berat.

Anonim mengatakan...

Aduh Pak.., saya jadi bingung.., AC.nya mau dipindah namun tidak bising, tapi tagihan listriknya nanti banyak karena kerja kompresor jauh.., kalau AC.nya tidak dipindah, AC.nya malah mendengung, tapi tagihan listriknya sedikit..,, mau pilih yang mana ya..? Dipindah atau tidak.., saya butuh saran Pak..,Rencananya AC saya mau dipindah..,
Terima kasih..

Joko Sutarto mengatakan...

He2... Tidak ada pilihan yang mengenakkan. Masing-masing pilihan punya konsekuensi. Kalau mau ambil jalan tengah ya dipindah tapi usahakan jangan terlalu jauh letak antara indoor dan outdoor. Asal masih berjarak kurang dari 6 meter masih dalam batas toleransi, kok. Asal jangan lebih dari itu karena kerja kompresor akan berat. Kecuali kalau unit AC-nya besar diatas 5 PK keatas tak terlalu berpengaruh significant.

Anonim mengatakan...

mantap gan...

thomas mengatakan...

Numpang tanya pak Joko... Kalo posisi antara indoor dan outdoor yang bagus gmnana ya?(sejajar tingginya atau bagaimana) atau tidak ada pengaruhnya?

mainan anak mengatakan...

mantab postingannya gan.
saya berencana untuk pasang AC untuk ukuran 3 x 3 m2. berarti pake 1/2 pk dah cukup ya gan?
kalo listrik masih 900 watt kuat tidak?

Joko Sutarto mengatakan...

Thomas:
Posisi yang terbaik adalah ketinggian indoor sedikit lebih tinggi dari outdoor. Ini untuk mencegah agar olie kompresor di outdoor tidak naik sampai ke evaporator di indoor, Pak. Dan jaraknya kalau bisa jangan terlalu jauh antara indoor dan outdoor agar kerja kompresor maksimal dan efisien tidak boros listrik.

Mainan Anak:
Ya, pakai 1/2 PK sudah cukup kalau tinggi plafond normal, bukan model ekspose. Kalau dayanya hanya 900 VA itu cukup mepet. Idealnya, sih 1300 VA. Tapi kalau misal dipertahankan tetap pakai daya 900 VA bisa saja asal diatur penyalaannya. Jangan berbarengan dengan perlatan lain yang butuh watt besar.

Anonim mengatakan...

Apa kabar, Pak Joko?! Saat ini saya lg bingung memilih ac yg paling baik utk kamar tidur saya dan anak2. Saya sudah banyak tanya kemana2 soal pemakaian listrik dan juga soal penempatan indoor dan outdoor nya. Spt bapak bilang, jarak antara indoor dan outdoor sebaiknya jangan terlalu berjauhan.. tp kemarin saya dikasih tau penjualnya, pemakaian pipa dari indoor ke outdoornya itu harus min. 3,5meter. Apabila indoor dan outdoornya mau dipasang saling bertolak belakangpun, pipa tetap harus min 3,5m itu. Jadi, digulungpun tdk apa2. Apa benar begitu pak?
O ya, kamar kami itu 3x4m dengan tinggi plafond 3,5m... baiknya pakai yg brp Pk ya? 3/4Pk yg low watt cukup kan,pak? tks banyak atas bantuannya, ya.

Joko Sutarto mengatakan...

Iya, itu benar. Kalau jarak terlalu pendek sekali antara indoor dan outdoor iya itu kurang bagus juga karena kompresi kompresornya terlalu cepat dan pendek waktu masuk ke evaporator indoornya. Jadi boleh diberi spelling dengan digulung pipanya secukupnya di outdoor.

Ruangan segitu sudah cukup kalau mau pakai AC yang kapasitas 3/4 PK.

Anonim mengatakan...

Satu lagi, pak Joko... kalau misalkan kamar yg 3x4 dengan plafond 3,5 m itu di kasih ac low watt yg 1/2 Pk, sebenernya masih boleh nggak pak? Soalnya rumah saya listriknya 2200w, sementara kamarnya 3 dengan ukuran yg sama semua. Kalau semuanya pakai 3/4 Pk, takutnya listriknya gak kuat atau nggak cukup.. gimana tuh, Pak Joko? Tks banyak, ya...

Joko Sutarto mengatakan...

Kalau pakai AC yang 1/2 PK masih bisa untuk ruangan segitu. Coba silahkan cari AC yang 1/2 PK tapi cooling capacitynya sudah berkapasitas 5000 Btu/h.

rat ieh mengatakan...

mas ,, mau tanya klo ruangan sy 4x4m dng tinggi 3,5m bagusnya pakai ac yg mn ya ...

Joko Sutarto mengatakan...

rat ieh:
Cari saja AC yang cooling capacitynya minimal 5000 Btu/h dan daya listriknya rendah, Mbak. Itu sudah cukup buat ruangan tidur segitu. Tentang mereknya yang mana, ini masalah selera, sih. Kalau saya pribadi lebih senang yang merk-merk dari Jepang ketimbang dari Korea kalau AC.

Poskan Komentar

Anda diperkenankan untuk meninggalkan komentar. Semua komentar yang masuk tanpa melalui proses seleksi sehingga komentar tidak mewakili opini dari blog ini, kecuali hanya komentar dari author (Joko Sutarto). Silahkan klik Poskan Komentar jika kotak komentar belum muncul.