Sabtu, 31 Januari 2009

Tip Mudah Merawat Komputer

merawat komputer
Sebelum anda meneruskan membaca posting ini saya sarankan anda menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini. Maaf ini bukan test, lho. He…He… tapi hanya sekedar menyaring apakah anda adalah orang yang tepat dan perlu untuk meneruskan membaca posting ini.

Apakah anda pemakai komputer dengan OS (operating sistem) windows?
Apakah anda pemakai komputer (seperti saya) tahu cara mengoperasikan komputer tapi tidak tahu atau tidak mau dipusingkan dengan bagaimana cara memaintenance komputer?

Jika kedua jawabannya adalah “Ya” silahkan lanjutkan untuk membaca. Tapi jika jawaban dari salah satu atau keduanya “Tidak” maka saya pastikan posting ini sama sekali tidak menarik buat anda. Jangan diteruskan!

Oke, langsung saja ke pokok bahasan. Mengoperasikan komputer bisa diibaratkan sama seperti kalau kita mengoperasikan motor atau mobil. Seiring dengan lamanya pemakaian tentu dibutuhkan perawatan secara berkala. Paling tidak, minimal diperlukan ganti olie 2 bulan atau 2000 KM sekali. Itu kalau kendaraan bermotor, Begitupun juga komputer butuh perawatan atau maintenance secara berkala.

Berikut adalah Tip mudah cara maintenance komputer. Saya bilang mudah karena saya tidak memberikan tip berupa petunjuk atau langkah-langkah praktis tapi langkah-langkah itu sendiri nantinya bukan dari tangan kita yang ngerjakan tapi sebuah software atau program aplikasi yang akan melakukannya semua. Anda cukup download dan install program tersebut lalu jalankan programnya, selanjutnya tugas itu akan dilakukan oleh program tersebut. Program itu bernama Advance SystemCare. Sebuah software freeware buatan dari Iobit. Anda bisa mengunjungi dan download gratis dari situsnya di www.iobit.com . Anda Berminat? Silahkan download disini.

Anda tidak usah kuatir meski gratis, tapi software ini sudah memiliki beberapa feature yang anda perlukan untuk memaintenance komputer anda. Featurenya cukup komplit dan powerful, tidak kalah dengan beberapa sotware lain yang sejenis makanya tak salah majalah PCMedia awal tahun lalu menganugerahi sebagai salah satu the best freeware tahun 2008. Waktu itu masih release V2, sekarang saat posting ini saya tulis sudah mencapai release V3.1.2

Apa saja feature-feature unggulannya:

Spyware removal & Security defense, feature untuk memprevent dan meremove virus spyware dan Adware dari komputer anda.

Registry Fix, feature untuk memaintenance registry seperti mendelete entry-entry yang sudah tidak dipakai yang memenuhi memori komputer anda, cocok bagi anda yang suka instal dan uninstal program komputer.

Privacy Sweep, feature yang cocok bagi anda yang sering surfing di internet karena feature ini bisa menghapus sampah dan jejak internet anda seperti temporary file, cokie, dll yang bikin sesak hardisk anda.

System Optimization, feature untuk mengoptimalkan dan merepair error konfigurasi komputer anda.

Disk Defragment, feature untuk mendefrag, menata ulang hardisk komputer anda.

TuneUp, beberapa feature menarik untuk meningkatkan performa komputer anda. Salah satunya cara untuk mengoptimizer/ mempercepat kinerja browser Firefork.

SmartRam, feature untuk memonitor kerja RAM dan melihat berapa besar RAM yang terpakai dan tersisa di memori. Termasuk fasilitas merelease RAM jika kerja komputer anda melambat karena banyaknya program yang terbuka.Sangat cocok bagi anda yang suka kerja multi tasking (membuka banyak program sekaligus).

Startup Manager, feature untuk melihat dan mendisable atau mengenable program-program yang tidak diperlukan pada saat komputer startup. Sangat cocok untuk komputer yang terinstall banyak program dan untuk mempercepat waktu loading saat startup.

Itulah beberapa feature unggulan dari software ini. Dan yang tak kalah menarik adalah interface atau tampilannya juga cukup user friendly. Anda cukup klik tombol “Care” program ini akan melakukan scanning secara otomatis dan menemukan beberapa error di komputer anda, kemudian program ini akan menjalankan proses repair untuk mengoptimize komputer anda hanya dalam hitungan detik. Sungguh menakjubkan. Jika anda tertarik? Silahkan langsung download disini. Selamat mencoba!


Bookmark and Share

Senin, 26 Januari 2009

Menjual Rugi Untuk Mendapatkan Untung

“Menjual rugi untuk mendapatkan untung.” Apa bisa? Apa mungkin? Mungkin itu pertanyaan di benak anda saat membaca judul posting ini. He….He… Maaf bukan disengaja kalau judulnya sedikit memancing tapi ini benar-benar real, lho.

Di dunia bisnis offline maupun online strategi marketing seperti ini (menjual rugi) sebenarnya sudah sangat populer dilakukan para marketer dan retailer seperti dept store, mini market atau supermarket besar sekelas hypermarket seperti Carrefour dan Hypermart. Dan faktanya, terbukti sangat ampuh dalam menaikkan omzet penjualan. Bahkan tidak kalah ampuhnya dengan strategi marketing affiliasi yang banyak digunakan oleh pemasar online di internet.

Untuk meningkatkan traffic pengunjung atau customer, seringkali perusahaan retail melakukan promosi besar-besaran dengan menjual barang-barang promo tanpa margin alias jual rugi. Tujuannya, pertama agar orang tertarik datang dan membeli. Kedua imbasnya, sudah barang tentu barang komplemen lainnya dengan price normal akan ikut terbeli juga pada akhirnya.

Contoh di dunia bisnis online, seorang internet marketer tak jarang memberikan sesuatu yang menjadi buah pemikirannya yang dikerjakan selama berbulan-bulan seperti e-book atau software ciptaannya secara gratis di internet, yang seandainya ia mau jual akan laku tapi itu tidak dilakukannya. Mengapa? Karena ada sesuatu yang lebih berharga yang mau ia jual dan harapkan dibalik pemberian gratis itu. Dan alhasil tak jarang berbuah sukses. “Menjual rugi untuk mendapatkan untung” itu alasan tepatnya.

Nah, apapun profesi anda, terlebih jika anda adalah seorang marketer, mungkin pemasar bisnis online di internet, tentu tidak ada salahnya mencoba teknik marketing ini. “Menjual rugi untuk mendapatkan untung.”

Sekian dulu posting saya kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada yang mau berkomentar atau bermaksud menambahakan saya persilahkan.


Bookmark and Share

Rabu, 21 Januari 2009

Apakah Munculnya Internet Akan Menggeser Buku?

Sewaktu saya masih duduk di bangku SMP ada sebuah tulisan, atau lebih tepatnya slogan yang tertulis besar diperpustakaan sekolah saya. Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya. Begitu bunyi slogan yang terpampang ditembok perpustakaan sekolah saya.

Sekarang, setelah 20 tahun lebih berlalu, setelah munculnya internet yang kata orang sebagai sumber informasi terlengkap dan terbesar di dunia apakah slogan tersebut masih tepat? Apakah tidak lebih tepat kata “Buku” diganti “Internet” menjadi seperti ini? Internet adalah jendela dunia dan browsing adalah kuncinya.

Jawabnya mungkin menggelitik, bisa “Ya” dan bisa juga “Tidak” tergantung situasi dan sudut pandang kebutuhannya. Tapi kalau menurut pendapat saya pribadi keberadaan buku dan internet tetap saling melengkapi. Artinya keberadaan dua-duanya saling melengkapi karena masing-masing punya kelebihan dan sisi kekurangannya sendiri. Mari kita ulas satu persatu.

Apa kelebihan internet dibanding buku?

Internet, siapapun tidak bisa menyangkal sangat cepat dalam menyajikan data atau informasi yang kita butuhkan dan lebih beragam karena disodorkan dari banyak sumber dibanding buku. Dengan hanya mengetikkan term kata kunci yang tepat di searh engine major seperti Google dan Yahoo, ribuan bahkan jutaan informasi yang kita butuhkan langsung disodorkan ke kita hanya dalam hitungan detik. Luar biasa! Coba bandingkan kalau kita di perpustakaan atau toko buku seperti Gramedia, bisa berjam-jam waktu kita habiskan untuk mencari-cari informasi dari sumber buku yang tepat.

Apa kelebihan buku dibanding internet?

Jujur, buku masih satu-satunya sebagai sumber informasi terpercaya dibanding internet. Karena apa? Pertama, pengarangnya jelas siapa orangnya dan terpercaya kredibilitasnya. Logikanya, kalau tidak terpercaya mana mau penerbit gambling keluar duit sampai ratusan juta untuk mencetak dan mempublikasikan bukunya. Betul tidak? Dan yang terpenting semua buku, contoh buku ilmiah (non fiksi) selalu menyebutkan daftar pustaka yang jelas sebagai referensi tulisannya.

Apa kekurangan internet dibanding buku?

Kekurangan internet yang paling, maaf boleh saya sebut “naif” justru karena dari sisi kelebihan internet itu sendiri . Nah, lho kok bisa dibalik gitu? Karena saking banyaknya informasi yang disajikan ke kita, justru jadi bumerang karena kita seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami (bila kita tidak tahu strateginya). Di internet bisa dikatakan antara informasi yang benar dan menyesatkan hampir dibilang berimbang. Coba lihat iklan-iklan teks atau banner yang ada di internet sama- sama gencarnya dengan iklan parpol di musim kampanye sekarang ini. Sama-sama menjanjikan mimpi yang belum tentu jadi kenyataan. Pesan saya berhati-hatilah terhadap apapun informasi yang ada di internet. Jangan mudah percaya.

Apa kekurangan buku dibanding internet?

Untuk mencari informasi dari buku butuh duit lebih dibanding cari informasi dari internet. Tidak percaya?! Berapa rata-rata harga buku yang tipis sekarang? Sekitar 20 ribuan, kan? Belum lagi yang agak tebal bisa mendekati 50 ribuan. Coba bandingkan dengan biaya akses internet ke warnet aja yang cuma 2 ribuan perjam. Terlebih sekarang bagi yang sudah punya komputer/laptop pribadi akses internet juga sangat murah. Dengan biaya langganan internet 100 ribuan perbulan anda bisa akses internet tak terbatas (unlimited) dimanapun dan kapanpun.

Terakhir, pertanyaan saya: “Apakah Munculnya Internet Akan Menggeser Buku?” Silahkan anda simpulkan sendiri. Ada yang bermaksud menambahkan atau mengomentari tulisan saya ini? Saya persilahkan?

Note: Tulisan ini spesial saya persembahkan buat Mas Windu Tampan, sahabat baik saya, seorang desainer cover buku.

Sabtu, 10 Januari 2009

Teori Ilmu Silat

ilmu silat

Kalau berbicara tentang teori ilmu silat mungkin pernah dengar sebuah ungkapan diatas langit masih selalu ada langit. Artinya, sesakti mandragunanya seorang pendekar silat suatu saat akan selalu ada orang yang lebih sakti lagi melebihi dirinya. Makanya dicerita-cerita komik silat kita sering dengar sorang guru sebuah padepokan silat tidak akan menurunkan semua ilmu yang dimilikinya pada murid-muridnya. Masih ada satu ilmu atau satu jurus pamungkas yang tetap ia simpan sampai saatnya nanti akan diturunkan pada salah satu murid yang menjadi pewaris ilmunya. Karena apa? Singkat jawabnya, Sang guru tidak ingin para murid-muridnya bisa mengalahkan dirinya.

Lantas apa relevansinya dengan kontek kehidupan sekarang?

Tidak bisa kita pungkiri sering kita melihat orang-orang seperti sang guru ini. Yang amat mencolok biasanya dalam lingkungan kerja sebuah perusahaan. Kenapa sebab? Jawabanya mungkin hampir sama, sebagian orang enggan sharing ilmu yang dimilikinya bersama orang lain dengan alasan mereka tidak mau suatu saat nanti orang lain akan jadi pesaingnya dalam meraih jenjang karir yang lebih tinggi. Mereka tidak mau keberadaan dirinya diganti apalagi digeser oleh orang lain.

Namun diluar itu, terkadang meskipun sebenarnya tidak banyak jenis orang-orang seperti ini, masih ada orang yang selalu ikhlas berbagi ilmunya tanpa rasa kuatir kalau suatu saat nanti akan jadi pesaingnya. Bagi dia berbagi ilmu adalah sebuah ibadah. Dengan berbagi ilmu bagi orang macam ini adalah sebuah proses belajar juga yang akhirnya bukan membuat dia makin bodoh, tapi sebaliknya makin pintar karena ilmunya selalu terasah terus menerus.

Di dunia internet para Blogger tidak sedikit yang mempunyai jiwa seperti ini. Boleh saya sebut para Blogger seperti ini mirip pekerja sosial. Karena apa? Karena tak jarang dia menularkan skill atau keahlian dan bahkan pengetahuan berharganya yang dia miliki tanpa mengkomersialkannya, semuanya diberikan dengan gratis. Baca juga Menjual Rugi Untuk Mendapatkan Untung

Oke…Selanjutnya keputusan tetap saya serahkan pada Anda. Mau jadi seperti sang guru silat sah-sah aja tapi kalau mau jadi orang tipe yang kedua seperti para Blogger pekerja sosial akan lebih baik.


Bookmark and Share