Jumat, 29 April 2011

Paket simPATI Gratis Internetan Berjam-jam Ternyata Berlaku Buat Internet Lewat Komputer

simPATI gratis internetan berjam-jam
Berangkat dari rasa penasaran saya dan pertanyaan salah satu pengomentar di artikel saya yang mengulas tentang simPATI freedom kemarin, baca Tawaran Menarik Dari simPATI freedom, Mau? saya jadi tertarik untuk menulis ini. Tertarik ingin membuktikan sendiri paket internet gratis berjam-jam Telkomsel apakah ini juga berlaku kalau saya gunakan untuk berinternet lewat komputer. Yaitu menggunakan nomor Telkomsel simPATI freedomnya sebagai modem.

Di artikel itu kemarin saya sempat menjawab pertanyaan sahabat blogger saya Mas Hoeda Manis, nama pengomentar itu, kalau paket gratis internet berjam-jam simPATI ini hanya berlaku buat akses internet dari ponsel, tidak berlaku kalau lewat komputer. Dan saya tak salah kalau memberi informasi seperti itu karena sesuai penjelasan resmi dari pihak Telkomsel ketentuannya memang seperti itu. Tidak ada kata-kata yang menyebutkan, baik di website Telkomsel maupun saat saya tanyakan langsung ke CS Telkomsel bahwa gratis internetnya ini juga berlaku buat akses internet lewat komputer.

Nah, ternyata faktanya terbukti tidak benar. Justru keduanya, baik internetan lewat ponsel maupun komputer ternyata sama-sama berlaku. Sama-sama bisa gratis berjam-jam!

Awalnya, saya sempat membandingkan situasi itu dengan paket berlangganan BIS (Blackberry Internet Service) pada Blackberry. Kalau pada paket berlangganan BIS di Blackberry ketentuannya memang berlaku seperti itu. Yaitu gratis internet unlimitednya tidak berlaku kalau mengakses internetnya lewat handset selain BB, maupun lewat komputer dengan memperlakukan handset BB-nya sebagai modem. Lebih jelasnya, Anda bisa bisa baca artikel saya “Antara Opera Mini, BlackBerry dan Kecerdikan Operator” yang mengulas detil masalah ini.

Mengapa bisa berbeda kalau pada Blackberry? Karena APN (acces point number) yang digunakan berbeda. Jika akses internet lewat perangkat (handset) BB APN yang digunakan adalah APN Blackberry, sementara kalau lewat handset lain atau lewat modem APN yang digunakan adalah pakai APN dari operator. Jadi beda perlakuannya. Operator tetap mengenakan charge biaya GPRS internet untuk akses datanya kalau menggunakan diluar akses lewat handset Blackberrynya langsung.

Dan pada kasus simPATI freedom gratis internet berjam-jam ini berbeda dengan kasus paket BIS-nya Blackberry. Mau akses internet lewat ponsel, atau lewat komputer, kedua-duanya sama-sama menggunakan APN milik operator. Menggunakan APN internet atau telkomsel dari Telkomsel. Jadi, tak ada bedanya secara teknis sehingga perlakuannya akan diberlakukan sama.

Kalau Anda teman Twitter saya yang kemarin sempat mengikuti tweet saya di Twitter sekitar pukul 08:30 WIB hari Kamis 28 April 2011 informasi ini sudah saya sampaikan lewat Twitter. Dan sekarang, lewat tulisan ini saya akan berikan bukti-bukti pendukungnya apakah pernyataan saya kemarin itu benar.

Berikut screnshoot pemakaian pulsa simPATI saya kemarin saat saya gunakan untuk berinternet dari laptop saya:

Pemakaian GPRS

Untuk akses internet selama 3 jam dan penggunaan data sebesar hampir 500 MB saya dikenakan pulsa hanya Rp 2000 saja. Artinya, Paket simPATI Gratis Internetan Berjam-jam faktanya ternyata terbukti bisa gratis dan berlaku juga buat akses internet lewat komputer.


Dan bagaimana dengan kecepatannya sendiri? Anda bisa lihat kecepatannya yang ditunjukkan oleh Bitmeter saat saya gunakan untuk streaming video Youtube high resolution di bawah ini:


Speed Internet simPATI berjam-jam

Gimana, sudah cukup lumayan, bukan speednya? Bisa nembus angka 522 kbps saat meload videonya.

Saran saya kepada Anda: Jika Anda tertarik menggunakan paket simPATI freedom gratis internet berjam-jam, saya menyarankan pilihlah untuk menghindari peak time atau waktu puncaknya saat mengakses internet agar lebih murah. Yaitu mengakses internet waktu dini hari pukul 00:00 s/d 06:00 dan pukul 06:00 s/d 11:00. Karena pada waktu itu biaya akses internetnya hanya Rp 1000 dan Rp 2000. Selengkapnya Anda bisa lihat tabel tarifnya di bawah ini:

Tabel simPATI gratis internetan berjam-jam

Demikian review dari saya. Semoga info ini bermanfaat, terima kasih.


Bookmark and Share

Rabu, 27 April 2011

Yahoo! Mail Terbaru, Sudahkah Anda Mencobanya?

Yahoo!Mail NewPagi tadi saya terima email dari Yahoo. Bunyi emailnya cukup membuat saya merasa senang karena dalam emailnya Yahoo memberi apresiasi dengan ucapan: "Thank you for being a Yahoo! Mail user for the past 10 year(s)", terima kasih karena telah setia menggunakan produk email Yahoo selama lebih dari 10 tahun.

Hem, saya kurang tahu apa semua dapat email blasting yang sama seperti ini. Tapi faktanya, saya tak bohong, saya memang pengguna setia Yahoo! Mail sejak tahun 2000. Artinya, saya mungkin dianggap oleh Yahoo termasuk salah satu pengguna loyal sehingga mendapatkan email ini. Mungkin! :)

Berikut saya berikan kutipan isi emailnya:


Dear Joko Sutarto,

Thank you for being a Yahoo! Mail user for the past 10 year(s). We look forward to bringing you a faster, safer, and friendlier Yahoo! Mail soon.

In the coming months, we will invite you to upgrade your account jokostt@yahoo.com to the newest version of Yahoo! Mail. All Yahoo! Mail users will be invited to upgrade. If do you not wish to wait, you can have the newest Yahoo! Mail today.

Upgrade Now

What You Can Look Forward To

• Faster email
• Latest Yahoo! Mail spam-protection technology
• Friendlier design
• Unlimited email storage to keep everything you want

Learn more about the newest version of Yahoo! Mail.

When you upgrade to the newest version of Yahoo! Mail, everything in your account (messages, folders, contacts, etc.) will be there.

You Can Upgrade Today

You can upgrade now to the newest Yahoo! Mail if your browser is Internet Explorer 7, Firefox 3, Safari 4, or Chrome 5, or newer.

Upgrade Now
If you do not have any of these browsers, you must first update your browser (it’s fast and free), and then return to this email and click the Upgrade Now button.

If you don’t upgrade now, we recommend that you do it soon. Your current version of Yahoo! Mail will be available for the next few months, but you will eventually need to upgrade it to the newest version of Yahoo! Mail, or review Yahoo! Mail Help for other options.

Thank you for being a loyal Yahoo! Mail user.

We hope you will enjoy the newest version of Yahoo! Mail.

Yahoo! Mail Team


Sesuai klaim resmi dari Yahoo dalam email di atas maupun di situs resminya, katanya di Yahoo! Mail yang baru ini sistemnya telah diperbarui. Sekarang baru release beta. Diantaranya yang diperbarui (upgrade) adalah:

  • Menjadi lebih cepat dua kali lipat dari yang Yahoo! Mail lama.
  • Sistem Spam Protectionnya lebih baik untuk menangkal email-email spam.
  • Kuota emailnya meningkat menjadi unlimited storage.
  • Lebih friendly designnya dan mudah diakses dari perangkat mobile (ponsel)
Sebelum saya menulis review ini saya sudah mencoba Yahoo!Mail baru lewat Chrome. Dan hasilnya, wow, keren sekali tampilannya. Ada penambahan menu-menu baru seperti beberapa tab-tab di atas header menu emailnya.

Silahkan tonton demo videonya di bawah ini:





Anda tertarik ingin mencobanya? Silahkan ikuti lewat tautan link ini. Nanti Anda akan dibawah ke menu setup emailnya. Selamat mencoba! :)


Bookmark and Share

Minggu, 24 April 2011

Pangeran Siddhartha Gautama, Orang Kaya, dan Kereta Ekonomi

Siddhārtha GautamaAnda pernah membaca kisah hidup Pangeran Siddhartha Gautama? Kalau belum, bisa membaca kisah hidupnya yang ada di Wikipedia ini. Kisah hidup Pangeran Siddhartha memang menarik. Saya pernah sedikit mengutipnya di artikel Antara Memborong Media, Pangeran Siddhārtha Gautama dan Film Indonesia.

Dalam perjalanan hidupnya Pangeran Siddhartha pernah dijauhkan oleh ayahnya, Sri Baginda Raja Suddhodana agar tak melihat 4 (empat) hal. Yaitu orang tua, orang sakit, orang mati dan seorang pertapa karena khawatir sesuai ramalan kelak Pangeran Siddharta Gautama akan pergi meninggalkan istana dan menjadi pertapa dengan melihat banyak hal yang tidak menyenangkan yang sebenarnya ada di kehidupan nyata ini.

Sesuai ramalan pertapa, di bawah pimpinan Asita Kaladewala, memang diramalkan bahwa Sang Pangeran kelak akan menjadi seorang Chakrawartin (Maharaja Dunia) atau akan menjadi seorang Buddha. Dan ramalan itu akhirnya benar-benar terjadi. Pangeran Siddhartha akhirnya pergi meninggalkan istana dengan segala kemewahan duniawinya dan menjadi Buddha meskipun empat hal tadi sudah dijauhkan oleh ayahnya sejak kecil.

Sama seperti ayah Pangeran Siddhartha, di kehidupan nyata sekarang ini tak sedikit para orang tua kaya yang berbuat sedikit mirip dengan ayah Pangeran Siddhartha. Memberi banyak fasilitas dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya dengan mencekoki banyak materi sejak kecil. Menjauhkan dari kemiskinan, dari lingkungan pergaulan anak biasa yang tak sesuai dengan orang kaya. Pendeknya, anak tak boleh hidup sengsara dan merasakan hidup susah, itu intinya.

Sikap itu apakah salah? Tidak, tepatnya saya tak ingin melihat dalam prespektif antara salah dan benar, tetapi saat kelak anak mereka tumbuh menjadi dewasa betapa hal yang berlebihan seperti ini bisa berakibat fatal buat masa depan anaknya. Menafikkan fakta kehidupan bisa membuat ironi yang menyedihkan.

Saya punya dua orang contoh teman. Yang pertama ini seorang wanita. Dia lahir dari keluarga kaya. Sejak kecil benar-benar diperlakukan layaknya orang kaya. Karena kaya sehingga belum pernah sekalipun merasakan bagaimana naik kereta ekonomi. Suatu saat teman saya ini naik kereta ekonomi dari Jakarta menuju Yogyakarta. Teman saya ini bercerita ke saya sambil berkaca-kaca, menceritakan benar-benar terharu saat melihat hal-hal yang tidak biasa ia lihat sejak kecil sampai dia tumbuh dewasa sebesar usianya sekarang ini. Dia kagum melihat banyak orang yang lebih menderita dari dia tapi masih bisa tersenyum dan bercengkerama gembira di kereta diantara sesak dan tidak nyamannya naik kereta kelas ekonomi.

Kereta Api

Bagi teman saya tersebut pengalaman itu sungguh pengalaman yang menarik, yang membuatnya jadi lebih bersyukur kepada Tuhan sehingga teman saya ini pun menjadi terus ketagihan naik kereta kelas ekonomi. Dan yang terpenting, dia lebih bisa berempati dengan orang, terlebih kepada orang miskin.

Saya coba bandingkan dengan saya. Apa menariknya naik kereta ekonomi? Menjemukan sekali karena tidak nyaman, panas, bau dan sebagainya. Sebuah kondisi yang sudah terlalu akrab di kehidupan saya sejak kecil. Karena sejak kecil saya sudah bergulat dengan kemiskinan. Saya lahir di desa dengan kehidupan yang amat sederhana. Lahir dari kelurga yang biasa-biasa saja. Dan mungkin ini juga berlaku buat Anda yang (barangkali) pernah hidup miskin sama seperti saya. Benar?

Contoh yang kedua, saya punya teman laki-laki yang terlahir dari keluarga kaya juga. Teman saya ini sekarang sudah tumbuh menjadi pengusaha sukses dan kaya seperti orang tuanya. Namun, hal yang berbeda dengan kawan saya yang pertama, teman saya yang satu ini dalam banyak hal kalau berbicara selalu tinggi dan ingin tampil terlihat kaya dan tak mau kalah dengan orang lain. Teman saya ini kurang bisa berempati dengan kemiskinan dan orang-orang di sekitarnya akibat sejak kecil tak pernah bergaul dengan orang kebanyakan apalagi bergulat dengan kemiskinan. Pendek kata teman saya ini sangat sombong sekali. Dalam kaca mata saya dia sok kaya sekali, meskipun belum jadi orang kaya beneran karena rumah dan mobil pun saya lihat masih kredit.

Melihat contoh kehidupan kedua kawan saya tersebut dan membandingkannya dengan kisah Pangeran Siddhartha, saya berkesimpulan: Beruntunglah kawan saya yang pertama. Meski sejak kecil dia sempat dijauhkan dari hal-hal yang berbau kemiskinan dan kesusahan seperti Pangeran Siddhartha tapi dia tetap bisa berempati dengan orang miskin. Dan saya berterima kasih sekali sudah diingatkan dengan kejadian seperti ini. Karena seringkali orang begitu, saat terlepas dari kesusahan (kemiskinan) mulai menjadi lupa akan siapa dirinya dulu. Dan saya tak malu untuk mengakui tak terkecuali saya.

Semoga kita bisa belajar dari ketiga kisah tersebut. Amin

Sumber Foto: Wikipedia dan ImageShack


Bookmark and Share

Jumat, 22 April 2011

Antara Idealisme, Tuntutan Independen, dan Inkonsistensi Seorang Blogger

InconsistencyBlogger menyuarakan suara produsen, apa pendapat Anda? Aneh? Biasa? Boleh? Atau seharusnya tak boleh? Karena bIogger seharusnya berdiri di sisi yang mewakili konsumen, bukan di sisi produsen. Benar?

Itu sederet pertanyaan yang berkecamuk dalam pikiran saya belakangan ini ketika mendapati banyaknya blogger, tak terkecuali saya, yang tiba-tiba menulis artikel yang mewakili produsen tertentu di blognya. Alias tiba-tiba menulis Advertorial yang dibayar di sela-sela posting blognya.

Sebelum Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, saya ingin memberi dua contoh komparasi perbandingan antara blog (personal) dengan media.

Contoh pertama, saya sering mengamati beberapa media pun tak jarang juga menulis beberapa artikel advertorial pesanan dari advertiser yang mewakili produsen tertentu di sela-sela tulisan artikel, berita dan editorial dari medianya. Selama ini saya beropini demikian, wajar kalau media memuat iklan karena tanpa iklan bagaimana mungkin media tersebut bisa survive? Tentu bisa tutup karena tak punya biaya untuk menutupi biaya operasionalnya. Tak punya biaya untuk menggaji seluruh awak redaktur, wartawan, berikut seluruh kontributornya. Jadi sah-sah saja toh mereka pasang iklan dengan salah satunya menulis artikel pesanan berupa advertorial. Ini pendapat saya.

Nah, sekarang blogger. Dalam konteks yang sama apakah blogger tidak bisa disamakan? Toh, blogger juga butuh makan, butuh biaya untuk berinternet, sewa hosting dan beli domain segala macam. Apakah salah kalau dia (blogger) beriklan dengan menyuarakan (menulis) artikel advertorial dari produsen demi untuk kelangsungan hidup blognya? Apakah ini sebuah pengkianatan karena blogger seharusnya tetap berdiri di sisi yang mewakili konsumen? Apakah ini sebuah pengingkaran sikap idealisme yang kebanyakan dimiliki oleh blogger? Karena banyak yang beranggapan menulis advertorial itu bukan review jujur tapi dibuat sesuai pesanan karena dibayar maka keabsahan artikelnya sedikit diragukan. Betul?

Contoh kedua, ada kasus lain. Sebuah media menerima pembayaran iklan dari advertiser. Sebut saja advertiser tersebut bernama perusahaan X. Media tersebut menerima pembayaran karena sudah membuatkan iklan advertorial dan memajang banner iklan perusahaan tersebut di medianya. Di sisi lain wartawan media tersebut dalam kaitannya meliput berita menemukan kejadian kalau perusahaan X melakukan praktek kecurangan, sebut saja menggelapkan pajak misalnya dalam usaha bisnisnya sehingga merugikan negara dan masyarakat.

Pertanyaan saya kepada Anda, seandainya Anda jadi wartawan media tersebut dan mengetahui kecurangan itu di satu sisi dan sisi lain Anda juga tahu kalau perusahaan itu selama ini sering memasang iklan di media Anda, yang artinya Anda makan salah satunya dapat upah dari perusahaan tersebut apa yang harus Anda lakukan? Tetap menulis beritanya dan menganggap harus tetap independen dengan membela kebenaran buat pembaca? Atau mengkeep berita itu untuk membela perusahaan yang sudah memberi makan Anda dengan tak mau mempublikasikan berita negatif tersebut?

Pertanyaan serupa, dalam konteks ngeblog jika Anda dihadapkan dalam situasi yang sama seperti situasi wartawan di atas bagaimana sikap Anda? Tetap independen menuliskan artikel review negatif yang jujur dan menganggap kebenaran harus tetap disuarakan meski di sisi lain Anda juga menuliskan Advertorial (positif) yang baik-baik saja buat produsen (perusahaan X) yang pernah membayar Anda?

Terakhir pertanyaan kesimpulannya, kalau kedua contoh diatas saling dihubungkan, apakah independensi seharusnya terpengaruh oleh uang? Jika Anda sepakat misalnya menjawab "Tidak", tak boleh terpengaruh dan tetap memperlakukannya dalam dua sisi yang berbeda? Advertorial positif ditulis sesuai pesanan dan artikel review negatif di sisi lain tetap juga (jujur) jalan untuk ditulis.

Jika pilihan Anda benar jatuh pada harus independen. Artinya, uang seharusnya tak mempengaruhi independensi maka resikonya juga tak mengenakkan hati. Anda akan dicap "inkonsisten". Anda dicap "kontra produktif" seperti komentar sahabat blogger saya Gwencraft di artikel ini. Baca "Tawaran Menarik Dari simPATI freedom, Mau?"

Hem, jadi serba salah, kan? Bagaimana kalau menurut pendapat Anda? Silahkan, Anda bebas untuk berpendapat.

Sumber Foto:Inconsitency


Bookmark and Share

Kamis, 21 April 2011

Tawaran Menarik Dari simPATI freedom, Mau?

simPATI nantang seleb berjam-jamSaat ini kebutuhan adanya fitur internet di ponsel sepertinya sudah menjadi barang wajib. Benar? Kalau dulu, saya ingat di era tahun 90-an akhir saat pertama kali saya pegang ponsel, kita sudah cukup puas hanya dengan SMS dan bisa nelpon lewat ponsel. Tetapi, kini eranya seiring dengan trend maraknya penggunaan situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter, mudahnya mengakses email dan mencari informasi ke situs-situs favorit yang bisa diakses lewat ponsel maka adanya ponsel berfitur sambungan internet itu sudah menjadi menu wajib yang harus ada di ponsel seri terbaru sekarang ini.

Sebagai salah seorang pengguna ponsel saya pun demikian. Tanpa adanya fitur sambungan internet di ponsel, saya pun akan merasa ada yang kurang pada ponsel saya. Karena saya saat ini cukup aktif di kedua situs jejaring sosial facebook dan twitter, juga sangat aktif menggunakan email untuk mendukung tugas-tugas penting saya dan chatting dengan beberapa kawan dunia maya maupun offline lewat ponsel.

Nah, itu kalau di sisi fitur pada gadgetnya. Bagaimana kalau di sisi operator ponselnya sendiri? Apa pilihan operator seluler terbaik yang bisa mendukung kemampuan berinternet lewat ponsel?

Jujur, sejak tahun-tahun awal menggunakan ponsel saya sempat mencicipi dan menjajal kemampuan beberapa operator seluler di ponsel saya. Sampai akhirnya, pilihan saya mulai tahun 2002 jatuh beralih menggunakan nomor simPATI Telkomsel sampai sekarang. Nomor saya bisa Anda lihat di halaman Contact. Saat ini saya bahkan menggunakan dua nomor dari Telkomsel sekaligus. Nomor primer saya adalah produk pasca bayar Kartu Halo yang berfungsi sebagai incoming call saya, sementara nomor secondarynya saya menggunakan prabayar simPati untuk fungsi outgoing callnya.

Barangkali ada yang bertanya mengapa sampai sekarang selama 9 tahun saya tetap setia menggunakan Telkomsel? Bahkan pakai dua nomor lagi? Jawab saya, kehandalan dan luasnya jaringan Telkomsel yang teruji selama bertahun-tahun karena didukung banyaknya Base Transceiver Station (BTS) yang hingga akhir bulan Februari 2011 ini sudah mencapai lebih dari 37.000 BTS, menyebar seluruh antero nusantara itulah yang menjadi alasan utama saya.

Alasan yang kedua, mayoritas pengguna seluler, lebih dari 50%-nya di negara kita menggunakan produk Telkomsel (Kartu Halo, simPATI dan Kartu AS) sehingga biaya nelpon akan jauh lebih murah kalau saya menggunakan operator yang sama dengan mereka.

Lalu fitur internet dan nelpon murah apa yang biasanya saya aktifkan di ponsel saya? Saya menggunakan Telkomsel Flash untuk berinternet di ponsel maupun di Laptop pribadi saya. Dan untuk nelpon murahnya saya selalu mengaktifkan paket TM (TalkMania) dari kartu simPATI saya.

Pertanyaan saya apakah Anda pengguna Telkomsel? Jika Ya, kali ini saya mau sharing aja, ada kabar menarik buat Anda, khususnya bagi pengguna simPATI. Yaitu ada promo simPATI Gratis berjam-jam. Promo ini bisa memanjakan Anda untuk bisa lebih leluasa berinternet selama berjam-jam, tetapi ini yang terpenting sangat murah lewat ponsel, dan juga bisa nelpon murah plus dapat bonus nelpon gratis selama berjam-jam sepanjang hari. Menarik sekali, bukan?

simPATI Gratis Internetan Berjam-jam

simPATI gratis internetan berjam-jam
Kalau Anda belum pengguna simPATI saya merekomendasikan buruan untuk segera membeli paket perdana simPATI freedom. Karena dengan paket ini Anda bisa menikmati, salah satunya Gratis Internetan Berjam-jam langsung setelah pakai internet mulai dari pemakaian Rp 1000 (akumulasi) untuk mengakses e-mail, facebook, twitter, googling, chatting, downloading dan lainnya; semuanya bisa anda nikmati sepuasnya dari ponsel Anda dengan simPATI freedom.

Tarif:
Tabel simPATI gratis internetan berjam-jam

Syarat-syarat dan ketentuan untuk menikmati Paket Gratis Internetan Berjam-jam sebagai berikut:

  • Berlaku untuk pelanggan simPATI freedom yang aktif mulai tanggal 10 Maret 2011 (Setelah melakukan registrasi ke *999*51#).
  • Berlaku pada kartu perdana simPATI freedom yang memiliki sticker.
  • Gratis internetan didapat setelah akumulasi pemakaian di waktu akses masing-masing
  • Perhitungan akumulasi pemakaian sebelum mendapat Gratis internetan adalah Rp.50/10kB. Sebagai contoh untuk jam 00.00-06.00 pelanggan menggunakan akumulasi 200 kB senilai Rp.1000, setelah itu langsung gratis.
  • Promo berlaku nasional di seluruh Indonesia.
  • Terdapat terminate session per tiap 5 MB, namun program gratis internetan terus aktif selama waktu aksesnya.

simPATI Gratis Nelpon Berjam-jam

simPATI gratis nelpon berjam-jam
Selain bisa menikmati Paket Gratis Interneten Berjam-jam, Anda juga bisa menikmati GRATIS Nelpon Berjam-jam dengan kartu simPATI Freedom. Yaitu GRATIS Nelpon Berjam-jam mulai pukul 00.00-05.59 & 06.00-10.59* setelah menelpon akumulatif 1 menit ke seluruh pelanggan TELKOMSEL diwaktu tersebut. Dan juga menikmati tarif hemat nelpon sepuasnya hingga Rp 30/menit + BONUS menit di waktu bicara lainnya.

Untuk menikmati GRATIS nelpon berjam-jam, ketentuannya sama seperti paket gratis internetan berjam-jam di atas. Yaitu pelanggan cukup mengaktifkan kartu Perdana simPATI freedom mulai tanggal 10 Maret 2011.

Dengan mengaktifkan Kartu Perdana simPATI freedom berlogo sticker dibawah akan secara otomatis langsung dapat menikmati GRATIS nelpon berjam-jam.
StikerApabila pelanggan mengaktifkan Kartu Perdana simPATI freedom yang tidak memiliki sticker berlogo diatas, maka pelanggan dapat menghubungi *999*51# untuk dapat menikmati GRATIS nelpon berjam-jam.

Selengkapnya tentang promo ini Anda bisa baca informasi lebih lanjut ke website Telkomsel melalui link ini Gratis Nelpon Berjam-jam.

Gimana, menarik bukan tawaran simPATI freedom-nya? Selamat mencoba!


Bookmark and Share

Sabtu, 16 April 2011

Etika Menulis dan Memasang Iklan di Blog

AdvertisingAda tulisan menarik yang saya baca di blognya Paman Tyo beberapa hari yang lalu, di tulisannya yang berjudul "Satu Hati: Membantu Sesuai Kebisaan". Tulisannya sebetulnya adalah berupa Advertorial.

Apa itu Advertorial? Gabungan antara kata Advertisement dan Editorial. Artinya, sebuah tulisan (artikel) pesanan pengiklan dan dibayar.

Terlepas dari tulisan itu hanyalah sebuah iklan (dibayar) dan mungkin Anda berpikir apa menariknya sebuah iklan dibaca, tapi ada kata-kata yang menurut saya menarik, yang patut untuk dijadikan contoh buat kita semua. Terutama buat Anda yang seorang blogger sekaligus merangkap sebagai publisher.

Berikut bunyi kata-katanya yang ditulis dengan cetak miring di-note di akhir tulisannya:

* Sesuai nama kategori, tulisan ini berada dalam keranjang Advertorial. Artinya merupakan tulisan titipan atau pesanan, dan dalam kasus ini berbayar. Meskipun begitu keseluruhan isi adalah tanggung jawab saya.

Menarik! Itulah gaya Paman Tyo dalam menulis di blog, terutama dalam menulis artikel dan cara membedakannya antara artikel biasa dengan tulisan Advertorial. Mengapa menarik? Seringkali di internet saya justru menemui sebaliknya. Iklan dibuat dan ditulis dengan sengaja disamarkan seperti artikel. Iklan di blog sengaja disamarkan demi agar orang lain mau bersuka hati membaca artikelnya.

Ya, siapa, sih orang mau repot-repot baca iklan apalagi sengaja dikecoh atau dikelabuhi, kecuali hanya orang yang memang lagi butuh barang yang diiklankan. Benar? Dan yang paling tidak etis saya sering menjumpai, contoh ada iklan melayang-layang sengaja dibuat menghalang-halangi artikelnya agar diklik pengunjung.

Nah, kalau Anda ingin tahu bagaimana etika memasang iklan yang benar, contoh yang dilakukan oleh Paman Tyo itu bisa dijadikan rujukan. Dan rambu-rambu atau etika lainnya saya juga sudah pernah menuliskannya di blog ini. Kalau Anda berminat untuk membacanya, silahkan baca artikel "Anda Blogger Kolumnis Atau Komersial?" dan bila Anda ingin melihat contoh-contoh artikel Advertorial saya yang ada di blog ini, bisa klik link ini Advertorial.

Sumber Foto: Advertising


Bookmark and Share

Jumat, 08 April 2011

Fakta-fakta Unik Tentang Negara Korea (2)

Winter Sonata
Sesuai janji saya, saya akan lanjutkan kembali kisah perjalanan saya ke Korea yang saya tulis kemarin. Bagi yang sudah membaca tulisan saya sebelumnya silahkan lanjut bacanya. Namun, bagi yang belum baca silahkan baca dulu "Fakta-fakta Unik Tentang Negara Korea (1)" sebelum Anda melanjutkan.

Selama 8 hari di Korea, beberapa tempat menarik yang saya kunjungi diantaranya adalah saya sempat mengunjungi pulau cantik Nami Island, Sorak National Park untuk naik cable cars dan melihat Kuil Shinheungsa dan The Great Bonze Statue. Terakhir yang paling menarik dan sangat mengesankan adalah bisa naik kereta cepat Korea bernama KTX (Korea Train eXpress). Sisanya, yang ini tak perlu saya ceritakan, mengunjungi dan study banding ke beberapa dept store di mal-mal yang ada di Korea.

Okey, saya akan ceritakan satu persatu, ya.

Pulau Cantik Nami Island

Di hari pertama kunjungan saya ke Korea, saya mengunjungi sebuah pulau cantik bernama Nami Island. Sebuah pulau indah tempat setting film Winter Sonata yang dulu pernah populer di tahun 2002. Yaitu sebuah film drama percintaan Korea yang dibintangi oleh aktor ganteng dan aktris cantik Korea seperti Bae Yong Jun, Choi Ji Woo, Park Yong Ha dan Park Sol Mi.

Anda sudah pernah nonton film drama itu? Jika belum pernah nonton Winter Sonata, Anda bisa melihat soundtrack filmnya di bawah ini. Dalam video klip lagu soundtrack filmnya ini, salah satunya mengambil setting lokasi di pulau Nami Island.



Gimana indah, bukan pulaunya terlihat di video itu?

Di pulau Nami Island saya sempat berfoto-foto. Hanya sayang, karena saya kesana Korea lagi awal musim semi sehingga tak seindah seperti saat shouting film Winter Sonata tersebut yang diambil pas musim winter (dingin) sehingga banyak bertaburan salju.

Nami Island

Tapi saya tidak bisa bayangin kalau pas musim dingin ada disana, berapa suhunya. Mungkin bisa minus derajat Celcius. Karena waktu kemarin saya kesana saja suhunya masih lumayan dingin untuk ukuran saya, orang yang hidup di daerah tropis. Yaitu suhunya kemarin mencapai -1 0C saat di malam dan pagi hari dan 5 0C saat siang hari.

Pengalaman naik cable car

Masih di hari pertama, setelah dari Nami Island perjalanan lanjut ke Sorak National Park untuk naik cable cars dan melihat Kuil Shinheungsa dan The Great Bonze Statue. Ketiga obyek wisata ini berada di satu lokasi. Dan inilah kali pertama saya bisa melihat gunung bersalju dan saya bisa melintas di atasnya menggunakan cable car. Indah sekali pemandangannya dilihat dari cable car. Gunungnya berselimut salju keputihan terlihat sangat indah saat saya lihat amat dekat dari atas cable car.

Pemandangan gunung dari cable car

Habis naik cable car saya kemudian melihat Kuil Shinheungsa dan The Great Bonze Statue yang ada di kaki gunung tersebut.

Kuil Shinheungsa

The Great Bonze Statue

Pengalaman tak terlupakan naik kereta cepat KTX

Pada hari ke-4 setelah sebelumnya di hari ke-2 dan ke-3 study banding ke beberapa mal di kota Daegu dan Busan akhirnya tiba waktunya untuk balik lagi menuju kota Seoul. Dan perjalanan dari kota Busan menuju kota Seoul yang berjarak sekitar 300-an KM saya naik kereta cepat KTX (Korea Train eXpress) yang punya kecepatan maksimal sampai 350 KM/jam. Namun prakteknya karena alasan keamanan KTX dibatasi kecepatannya maksimal hanya 300 KM/jam.

Kereta KTX

Anda bisa bayangkan, seumur-umur saya belum pernah merasakan naik kendaraan darat melaju dengan kecepatan secepat itu. Saya tak merasa kalau sedang melaju di darat, tapi serasa naik pesawat saja. Bayangkan, kota Busan ke Seoul itu jaraknya sekitar 300-an KM bisa ditempuh dalam waktu 2 jam lebih. Ini sungguh luar biasa!

Berbeda dengan naik kereta eksekutif di sini, naik kereta KTX hampir tak merasakan ada guncangan (jeglek-jeglek) seperti kalau kita naik kereta di Indonesia. Rasanya rel seperti rata sekali dan nyaris seperti tak menjejak rel saja roda keretanya karena saking mulus dan cepat jalannya.

KTX Station

Sedikit cerita tentang kereta cepat KTX. KTX memang belum sebagai kereta tercepat di dunia. Masih ada dua lagi kereta tercepat lainnya di dunia ini. Yaitu Shinkansen-nya Jepang dan TGV-nya Perancis. Nah, kereta KTX sendiri sebenarnya secara teknologi mengadopsi teknologinya TGV-nya Perancis. Awal-awal pembuatannya pada tahun 1992 sempat dibuat disana (Perancis) meskipun akhirnya bisa dibuat dan diproduksi di negara Korea sendiri.

Itulah kisah seputar perjalanan saya kemarin ke negara Korea. Mudah-mudahan membaca kisah saya ini Anda yang belum pernah ke Korea ada sedikit gambaran. Dan siapa tahu mudah-mudahan suatu saat Anda bisa berkunjung juga ke Korea dan yang terpenting gratis seperti saya. Semoga. :D


Bookmark and Share

Inilah 3 Alasan Mengapa Merchant Menolak Pembayaran Kartu Kredit

Kartu KreditSampai saat ini saya lihat tidak sedikit orang yang masih enggan menggunakan kartu kredit. Mengapa? Adanya pemberitaan-pemberitaan minus seputar kerugian kalau kita menggunakan kartu kredit telah banyak membuat orang menganggap kalau menggunakan kartu kredit itu lebih banyak efek mudaratnya ketimbang asas manfaatnya.

Benarkah? Saya tak akan membahas sisi polemik itu dalam tulisan saya kali ini. Jika Anda mau membaca tulisan saya sebelumnya yang mengulas masalah ini, silahkan baca artikel terkait tentang Kartu Kredit di bawah artikel ini.

Nah, itu kalau di sisi pengguna. Bagaimana kalau di sisi merchant atau tokonya yang menerima pembayaran itu sendiri? Sama, di sisi merchant tak sedikit juga beberapa toko yang tidak mau atau belum bisa terima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dengan berbagai macam alasan.

Kalau di sisi pengguna (konsumen) kebanyakan tidak mau menggunakan kartu kredit karena alasan takut terbebani bunga berbunga atau terjerat hutang, tetapi di sisi merchant lain lagi alasannya.

Anda ingin tahu alasannya mengapa beberapa merchant ada yang masih menolak pembayaran menggunakan kartu kredit? Berikut adalah alasan-alasannya:

1. Takut scam

Beberapa merchant online di negara kita saya lihat masih banyak yang menolak untuk menerima payment (pembayaran) kartu kredit. Alasannya tentu bisa ditebak. Salah satunya tentu karena takut scam (penipuan). Contoh merchant besar sekelas Bhinneka com saya lihat belum bisa menerima pembayaran dengan kartu kredit secara online (baru offline khusus Jakarta). Dan kalau contoh yang lain, perusahaan web hosting seperti Rumah web dan Pojok Web juga belum bisa menerima pembayaran dengan kartu kredit.

Contoh lainnya yang menurut saya menarik karena setengah-setengah. Yaitu para maskapai penerbangan di negara kita juga sama, rata-rata memberlakukan mau menerima pembayaran dengan kartu kredit dengan catatan asal yang terbang adalah pemegang kartu kreditnya, bukan orang lain. Jika tidak, maka pasti ditolak nanti pas akan melakukan check-in atau boarding di bandara.

Ya, pembayaran dengan kartu kredit memang rawan penipuan (carding), terutama di negara kita yang katanya tingkat penipuan carding menggunakan kartu kredit katanya masih tergolong tinggi sehingga jangan heran kalau sampai sekarang beberapa merchant online dari luar negeri masih ada yang menolak pembayaran card dari orang Indonesia.

2. Tidak mau dibayar secara kredit

Namanya saja sudah kartu kredit jadi sudah pasti bayarnya juga kredit. Sebuah merchant kecil tentu tidak selamanya punya modal besar sehingga adanya pembayaran mundur sampai sebulan pasti cukup membebani cash flow merchant tersebut. Makanya beberapa toko merchant kecil rata-rata menolak atau tidak menerima pembayaran dengan kartu kredit.

Disamping alasan tersebut, mayoritas bank tidak mau investasi mesin EDC (electronic data card) sebagai alat pembayaran di tempat merchant yang omzetnya masih kecil. Karena investasi dari mesin EDC tidak murah.

3. Merchant terbebani biaya charge rate bank

Kalau Anda pernah belanja di sebuah showroom atau tenant kecil di mal dan membayar dengan kartu kredit hampir bisa saya pastikan rata-rata mereka akan mengenakan charge pembayaran sebesar antara 2-3% terhadap transaksi Anda. Mengapa ini dilakukan oleh merchant? Karena merchant tidak mau rugi atau terbebani charge rate dari bank terhadap pembayaran card yang dilakukan oleh customernya, makanya dibebankan kepada Anda sebagai pembeli.

Anda perlu tahu setiap merchant yang menerima pembayaran dengan kartu kredit, merchant baru terima uang pembayarannya setelah bank penerbit kartu kredit customer melakukan tranfer pembayaran kepada merchant tersebut. Dan besarnya pembayaran oleh bank akan dilakukan pemotongan fee sebesar antara 1.5 - 3% per transaksi.

Contoh, misalnya Anda belanja baju di sebuah dept store A seharga Rp 100 ribu. Selanjutnya merchant (dept store A) akan dibayar oleh bank penerbit kartu kredit customer sebesar Rp 100 ribu dikurangi charge rate sebesar 1.5-3%. Saya ambil contoh misal terkena charge 3% berarti merchant hanya dapat pembayaran uang Rp 97 ribu dari bank. Sisanya Rp 3 ribu masuk ke bank sebagai feenya.

Bukankah itu nilai yang cukup lumayan kalau transaksinya banyak. Bayangkan, sebagai contoh sebuah dept store saja dalam satu bulan ada yang terkena pemotongan charge rate bank itu sampai sebesar Rp 30 juta. Bukankah itu nilai yang cukup besar? Makanya merchant kecil tak mau terbebani biaya ini.

Demikian sedikit paparan saya mengenai kartu kredit. Semoga pengetahuan ini bermanfaat buat Anda, terutama bagi yang mau berjualan secara offline, maupun online dan berencana menerima pembayaran kartu kredit sebagai alat pembayarannya.

Sumber Foto: Ecommerce Payment


Bookmark and Share

Senin, 04 April 2011

Fakta-fakta Unik Tentang Negara Korea (1)

Korea
Pertengahan bulan Maret 2011 kemarin, tepatnya pada tanggal 12-19 Maret 2011 saya berkesempatan mengunjungi negeri Ginseng Korea Selatan. Selama delapan hari di negara tersebut, sebagaimana asyiknya Travelling, meski saya kesana tidak sedang dalam rangka plesir, kesana karena study tour kantor tapi kesempatan ini tetap saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melihat-lihat keindahan dan keunikan budaya negara Korea.

Dan berikut adalah beberapa hal yang perlu saya note dan ceritakan kepada Anda tentang keunikan-keunikan negara Korea yang saya dapat selama saya disana:

1. Fakta unik tumbuhan Ginseng

Selama di Korea kemarin saya sempat mengunjungi tempat pabrik pengolahan Ginseng. Di Korea Ginseng dikuasai dan dikelola oleh negara. Karena Ginseng merupakan unsur komoditi vital bagi rakyat Korea sehingga pemerintah turut mengawasi peredarannya. Perlakuannya sama seperti pengelolaan air dan listrik kalau di negara kita.

Ginseng adalah tanaman obat yang sangat terkenal dari negara Korea. Mungkin sebagian besar dari Anda sudah mengetahui akan hal ini. Tapi tahukah Anda kalau akar obat tumbuhan Ginseng berkualitas tinggi ternyata harus didapatkan dari proses menanam dan memelihara pohon Ginseng selama 6 tahun lamanya.

Kedua, tanah yang bekas ditanami Ginseng selama 10 tahun lamanya harus dikosongkan, tidak bisa ditanami tumbuhan apa-apa. Mengapa? Karena unsur hara dalam tanah yang bekas ditanami pohon Ginseng telah habis disedot oleh pohon Ginseng. Makanya, jangan heran kalau menemui Ginseng harganya sangat mahal sebab cara menanamnya memang sulit dan memakan waktu cukup lama, tidak seperti tumbuhan biasa.

2. Makanan Korea disajikan mentah

Kalau Anda pernah makan di restoran Korea satu yang membedakannya dengan restoran disini atau restoran siap saji adalah cara penyajiaannya. Di Korea rata-rata makanan, terutama yang jenis ayam dan daging (Barbeque) dihidangkan dalam kondisi tidak siap saji atau tidak siap santap. Yaitu masih mentah, baru setengah matang dibumbui dan belum dimasak.

Selama makan Anda lah yang harus memasak sendiri dan membakar dan membolak-balik daging di tungku yang disajikan di meja Anda. Karena itu di setiap meja akan disajikan tungku pemanas untuk memanaskan makanan yang disajikan di meja Anda.

Alasan orang Korea mengapa disajikan dalam kondisi mentah? Karena agar kondisi daging bisa dilihat apakah masih segar atau tidak saat sebelum dihidangkan kepada pengunjung restoran. Itu alasannya.

Ciri-ciri yang lain, semua masakan Korea tidak memakai cabe dan tidak ada sambal karena terasi dan petis tidak ada disana. He He. Cabe ada tapi hanya digunakan sebagai lalapan saja. Itupun adanya hanya cabe hijau besar, bukan cabe rawit. Nah, kalau Anda orang Sumatera atau Jawa seperti saya yang sehari-hari terbiasa makan pedas, saran saya bawalah saus sambal untuk dibawa ke Korea jika suatu saat Anda hendak kesana. :D

3. Rata-rata orang Korea mengenal agama setelah mereka dewasa

Berbeda dengan kebanyakan orang di negara kita yang rata-rata mengenal dan menganut agama sejak kecil karena agama adalah kebanyakan warisan didikan dari orang tua, tetapi di Korea justru tidak. Pendidikan agama di Korea itu nomor yang kesekian, atau tidak dalam skala prioritas kalau dibandingkan dengan mata pelajaran pendidikan umum. Terdengar aneh, kan?

Jadi jangan heran kalau orang Korea kebanyakan belum beragama atau baru menganut agama setelah mereka dewasa. Namun, satu hal yang patut saya apresiasi dari orang Korea adalah meski mereka kurang kuat dalam hal agama tapi jangan ditanya moralitas orang Korea rata-rata sangat baik dan sangat disiplin melebihi akhlaq orang yang beragama. Ini bisa saya amati dari perilaku mereka saat berkendara di jalan, tidak membuang sampah dan merokok di sembarang tempat, serta kepatuhan mereka pada norma dan hukum yang berlaku di negaranya tinggi. Ya, mungkin ini ciri-ciri umum negara yang sudah maju. Berbeda dengan negara kita yang masih berkembang sehingga masih butuh proses menuju ke arah ini.

4. Sistem pendidikan di Korea berbeda

Di negara kita karena tidak mengenal adanya wajib militer maka rata-rata umur 22-24 tahun para remaja sudah bisa menyelesaikan kuliahnya. Sementara di Korea tidak. Angka rata-rata pria Korea bisa menyandang gelar sarjana (S1) pada umur 27 tahun. Mengapa? Karena harus cuti kuliah dulu atau setelah lulus SMA langsung mengikuti wajib militer dulu sebelum meneruskan kuliah.

Sekolah di Korea jam pengajarannya sangat panjang. Dari pagi sampai jam 9 malam sehingga sangat jarang pada hari biasa, bukan hari libur dan pada jam-jam kerja bisa menemui anak sekolah bisa berkeliaran di jalan-jalan atau mall tidak seperti halnya di negara kita.

Sisi positifnya selain tidak keluyuran di mall, juga angka kenakalan anak atau remaja Korea seperti tawuran dan menggunakan narkoba sangat rendah. Karena waktunya banyak tersita untuk belajar setiap hari di sekolah. Waktu di luar jam sekolah amat pendek dan benar-benar untuk beristirahat di rumah.

Dan Korea juga sangat terkenal keras, disiplin dan benar-benar terstruktur kurikulum pendidikannya. Sehingga inilah salah satu faktor kunci kesuksesan negara Korea hingga menjadi negara maju seperti sekarang ini.

Korea selatan merdeka pada tanggal 15 Agustus 1945. Hanya beda dua hari dengan kemerdekaan negara kita. Pernah menjadi negara sangat miskin. Namun sekarang sudah melesat jauh meninggalkan kita meskipun umur kemerdekaannya hampir sama dengan negara kita.

5. Perselingkuhan dan nomor telepon seluler diawasi ketat oleh negara

Membaca sub judulnya sepertinya ini bentuk sebuah pengekangan kebebasan warga negara. Betul? Tapi tunggu dan simak dulu sisi baiknya. Di Korea validitas data pengguna nomor seluler benar-benar diverifikasi datanya oleh negara sehingga tidak bisa semua orang membuat data-data palsu untuk menggunakan ponsel buat menipu atau menyebar spam lewat ponsel. Sehingga jika tetap nekat pasti akan ketahuan. Dan nomor simcard ponsel tidak dijual secara bebas dan terpisah dengan handsetnya.

Dan ketentuan ketat di atas juga berlaku buat warga asing atau turis yang lagi melancong ke negaranya. Itulah makanya kemarin opsi Tips Komunikasi Saat Roaming Internasional yang ketiga, yaitu mengganti simcard dengan nomor lokal tidak bisa saya lakukan selama di Korea sehingga tagihan saya membengkak lumayan tinggi. Baca artikel Telkomsel Terlalu Berlebihan Memperlakukan dan Mencurigai Pelanggan Kartu Halo.”

Sisi positif yang lain, angka perselingkuhan di Korea sangat rendah. Bagaimana tidak, lalu-lintas data penggunaan seluler setiap warga negara dilog (rekam) oleh negara. Jika kedapatan suami selingkuh maka seorang istri bisa melapor ke Polisi dan minta dibukakan log percakapan dan SMS telepon seluler suaminya. Selanjutnya, jika sang suami terbukti selingkuh ini bisa sebagai alat bukti yang memberatkan.

Hal yang paling ditakutkan pria Korea adalah saat bercerai, kalau suami yang salah maka semua harta yang menjadi milik bersama (gono-gini) semuanya akan jadi milik pihak istri dan anak-anaknya, bagi yang sudah punya anak. Dan suami tidak akan mendapatkan bagian sepeser pun.

6. Gaji suami masuk rekening istri

Ini juga fakta yang unik. Semua gaji para pegawai di Korea, baik yang swasta dan pegawai negeri ditransfer ke rekening istrinya. Ini tentu tak lazim seperti di negara kita dan umumnya pegawai yang gajinya ditranfer ke rekening pegawainya.

Untuk kebijakan ini saya sedikit lupa kemarin apa yang menjadi alasannya. Mungkin juga salah satunya untuk menghindari perselingkuhan atau perceraian.

Gimana kira-kira kalau melihat fakta-fakta unik di atas, terutama nomor 5 dan 6 yang menguntungkan kaum wanita? Apakah ada yang tertarik untuk bersuamikan pria Korea? :D

Itulah kurang lebih keunikan dari negara Korea yang sempat saya amati dan catat. Sebetulnya banyak hal lain yang belum saya tuliskan di sini. Berhubung tulisan ini sudah cukup panjang dan sambil saya juga mengingat-ingat, next akan saya sambung lagi dengan beberapa keunikan-keunikan yang lainnya.

Sumber Foto:Korean Palace


Bookmark and Share

Sabtu, 02 April 2011

10 Kriteria Status Teman Yang Pantas Anda Mute di Twitter

Mute Twitter
Semakin populernya Twitter saat ini trendnya kalau saya amati semakin banyak para tweep (istilah pengguna Twitter) yang asal ngetweet saja tanpa menghormati hak-hak atau keberadaan orang lain yang menjadi followernya. Sehingga, tanpa sadar perilakunya ini sedikit membuat kurang nyaman orang lain.

Twitter karena sifat update statusnya yang berupa broadcast, ini yang sedikit membedakan dengan Facebook, yaitu status dikirim ke semua follower seperti pesan broadcast maka suka atau tidak suka status kita akan terbaca dan langsung memenuhi Timeline semua follower kita yang lagi aktif Twitternya.

Kalau Anda jumlah followernya masih sedikit mungkin tidak terlalu masalah. Tapi bagaimana kalau jumlah follower Anda sudah mencapai ratusan bahkan sudah ribuan? Bukankah perlu adanya sikap kehati-hatian dan memperhatikan hak-hak orang lain agar mereka tetap merasa senang menjadi teman Anda di Twitter?

Di Twitter kita memang bebas follow dan unfollow siapapun kalau memang merasa tak cocok dengan seseorang. Selama yang kita follow tidak memfollback (follow balik) atau menjadi teman kita tentu tidak masalah bila Anda tiba-tiba mengunfollow seseorang. Tetapi akan terlihat aneh jika tiba-tiba Anda mengunfollow seseorang yang merupakan teman atau orang yang Anda kenal dan sangat dekat dengan Anda. Ada apa? Pasti itu pertanyaannya.

Bagaimana caranya kalau kasusnya memang ada orang yang ingin Anda unfollow tapi orang tersebut Anda kenal dan memfollow Anda? Adakah jalan tengah seperti mengunfollow tapi tetap menjadi teman di Twitter dan yang bersangkutan tidak tahu? Jawabnya ada. Yaitu dengan cara di-mute statusnya. Dengan di-mute, nantinya apapun status yang dibuat oleh teman Anda itu tidak akan muncul di Timeline Anda.

Nah, saya sudah mengumpulkan setidaknya ada 10 kriteria teman di Twitter yang pantas Anda mute atau tidak Anda munculkan tweet statusnya di Timeline Twitter Anda. Dan Anda punya pilihan (hak) untuk melakukannya kalau teman Anda tersebut memenuhi beberapa kriteria seperti di bawah ini.

Berikut kesepuluh kriterianya, selamat menyimak:

  1. Isi tweetnya berlagak sok artis sekali di Twitter padahal bukan artis, orang terkenal atau bukan siapa-siapa.
  2. Status lebih sering berisi "What are you doing"-nya saja daripada memberi informasi yang bermanfaat buat orang lain.
  3. Statusnya Autis dan Narsis abis karena lebih sering asyik dengan dirinya sendiri atau menceritakan dan mengeluh-eluhkan dirinya sendiri.
  4. Acuh tak acuh atau tak pernah membalas mention tweet Anda namun tiap menit terus-terusan ngetweet tanpa henti.
  5. Tweetnya sering tapi lebih banyak berisi RT (retweet) status orang lain ketimbang buat tweet status sendiri.
  6. Terlalu sering ngobrol berbalas tweet sampai berkali-kali di Timeline dengan teman-temannya sendiri dan tidak memperdulikan Anda.
  7. Sering mengulang-ulang tweet status yang sama di Twitter sampai berkali-kali.
  8. Terlalu hyperaktif update status hampir tiap menit sepanjang dia online di Twitter setiap hari.
  9. Update statusnya terlalu sering dan bukan dari orangnya langsung tapi melalui bantuan mesin (software).
  10. Isi tweetnya terlalu sering dan hanya berisi link-link tawaran untuk mengunjungi blognya atau hanya berupa iklan-iklan marketing dari bisnis orangnya saja.

Demikian 10 Kriteria Status Teman Yang Pantas Anda Mute di Twitter. Semoga Anda bukan termasuk para tweep atau orang yang mempunyai beberapa kriteria di atas di Twitter. Tetapi, jika salah satu kriteria di atas ada atau Anda sering melakukannya, saya harap mulai sekarang Anda bisa mulai menguranginya sehingga pengikut Anda tetap betah dan senang berteman dan menjadi follower Anda.

Anda punya tambahan atau pendapat berbeda? Silahkan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar, terima kasih.

Disclaimer:
Tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung siapa-siapa. Bukan pula buat pembenaran untuk diri saya sendiri. Tetapi untuk bahan instropeksi bersama dan edukasi buat para pengguna Twitter yang kurang mengerti bagaimana etika ngetweet di Twitter.

Sumber Foto: Twitter


Bookmark and Share