Selasa, 01 Maret 2011

VCF (Vaginal Contraceptive Film), Mungkin Alat Kontrasepsi Ini Yang Sedang Anda Cari

Alat KontrasepsiBagi pasangan yang sudah menikah maka ber-KB adalah salah satu jalan buat menunda punya anak. Dan kita tahu di pasaran banyak sekali tersedia berbagai macam jenis alat kontrasepsi yang bisa Anda jadikan pilihan. Tentunya masing-masing alat kontrasepsi punya kelebihan dan kekurangannya sendiri sehingga alat kontrasepsi yang satu sama yang lainnya belum tentu cocok buat semua orang.

Kalau ditinjau berdasarkan tipenya ada dua jenis alat kontrasepsi. Yaitu hormonal dan yang non hormonal. Yang termasuk dalam kategori kontrasepsi hormonal seperti pil, suntik, implant (susuk). Sementara yang non hormonal seperti IUD (intra uterine device), kondom dan kontrasepsi alami dengan sistem kalender.

Berikut adalah penjelasan serta contoh-contoh alat kontrasepsi tersebut berdasarkan cara pemakaiannya beserta kelebihan dan kekurangannya.

PIL

Jenis hormonal, berbentuk seperti obat (pil). Punya ketentuan ketat, yaitu wajib untuk diminum setiap hari dan harus pada jam yang sama. Kekurangannya resiko lupa tinggi, mengandung hormon sintesis yang berfungsi mengacau siklus hormon tubuh alami sehingga tidak terjadi kehamilan. Efek samping lainnya bisa menyebabkan seperti: mual, muntah, bercak di wajah dan pusing.

SUNTIK

Hormonal juga dimana proses pemberiannya dilakukan secara suntik/injeksi yang dilakukan secara periodik satu bulan atau tiga bulan sekali. Kekurangan alat kontrasepsi jenis ini adalah mempunyai efek samping bisa menambah berat badan ataupun bercak bercak darah (spotting).

IUD (Intra Uterine Device)

Sering disebut juga spiral meskipun bahan yang dipakai sekarang sudah jarang yang berbentuk spiral tapi seperti huruf "T", termasuk jenis kontrasepsi yang non hormonal sehingga tidak mengganggu produksi ASI, bisa digunakan sampai 10 tahun tergantung jenis spiralnya. Efek samping yang ditimbulkan menyebabkan keputihan atau jumlah haid yang lebih banyak dari biasanya. Kadang-kadang pada posisi tertentu spiral bisa mengganggu proses senggama karena menghalang-halangi penetrasi.

KONDOM

Termasuk non hormonal. Berfungsi menghalangi pertemuan antara sperma dan sel telur, juga bisa mencegah penularan penyakit menular seksual seperti HIV. Efek samping terkadang menimbulkan alergi pada lateksnya sehingga menimbulkan iritasi pada dinding vagina. Kelemahan lainnya kondom bagi banyak pria sering dibilang katanya begitu dekat tapi serasa jauh karena pertemuan dua alat kelamin tersekat oleh karet kondom. :)

IMPLANT/ SUSUK

Pemakaiannya disusupkan di bagian bawah kulit lengan atas sebelah dalam. Efek samping berupa perdarahan kecil atau sama sekali tidak haid dan rambut rontok.

KONTRASEPSI ALAMI (Kalender)

Sangat cocok digunakan pada ibu menyusui karena tidak mengganggu produksi ASI dan sangat tepat dalam menunjang program ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Namun efektifitasnya kurang terjamin dan sulit mengontrolnya, juga bisa lupa tetap berhubungan pada masa subur sehingga resiko kebobolan (hamil) tinggi.

Vaginal Contraceptive Film (VCF)

Kali ini saya ingin memperkenalkan kepada Anda satu alat kontrasepsi baru yang berbeda dan punya banyak kelebihan kalau dibandingkan dengan alat-alat kontrasepsi diatas. Apa nama alat kontrasepsi ini? Namanya adalah VCF (Vaginal Contraceptive Film).

VCF
VCF (Vaginal Contraceptive Film)

Alat kontrasepsi ini berupa tisuue KB/Intravag/VCF Vaginal Contraceptive yang merupakan alat kontrasepsi bersifat lokal seperti halnya alat kontrasepsi lainya, bentuknya kecil, transparan dan memang berwujud mirip tissue pada umumnya, tetapi ukurannya lebih kecil dan tipis.

Kelebihan alat kontrasepsi yang satu ini adalah tidak adanya ganguan hormonal pada wanita berbeda halnya dengan alat kontrasepsi lain seperti pil, suntik maupun susuk yang kecenderungan terjadi gangguan hormonal.

Alat kontrasepsi ini juga sudah terjamin aman dan berdasarkan penelitian mempunyai efektifitas keberhasilannya mencapai lebih 90% dalam mencegah kehamilan, juga mempunayi efek samping yang hampir tidak ada efek dibanding alat kontrasepsi lain.

Bagaimana cara pememakaian alat kontasepsi ini? Caranya sangat mudah. Yaitu dengan memasukan tissue ini ke dalam vagina selama 5 – 10 menit sebelum bersenggama. Selanjutnya di dalam vagina tissue ini akan mencair. Cairan dari tissue inilah yang mengandung bahan yang disebut spermatiside. Sesuai dengan cara kerjanya, spermatiside adalah bahan yang bisa membunuh sperma, jadi sperma yang kontak dengan cairan ini akan mati dan tidak dapat membuahi sel telur.

Gimana cukup simple bukan cara pakai dan kerjanya? Tapi jangan ditanya kerja alat kontrasepsi VCF ini cukup efektif buat mencegah kehamilan. Nah, bagi anda yang berminat dengan alat kontrasepsi VCF ini silahkan hubungi Bu Erna di telpon 0274-4541674 atau HP 085743457343 atau PIN BB 583A1B16.

Notice:
Tulisan ini bermuatan Advertorial. Segala penyalahgunaan alat kontrasepsi yang ditulis bukan tanggung jawab penulis tapi sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu masing masing. Bagi yang belum menikah penulis tidak menganjurkan untuk menggunakan alat kontrasepsi VCF ini.

Bookmark and Share

6 komentar:

  1. Jika di lihat dari sisi keamanan kira2 mana yang bisa di andalkan?

    BalasHapus
  2. sarah azahra:
    Aman dari sisi apa dulu ini, Mbak Sarah? HeHe... Kalau aman dari resiko kesehatan yang paling aman tentu yang non hormonal. Tapi kalau aman dari resiko supaya tidak hamil semuanya cukup aman asal sesuai aturan penggunaannya. Dan karena saya lagi jualan VCF maka saya akan jawab yang paling aman dan praktis tentu VCF. :)

    BalasHapus
  3. Udah lulus uji BPOM ngga bro??

    BalasHapus
  4. bro eser:
    Sudah lulus uji BPOM, Bro karena alat ini sudah pernah dijual di Indonesia

    BalasHapus
  5. apakah memungkinkan utk pemakaian jangka panjang 1/2 thn , apakah tdk ada efek sampingnya ?

    BalasHapus
  6. Anonim:
    Pemakaian VCF jangka panjang tidak akan ada efek samping karena non hormonal. VCF hanya berisi spermaticide yang berfungsi membunuh sperma pada suhu tetap di dalam miss V

    BalasHapus