Kamis, 19 Agustus 2010

Mengapa Baru Sekarang Kau Ributkan BlackBerry?

BlackBerryMembaca Kolom Telematika di detik com berjudul: BlackBerry, Spionase, dan Penguasaan Informasi, yang ditulis kemarin, hari Rabu, 18 Agustus 2010 oleh Rudy M. Harahap, saya jadi teringat dengan salah satu artikel kontroversial saya tentang BlackBerry. Yaitu artikel yang berjudul: 10 Alasan Mengapa Saya Tidak Suka BlackBerry. Artikel ini saya tulis pada pertengahan Oktober 2009 lalu. Saya tulis saat BlackBerry kala itu memang lagi banyak digandrungi semua orang, terutama dari kalangan para penggila gadget. Dan karena saking kontroversialnya tidak sedikit komentar kontra datang dari orang-orang yang tidak setuju dengan opini saya tersebut.
 
Salah satu point di nomor 7. Rahasia Penting pada artikel 10 Alasan Mengapa Saya Tidak Suka BlackBerry tersebut, saya tak menyangka setelah hampir satu tahun berlalu, kini baru banyak diributkan semua orang. Alasan mengapa diributkan? Karena katanya ini menyangkut keamanan dan kerahasian penting data user yang juga berpotensi membahayakan keamanan sebuah negara.
 
Berikut saya kutip petikan point alasannya:



7. Rahasia Penting
Dengan memakai push email seperti dari layanan Blackberry, Ini juga berlaku pada semua layanan push email vendor lainnya, tanpa dihindari ada pihak ketiga selain pihak kedua penyedia layanan email Anda tentu saja, punya hak akses dan bisa membaca dan mengetahui rahasia penting pada isi email Anda, selain Anda sendiri. Bayangkan account Paypal Anda tahu-tahu dibobol hanya gara-gara passwordnya dibaca atau dicuri oknum orang dari RIM yang tidak bertanggung jawab misalnya. Atau bisa aja data Anda meski sudah dienskripsi lalu lintas datanya oleh RIM tiba-tiba para cracker membajak datanya. Ini tentu saja berbahaya, terlebih Anda adalah orang penting seperti Presiden Obama misalnya.



Point tersebut sempat mendapat sanggahan komentar dari pengunjung yang mengatakan katanya ketakutan saya terlalu berlebihan. Dan saya pun waktu itu memberi penjelasan pemahaman seperti ini menanggapi komentar kontra tersebut:



7. Bukan masalah ketakutan, Mas, hanya warning agar waspada. Kebetulan disamping saya sebagai karyawan, disela-sela kegiatan saya sehari-hari saya juga seorang pelaku bisnis online di internet (Internet Marketer) dan punya account di Paypal juga yang menampung semua penghasilan saya dari internet. Sampai sekarang, alhamdulillah aman-aman saja meskipun menggunakan push email. Maksud saya hanya memberikan pemahaman saja barangkali ada yang kurang memahami bagaimana alur data atau sistem kerja email pada layanan push email. Karena di internet tidak ada satu pun pihak yang bisa menjamin data kita bisa 100% secure, aman. Kalau kita jeli kata-kata ini banyak dicantumkan di Disclaimer sebelum kita mengaktifkan sebuah layanan.

Nah, pada kasus push email, kita tahu bahwa pada saat kita create email baru pada BB atau push email lainnya, suka atau tidak suka, kita sebenarnya sudah memberikan kuasa penuh kepada pihak ketiga untuk mengakses email kita lewat username dan password email yang sudah kita berikan. Dan username dan password ini akan selalu direcord di server push emailnya sana sesuai data yang kita berikan saat create push email pertama kali. Untuk sekedar ngetest apakah benar direcord, silahkan ubah password email anda dengan login ke server emailnya langsung, jangan lewat BB. Setelah itu BB akan mengalami error dan tidak bisa ngepush emailnya lagi, selama anda tidak memperbaruhi password email bersangkutan pada BB anda. Jadi maksud saya yang tidak aman dan patut diwaspadai adalah ini, selain juga muatan isi emailnya yang dipush. Mungkin analoginya sedikit mirip dengan akses internet pakai Proxy kalau di PC, jejak kita akan direcord oleh server Proxy. Dan Proxy bisa dibuka oleh adminnya. Sekedar perbandingan pada push email gratisan seperti Seven fasilitas PIN message ini juga ada.Jadi tidak hanya BB, satu-satunya yang bisa seperti ini.



Ya, BlackBerry memang eksklusif. Eksklusif karena tak tersentuh pajak, Baca Antara BlackBerry, Penjajahan Terbalik dan Penjajajan Terselubung, juga tak tersentuh hukum karena bebas melintasi batas wilayah sebuah negara, yang tentu saja ini sangat berbahaya bagi keamanan dan rahasia penting sebuah negara. Bayangkan, seperti saat ini banyak pejabat negara kita yang menggunakan BlackBerry. Banyak diantara mereka yang melakukan komunikasi tentang rahasia negara lewat BBM dan email di BlackBerry. Bukankah lalu lintas datanya tanpa sadar diketahui oleh pihak ketiga di Kanada, yaitu Research In Motion (RIM)? Apakah ini tidak berbahaya dan mengancam kerahasiaan sebuah negara?

Kesimpulannya: Mengapa Baru Sekarang Kau Ributkan BlackBerry? Apakah sebegitu terlenanya kita selama ini akibat tersihir oleh BlackBerry sehingga sampai-sampai tidak menyadari dengan potensi bahaya besar yang membahayakan keamanan negara ini? Akh, ngomong apa saya. Negara kita memang tak sehebat Singapura yang begitu melek IT. Bukankah lebih baik sadar sekarang meski sedikit terlambat daripada tidak sadar sama sekali dengan menunggu martabat kita diinjak-injak dulu oleh bangsa lain baru kita sadar seperti kasus dengan Malaysia baru-baru ini.

Sumber Foto: Barack-Obama



Bookmark and Share

15 komentar:

  1. Saya ingin memastikan sebelumnya pak.

    Di BB semua data dienkripsi sehingga pasti data tidak langsung dikirim tapi harus melalui suatu tempat untuk proses dienkripsi.

    Di gadget lain, iPhone misalnya, data tidak dienkripsi. Gadget itu hanya menyediakan software client email yang langsung membaca data dari/ke email. Sama saja dengan Thunderbird yang saya gunakan. Begitu tidak pak?

    BalasHapus
  2. Wah beberapa hari disbukkan dengan kegiatan offline sehingga blog saya terbengakalai .. ternyata udah kelewatan beberapa artikel di diptara blog :'( ....

    Jadi berpikir dua kali untuk memiliki blackberry .. gimana nih mas??? :)

    BalasHapus
  3. Jeprie:
    Benar, alur data pada BB secara teknis harus melalui server RIM yang ada di Kanada dan Inggris. Baik itu untuk yang layanan Push Email maupun chatting pakai BBM.

    Untuk yang Chatt BBM sesuai klaim resmi dari RIM katanya datanya dilakukan enkripsi dan kompresi, sementara yang push email yang lewat BlackBerry Internet Service tidak dilakukan enkripsi, kecuali pada pelanggan corporate yang menggunakan layanan BlackBerry Enterprise Server. Referensi saya ambil dari sini dan di sini

    MisterXWebz:
    Kalau tidak butuh-butuh amat, sih saran saya tidak usah pakai BB, Mister.

    BalasHapus
  4. pak kalo BB made in china aman nggak pak. N biz internet marketing yang ud moneytize yang bapak jalankan di program apa Adsense, CPA, Clickbank, PTC, atau yang lain, krn saya punya PAYPAL aktif tapi engga da isinya. Siapa tahu bisa terinspirasi

    BalasHapus
  5. warning pak joko alexa bapak naik dari 161,460 naik menjadi 162,489

    BalasHapus
  6. untunglah tulisan 10 alasan mengapa saya tidak memakai BB itu tahun 2009. Krn skrg dalam list contact BBM gue ada yg ngaku ownernya DIPTARA :)

    BalasHapus
  7. tinyurl/hendra82:
    BB China, kan hanya HP biasa, tak ada fitur eksklusif seperti BBnya RIM, Mas Hendra.

    Ah, hanya iseng aja, kok. Saya baru coba beberapa aja seperti Adsense, PTC dan Paid Review aja.

    hurr-durr.com:
    Ya gak tahu ini kenapa naik. Mudah-mudahan tidak terus naik.

    hirany:
    Ya, Mbak Hirany tulisan itu saya tulis sewaktu saya belum pakai BB. Meskipun akhirnya saya memutuskan pakai BB, tapi saya tetap sadar akan segala konsekuensi dan resikonya dengan menggunakan BB sejak awal.

    Pertanyaan saya apakah orang-orang yang meributkan itu tahu resiko itu? Jika tahu mengapa mereka baru meributkannya sekarang?

    *Ngeles Mode On

    BalasHapus
  8. Jangankan blackberry pak, yang cuma salah satu produk di pasaran. Satelit Palapa kita saja katanya sudah dipegang asing. Jangan berharap kalau Indonesia mau ngomong masalah kerahasiaan data.

    BalasHapus
  9. Hari ini Sabtu libur. Berjam-jam aku membaca tulisan anda. Anda menulis dari hati. Salut!

    Saya juga blogger. Awalnya saya ingin komit menulis sendiri artikel blog saya. Tapi aku tak mampu dan tenggelam dalam kopi paste.

    Salam Kenal Mas!

    BalasHapus
  10. ekslusif buat kalangan berduit yaa

    BalasHapus
  11. ah.. pak Menkominfo twitteran pake BB tuw

    BalasHapus
  12. sebenarnya yang terlalu membesar-besarkan beritanyakan para wartawan di TV Pak, sebenarnya dengan pemberitaan tersebut membuat para oknum yang berniat jahat bisa berbondong-bondong membeli BB.

    BalasHapus
  13. Jeprie:
    Saya nggak enak terlalu apatis terus dengan negeri ini tapi saya pun tak bisa menutup-nutupi kenyataannya memang demikian. Di bidang IT dan komunikasi kita hanya konsumen dari negara lain, Mas Jeprie.

    Asaborneo:
    Terima kasih buat pujiannya. Salam kenal juga.

    Clara:
    Syukur, Mbak kalau nggak punya berarti tak ikut-ikutan ribut gara-gara BB.

    Haeruna & Me:
    Berduit? Nggak juga. BB sudah makin murah sekarang.

    Rudy Azhar:
    Ya, Mas Rudy. Itu efek negatifnya, karena bombardir pemberitaan media. Orang yang nggak tahu jadi tahu.

    BalasHapus
  14. kalo saya gak suka BB krna trlalu mahal. Tu kan hp khusus orang gedongan

    BalasHapus