Banyak orang awan yang masih salah kaprah, beranggapan yang salah dalam membedakan warna cahaya lighting. Saya tidak tahu apakah salah satunya termasuk Anda? Mudah-mudahan, sih Anda tidak termasuk.Apa anggapan yang salah tersebut? Silahkan Anda simak pemaparan saya berikut ini.
Masih terkait dengan artikel saya terdahulu, baca "6 Tips Memilih Bohlam Lampu", dan juga pernah saya bahas di artikel "Tips Design Pencahayaan Lighting Ruang". Kenyataannya, banyak orang beranggapan warna putih katanya lebih terang dibandingkan dengan lampu dengan warna cahaya kuning. Buktinya? Silahkan lihat ke toko-toko lighting yang menjual lampu di pasaran, atau ke sebuah Hypermarket! Coba amati warna lampu apa yang paling banyak dijual di tokonya? Atau tanya aja pada penjualnya, warna lampu apa yang paling banyak dibeli orang? Jawabnya: Warna putih, kan?
Contoh yang lain, saya sering mengamati lampu-lampu teras, taman dan kamar tidur sebuah rumah banyak yang menggunakan lampu berwarna putih. Dan waktu saya tanya kepada si pemilik rumahnya kenapa pakai warna putih. Jawabnya, warna putih lebih kelihatan terang dibanding warna kuning.
Pertanyaan saya: Benarkah warna putih lebih terang dari warna lampu berwarna kuning?
Jika jawabnya "Benar" itu sebuah pendapat yang keliru. Warna cahaya sama sekali tidak ada hubungannya dengan kekuatan cahayanya. Dengan terang dan makin terangnya sebuah lampu. Yang benar adalah hanya efek psikologisnya saja, karena kalau warna kuning bisa memberikan efek psikologis lebih teduh di mata karena sifat cahaya kuning yang lebih soft atau lembut di mata dibanding dengan warna cahaya lampu berwarna putih yang efeknya lebih menyilaukan mata. Dan ini bisa dibuktikan secara ilmiah karena ada alat ukurnya.
Satuan yang membedakan warna cahaya adalah Kelvin. Sementara satuan arus kekuatan cahaya disebut LUX. Dan satuan kekuatan sumber cahaya lampu disebut Lumen. Dan alat ukur yang bisa membedakan Lux, atau kekuatan arus cahaya lampu adalah Lux Meter.
Sebuah lampu, tidak peduli warna cahayanya kuning atau putih tapi kalau output Lumen-nya sama maka lampu tersebut otomatis seharusnya akan sama terangnya.
Tips saya: Pilihlah warna lampu rumah Anda dan sesuaikan dengan peruntukannya. Jika penggunaannya untuk ruang bernuansa serius seperti ruang tamu dan ruang belajar gunakanlah warna putih. Sementara kalau untuk ruang bersantai seperti ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur dan taman, gunakanlah lampu berwarna kuning.
Kalau ada yang bertanya mengapa warna cahayanya mesti dibedakan? Saya bisa jawab: Konsep lighting sebenarnya meniru konsep alam. Meniru konsep siang dan malam. Kalau siang ada cahaya Matahari yang berwarna putih menyilaukan, maka pada malam hari ada cahaya Bulan dan Bintang yang sinarnya kuning lembut cocok dengan suasana yang santai untuk beristirahat.
Demikian sedikit tips dari saya, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat.










