Jumat, 24 Desember 2010

Cara Blogwalking Yang Efektif dan Efisien Dengan Menggunakan Hukum Pareto

Hukum Pareto

Tulisan ini adalah trilogi atau boleh Anda sebut masih sequel dari tulisan saya terdahulu. Silahkan Anda baca dulu tulisan saya yang pertama, baca "Cara Menulis Yang Efektif dan Efisien Dengan Menggunakan Hukum Pareto", bagi yang belum pernah membacanya sebelum Anda melanjutkan baca postingan ini.

Oke, bagi yang sudah mari silahkan dilanjutkan. Jika Anda adalah seorang blogger, salah satu ritual —boleh saya sebut begitu tapi bukan ritual sesat, ya— selain menulis posting blog, tentunya ada satu lagi kegiatan yang bernama blogwalking. Yaitu aktivitas jalan-jalan, baca-baca dan meninggalkan komentar di blog orang lain, selain kegiatan menulis posting dan membalas komentar di blog Anda sendiri tentunya.

Bagi sebagian besar blogger blogwalking masih diyakini sebagai salah satu cara ampuh untuk memperkenalkan blog kita sekaligus mendatangkan trafik ke blog. Pertanyaan saya kepada Anda: Benarkah blogwalking adalah cara efektif dan efisien untuk mendatangkan trafik ke blog Anda? Seberapa efektif dan efisien ketimbang pakai cara SEO atau share ke social media atau submit ke social bookmarking?

Mungkin jawabannya bisa berbeda-beda antara blog satu dengan blog lainnya. Contoh, untuk blog saya, saya akan bilang cara-cara blogwalking masih efektif dan efisien untuk mendatangkan pengunjung ke blog saya. Tapi, ada tapinya, itu dulu waktu awal-awal blogging, sekarang sudah tidak lagi.

Saat ini blog saya masih lebih efektif pakai cara optimisasi artikel —boleh juga Anda sebut ini pakai cara SEO meskipun saya sudah tak mau menyebut SEO lagi— pada postingnya, share ke social media, dan submit ke social bookmarking ketimbang blogwalking. Karena apa? Karena 85% pengunjung blog ini mayoritas datang dari search engine Google. Sisanya, yaitu sekitar 15% pengunjung yang masuk ke blog ini baru datang dari referal situs lain, termasuk yang masuk melalui direct URL.

Kembali lagi sekarang bagaimana dengan blog Anda? Sudah efektif dan efisien kah blogwalking yang Anda lakukan bisa mendatangkan trafik buat blog Anda? Bagaimana kalau itu Anda kaitkan dengan Cara Ngeblog Yang Efektif dan Efisien dengan menggunakan Hukum Pareto 80/20? Apakah sudah betul-betul efektif dan efisien?

Kita tahu dalam Hukum Pareto 80/20 dalam sebuah grup selalu memiliki persentase terkecil (20%) yang bernilai atau memiliki dampak terbesar (80%). Nah, dalam kaitannya dengan blogwalking pun begitu, tidak semua komentar Anda di blog lain efektif dan efisien untuk mendatangkan trafik pengunjung ke blog Anda. Saya yakin selalu ada blog yang tidak pernah mendatangkan pengunjung samasekali ke blog Anda. Betul?

Saya akan beri contoh ilustrasi tiga kasus. Ada seorang blogger A dalam sehari melakukan blogwalking dan meninggalkan komentar di 100 blog yang berbeda. Hasilnya, dari 100 komentar itu blogger A berhasil menarik kunjungan 70 pengunjung ke blognya dia. Karena ada 30 blog yang samasekali tak menghasilkan kunjungan balik.

Contoh kedua, blogger B dalam sehari melakukan blogwalking dan meninggalkan komentar di 100 blog yang berbeda. Hasilnya, dari 100 komentar itu blogger B berhasil menarik kunjungan 90 pengunjung ke blognya dia. Dengan perincian dari 20 blog yang dikunjungi berhasil mendatangkan dua kali lipat trafik, yaitu sebanyak 40 pengunjung. Yang 50 berhasil mendatangkan satu kali kunjungan, sementara sisanya yang 30 samasekali tak berhasil menghasilkan kunjungan.

Contoh ketiga, blogger C dalam sehari melakukan blogwalking dan meninggalkan komentar di 100 blog yang berbeda. Hasilnya, dari 100 komentar itu blogger C berhasil menarik kunjungan 130 pengunjung ke blognya dia. Mengapa blogger C bisa sampai menarik 130 pengunjung? Karena dari 20 blog yang dia kunjungi berhasil mendatangkan empat kali lipat trafik kunjungan, yaitu sebanyak 80 pengunjung. Sisanya yang 80 hanya mendatangkan 50 kunjungan saja ke blognya dia karena ada 30 blog yang samasekali tidak menghasilkan kunjungan.

Jika Anda saya tanya sekarang, Anda pilih seperti contoh blogger yang mana?

Saya yakin tentu semua akan menjawab seperti contoh blogger C, kan? Dan lebih lanjut, bagaimana kalau saya sarankan kepada Anda agar hanya cukup blogwalking sebanyak 20 blog saja per hari? Yaitu hanya fokus ke 20 blog yang bisa mendatangkan trafik empat kali lipatnya itu. Bukankah itu akan jauh lebih efektif dan efisien?

Nah, itulah yang saya maksud dengan Cara Blogwalking Yang Efektif dan Efisien Dengan Menggunakan Hukum Pareto.

Terakhir, yang tak kalah penting dari aktivitas blogwalking yang Anda lakukan adalah jangan sekali-kali Anda meninggalkan komentar yang hanya terkesan ngasal, basa-basi hanya untuk sekedar meninggalkan jejak saja. Cara-cara ini sudah kuno, samasekali tak efektif untuk menarik simpati pengunjung maupun si empunya blog untuk menarik kunjungan balik.

Lalu komentar seperti apa yang menarik? Sedikit meminjam istilah dari ustad Yusuf Mansyur yang selalu mengatakan di setiap pengajiannya agar selalu menyiapkan infaq terbaiknya, maka dalam berkomentar di blog pun juga sama, sebelum Anda submit komentar tolong dibaca berulang-ulang dan cek sekali lagi kata-kata komentar Anda apakah itu sudah comment yang terbaik, sekali lagi yang terbaik dari Anda. Karena jika tidak, comment Anda tidak akan efektif dan efisien untuk menarik simpati pengunjung ke blog Anda.

Pertanyaan saya di akhir artikel ini: Sudahkah Anda menganalisa trafik pengunjung blog Anda? Dan sudah efektif dan efisien kah cara blogwalking Anda selama ini dalam menghasilkan kunjungan ke blog Anda?


Sumber Foto: Pareto-Principle


Bookmark and Share

50 komentar:

  1. Tipsnya bagus banget. Sekalian mempraktikkannya di sini

    BalasHapus
  2. kalo tujuannya adalah traffic saya rasa malah capek sendiri.

    masalah blogwalking merupakan cara efektif untuk mencari jaringan pertemanan dan silahturahmi sesama blogger bukan traffic.

    Jika memang tujuannya adalah traffic maka optimasi artikel caranya.

    Agak sedikit menyanggah kali ini. saya berpendapat kurang setuju jika mengatakan Blogwalking adalah cara efektif dan effisien, menurut hukum pareto. karena memang persentasenya sedikit.

    hehe tapi kalo dari alur ceritanya apalagi dari analogi blogger di sana, sebenarnya masih menunjuk SEO dan optimasi arikel dibandingkan blogwalking.

    nah, gimana tuh? apa saya yang salah?

    BalasHapus
  3. Ilmu komputer pemula:
    Terima kasih. Semoga Anda beruntung mendapatkan pengunjung dari sini.

    andi sakab:
    Pendapat Mas Andi benar tidak semua blogger yang blogwalking dan meninggalkan komentar karena alasan trafik. Masih ada alasan lain yang lebih penting dan mulia selain alasan demi trafik, yaitu untuk pertemanan dan silaturahmi.

    Namun di sisi lain faktanya tidak sedikit blogger yang blogwalking meninggalkan komentar karena alasan (pamrih) ingin mendapatkan trafik, bahkan yang jelas-jelas berkata minta dikunjungi balik pun ada. Beberapa kali komentar jenis seperti itu seringkali mampir di sini.

    Tips ini lebih saya tujukan pada blogger pemula yang sambil belajar SEO dan belajar nulis artikel masih mengandalkan blogwalking untuk mencari trafik, Mas Andi. Bukan untuk blogger gaek seperti Mas Andi. :D

    Dan saya pun, seperti sudah saya sebut di paragraf 4 dan 5 pada artikel saya di atas sudah menegaskan blogwalking sudah tidak terlalu significant berpengaruh mendatangkan trafik buat blog saya saat ini. Karena pengunjung blog ini mayoritas 85% dari Google, bukan dari blogwalking.

    Saya sharing tips ini lebih saya tujukan buat blogger yang masih pakai cara-cara blogwalking untuk mencari trafik agar kegiatan blogwalkingnya lebih efektif dan efisien, tidak asal banyak komentar di banyak blog saja.

    Nah, biar ndak capek sendiri seperti kata Mas Andi mengapa tidak fokus blogwalking ke 20 blog saja yang jelas-jelas mendatangkan trafik daripada blogwalking ke 100 blog tapi trafik yang dihasilkan tidak sepadan. Itu intinya.

    BalasHapus
  4. Saya hanya merasa yang terpenting adalah silaturahmi...

    Syukur-syukur dapat kunjungan balik dari orang-orang yang sudah lama malang melintang di dunia blogger dan mau memberikan kritik dan saran di blog saya.

    Tapi saya blog walking karena saya benar-benar ingin mendapatkan ilmu tambahan.

    Bukannya memuji sih, memang blog mas Joko mengasyikkan untuk dibaca meskipun saya terkadang terlalu cepat mampir lagi dan belum ada postingan terbaru...

    hehehhehe

    ^_^

    BalasHapus
  5. Rohani syawaliah:
    Terima kasih atas pujiannya, Mbak Hani. :) Next akan saya usahakan untuk lebih produktif lagi dalam menulis dan saya akan selalu dengan senang hati menunggu kedatangan Mbak Hani bersilahturahmi ke sini.

    BalasHapus
  6. Saya malah belakangan jarang BW, maklum sibuk ngurus yang lain malah blog juga agak jarang update

    BalasHapus
  7. jawaban dari 6 paragraf di atas dan inti di akhir jawaban saya rasa cukup jelas :D

    hehe sebenarnya saya bukan Blogger geak kok saya blogger ABG tulen loh :p

    masalah newbie saya sama juga malah. saya banyak belajar di sini terus terang, saya banyak belajar dari tulisan-tulisan mas joko. dan ingin menulis seperti mas Joko :)

    BalasHapus
  8. ogameslucky:
    Blogwalking, kan bukan ritual wajib. Sesempatnya aja, Mas. Yang penting updatenya itu yang mestinya kalau bisa ajeg (rutin). :)

    andi sakab:
    Mas Andi terlalu memuji kalau belajar dari tulisan saya. Saya lihat style tulisan Mas Andi malah lebih enak dibaca dan mengalir ketimbang tulisan saya.

    BalasHapus
  9. saya sudah jarang sekali bw,paling cuman ke beberapa blog yg hidup dan tidak terlantar...
    kalau bicara soal traffic dari hasil bw...
    malah nggak begitu ada efeknya...paling cuman beberapa kalau di lihat dari statistik feedjit...

    sebenarnya kalau mau lebih berani sih ada cara yg lebih ekstrim lagi BW yg bisa menghasilkan kunjungan,tapi harus dengan argumen yg kuat dan dasar yg jelas...pergi saja ke blog senior yg punya banyak follower..[biasanya blog tutorial]
    karena bagi para follower empunya blog bagaikan nabi,apapun artikelnya di anggap sabda/titah yg harus di laksanakan,cari celah kesalahan author blog,kemudian tembak balik..sang author sih biasanya menanggapi dengan bijaksana,pengikutnya marahnya luar biasa,akhirnya mereka penasaran dan pergi ke blog kita,that its...kesampingkan dulu hal lain,karena di sini kita bicara masalah traffic...

    beberapa kali saya eksperimen hal ini,dan berhasil,3 kali kunjungan ke 3 blog,menghasilkan hampir 90 kunjungan dari ke-3 blog tutorial dalam 1 hari...ha..ha..cara bw kotor yg di larang di tiru,karena memang eksperimen saja dan tidak ada niat lanjutan...

    kalau BW berdasar silaturahmi itu memang ritual wajib,karena untuk menambah referensi,dan pencarian ide,kunjungan balik juga sedikit di harapkan,tapi bungkusnya agak halus dikit,he..he...nggak usah munafik,basic blooger kan mengharap traffic yg salah satunya dari kunjungan balik,tapi saya sangat jarang mengharapkan kunjungan balik,karena tahu diri isi blog saya hanyalah kumpulan artikel sampah..!

    BalasHapus
  10. Traffic oh traffic sampai kapankah ini akan berakhir.
    memang harus effektif dan menghasilkan yang banyak, namun kenapa saya saat ini tidak memikirkannya lain halnya seperti dahulu yang di kejar.

    BalasHapus
  11. Tips ini jelas cocok untuk pemula seperti diriku yang belum begitu mengerti soal lika-liku traffic maker.. BW buat saya adalah sebuah keharusan demi mengasah ketajaman ide dan wawasan serta "berharap" mendapat teman baru. Pastinya saya ingin mempunyai "posisi" yang tepat dalam menulis.. dan berusaha memberikan reaksi comment yang tidak asal pada suatu posting dari blog rekan.. Soal pertanyaan Pak Joko di akhir cerita (Paragraph)maaf saya belum bisa menganalisa Pak.. tunggu saya menjadi dewasa dalam ngeblog ya pak baru bisa saya jawab.. :)

    BalasHapus
  12. tips yang bagus..mas, dan dijelaskan secara detail...blogwalking merupakan salah satu cara diantara cara2 yg lain...

    BalasHapus
  13. widodo:
    Saya juga pernah memancing gara-gara dengan komentar kontra dan mencari kelemahan dalam artikel di blog terkenal. Pernah saya lakukan di blog Kang Yudiono. Namun saya tak cukup sukses seperti Mas Widodo yang berhasil mendatangkan trafik berlipat-lipat. Waktu itu sempat terjadi beberapa adu pendapat dan saling sanggah argumen, kemudian saya akhirnya mengakhirinya. Saya merasa ndak enak.

    Dan Kang Yudiono akhirnya tertarik berkunjung ke blog saya dengan meninggalkan jejak di halaman About Me blog saya.

    hendro:
    Itu artinya Mas Hendro sudah berhasil menciptakan trafik. Sudah punya pengunjung setia untuk diajak berdiskusi jadi sudah tidak bersusah-susah lagi mengejar trafik.

    tonykoes:
    Menganalisa data statistik sekali-kali perlu, Mas sekedar untuk mengetahui mapping (peta) kekuatan blog kita ada dimana. Mengetahui apa yang diminati pengunjung dari blog kita itu apa.

    Tapi menjadi tidak penting dan tidak perlu kalau tujuan kita ngeblog hanya satu arah saja seperti era web 1.0, hanya menulis, menyampaikan dan tidak berharap feedback apa-apa dari pembaca blog kita.

    arif rahmawan:
    Terima kasih, Mas Arif. Tips ini setidaknya sudah sukses membuat Mas Arif datang ke sini lagi dan saling menjaga silahturahim diantara kita berdua. :)

    BalasHapus
  14. Kunjungan perdana. Terima kasih Pak Joko. Jelas sekali tulisan ( trik ini ) menambah wawasan saya sebagai seorang newbie yg masih mencari-cari cara untuk menghasilkan traffic yang tinggi. Salam kenal Pak Joko

    BalasHapus
  15. mungkin tergantung tujuan dasar bloggingnya mpak, kalau niatnya monetize untuk nlog bisnis, maka cara2 efektif dan efisien itu penting. namun untuk blog pribadi saya kira tujuannya adalah untuk bersosial, mau ada kunjunga balik atau tidak its up to you =D pendapat aja pak.

    kalau untuk monetize pasti akan saya gunakan cara mujarab bapak di atas

    o y, ini kunjung awal saya

    BalasHapus
  16. Baru beberapa minggu ini aku merasakan adanya pengunjung dari search enggine karena aku jarang BW dan update postingan tapi koq trafic nya limayan besar. Mungkin kedepan nya akan aku maksimalkan teknik ini :D
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    BalasHapus
  17. belajar dan berbagi informasi:
    Terima kasih. Semoga bermanfaat. Salam kenal kembali.

    Willy Merdiansyah:
    Tips ini sebetulnya tidak saya tujukan buat blogger yang memonetize blognya saja tapi semua blogger. Namun Anda benar kebanyakan blogger yang tujuannya memonetize blognya akan lebih gencar/sering BW. Sampai-sampai nyepam di sana-sini. Ini faktanya.

    Di ending artikel saya, saya sudah mengajak agar memberikan comment terbaiknya pada blog2 tertentu saja, yang tentunya akan jauh lebih efektif dan efisien daripada BW dengan comment dipaksakan dengan kalimat basa-basi pendek sebaris ke banyak blog.

    Bukankah itu akan lebih baik dan mengenakkan semuanya, apa pun itu tujuan bloggingnya?

    Sugeng:
    Silahkan dicoba, Mas Sugeng. Terima kasih, salam saya kembali.

    BalasHapus
  18. oh... ini sekuel to? eheheh, tadinya saya kira di-repost.

    kalau saya si, rata-rata pembacanya ya dari teman2 blogger juga, dan sebagian dari teman2 FB. saya juga pernah mencoba nulis2 di Kompasiana dan pasang link ke blog. hasilnya? yang ngunjungi cuma empat...hehehehe---dari sini saya sadar, belum waktunya saya tebar pesona.

    saya masih mencintai aktifitas blogwalking. saya masih ingin nemu blog-blog keren sebagai tempat belajar. untuk saat ini saya harus menomorduakan "popularitas".

    kelak, kalau memang tulisannya sudah mantap, saya pikir dengan sendirinya orang akan enjoy. yah...intinya, matangkan diri sendiri dulu lah.

    BalasHapus
  19. Submit artikel kita ke situs seperti LintasBerita juga tidak kalah pentingnya gan . . . . .

    BalasHapus
  20. Huda Tula:
    Saya rasa hampir semua blogger seperti itu. Ini berdasar pengalaman saya dulu waktu awal blogging saya banyak blogwalking sana-sini belajar dan buka wawasan dari blogger lain sekalian memperkenalkan blog kita. Terus lama-lama posisinya akan terbalik. Kita tak perlu bersusah-susah blogwalking kemana-mana karena pengunjung sudah pada datang sendiri. Kalau pun blogger seperti itu masih blogwalking itu tujuannya sudah lain, bukan untuk mencari trafik tapi buat relationship dan membalas kunjungan.

    Setidaknya itulah yang saya alami. Dan kelak Mas Huda asal konsisten ngeblognya saya yakin juga akan seperti itu. Pengunjung akan mencari blog Mas Huda. Mas Huda tak perlu bersusah-susah blogwalking ke banyak blog kecuali hanya untuk tujuan baca-baca dan nambah pengetahuan.

    Sebuah Tips:
    Sekilas kalau saya lihat judul-judul artikel di blog Anda, itu adalah ciri-ciri judul yang banyak disukai pengunjung Lintas Berita.

    Ya, di artikel saya pada paragraf ke-3 & 5 sudah saya sebut Social bookmarking sebagai salah satu penarik trafik juga selain SEO dan BW. Salah satu situs social bookmarking itu adalah Lintas Berita.

    BalasHapus
  21. HALO BANG SALAM KENAL, EM KALAU DILIHAT BENER JUGA BANG. MENDING MENINGGALKAN KOMENTAR DI WEBSITE/BLOG YANG UDAH BERPENGGUNJUNG BANYAK TRUS KOMENTAR YANG MUTU. TAPI ADA TAMBAHAN JUGA NI BANG, KITA HARUS MEMPUNYAI KHAS DALAM BERKOMENTAR. BUKANNYA SOMBONG, TAPI SAYA UDAH PUNYA KHAS DENGAN TULISAN YANG BESAR. KEKHASAN ITU AKAN MEMBUAT KOMENTATOR BERKUNJUNG KE BLOG KITA.

    OH YA BANG, BOLEH TAU GMANA CARA MENINGKATKAN SEO? KALAU BISA DI KIRIM DI EMAIL, ATAU POSTING YA BANG. SUPAYA BENAR-BENAR JELAS

    TRIMAKASIH,
    SALAM CAHYA NUGRAHA

    BalasHapus
  22. Cahyanugraha:
    Mas Cahya, pesan saya jangan mengetik menggunakan huruf kapital semua. Huruf kapital itu bisa diartikan yang nulis sedang berteriak marah-marah. Jadi hati-hati apalagi itu dilakukan di milis atau forum-forum, sampean bisa kena tegur.

    Wah, saya bukan master SEO, Mas jadi tidak bisa bantu. Saran saya yang penting nulis content aja dulu nanti lama-lama akan ketemu polanya.

    BalasHapus
  23. Sayang sekali saya termasuk orang yang males menganalisa traffic blog. Asal indeks Google terus bertambah, itu sudah menenangkan hati saya.

    Dalam hal blogwalking, saya malah jarang meninggalkan pesan. Kalau topiknya bikin gatal tangan pengen komen, biasanya baru deh saya leave comment. Hehehe.

    BalasHapus
  24. Agus Siswoyo:
    Untuk blog sepopuler seperti punya Mas Agus Siswoyo tanpa dianalisa trafiknya sepertinya tidak masalah. Lha, pengunjungnya da banyak. :D

    Untuk kebiasaan blogwalking, saya juga begitu sekarang. Saya hanya berkomentar kalau memang artikelnya mengusik saya. Jika tidak, saya biasanya berlalu begitu aja tanpa jejak.

    BalasHapus
  25. Kalau saya turut meninggalkan jejak melalui tulisan ini, tidak bermaksud blogwalking yoo mas? tidak lain karena tetap menjaga silaturahmi dan juga selalu saja mendapatkan sebuah pelajaran, walaupun cara Blogwalking yang efektif dan efisien sudah dipraktekkan selama ini, untuk urusan mendatangkan traffic masih kalah dengan kualitas sebuah kontent yang menarik dan mermanfaat serta dikombinasikan dengan teknik search engine optimization (SEO).

    BalasHapus
  26. Agus BF:
    Kalau blogger gaek seperti Mas Agus ini saya percaya meninggalkan jejak bukan karena alasan trafik dan semacamnya tapi lebih karena pertemanan dan silahturahmi. Ya, magnet terkuat ya hanya konten itu sendiri. Betul sekali, Mas Agus.

    BalasHapus
  27. Saya jarang sekali meneliti trafik dari hasil blogwalking. Tapi pernah juga menemukan data trafik yang cukup besar dari blog mas Widodo. Mungkin dari menu RSS feed yang dipasangnya (yang di dalamnya ada juga link blog saya).

    Saya akui, trafik dari blogwalking memang kecil. Jauh sekali persentasenya dengan trafik dari google. Istilahnya, persentase sumber berupa situs referensi ke blog saya lebih kecil dari persentase sumber dari mesin pencari.

    Kalau dari google sekitar 54%. Kalau dari situs lain sekitar 21% saja. Malah lebih besar kunjungan langsung (24%).

    Persentase dari situs lain itu pun saya yakin tidak semuanya dari link yang saya tinggalkan ketika berkomentar. Bisa aja juga berasal dari link blogroll, link RSS feed, dsb.

    Kalau jumlah kunjungan dalam sehari, paling banyak saya rata-rata 10 blog aja.

    Dari hitung-hitungan sih, yang paling bagus yaitu satu blog bisa mendatangkan pengunjung lebih dari satu :)

    BalasHapus
  28. Oya, sedikit meralat Pak. Dua kalimat terakhir komentar saya di atas kayaknya kurang jelas.

    Maksud saya, jumlah blog yang saya kunjungin dan komentarin dalam sehari rata-rata sekitar 10 saja. Lebih dari itu jarang banget.

    Nah, yang paling maknyus kan kalau dari setiap blog yag dikunjungin bisa mendatangkan trafik lebih dari 1. Misalnya 10. Jadi sama aja dapet 100 trafik dari 10 blog dalam sehari atau beberapa hari.

    BalasHapus
  29. Iskandaria:
    Blog Mas Iskandaria (Kafe Gue) termasuk salah satu penyumbang trafik juga ke sini selain blognya Mas Widodo. Artinya kalau yang dari Kafe Gue itu murni karena blogwalking atau komentar saya yang ada di sana.

    Berarti Kafe Gue sudah punya pengunjung rutin yang loyal kalau pengunjung langsungnya sudah mencapai 24%. Blog ini masih sedikit sekali, pengunjung Googlenya yang terbanyak makanya pengomentar yang datang selalu ada para pengomentar baru yang belum pernah berkomentar di sini sebelumnya, disamping pengunjung rutin.

    Nah, yang terakhir itu yang saya maksud di artikel saya, Mas Is. Buat apa ninggalin komentar di banyak blog apalagi komennya ngasal kalau trafiknya sedikit. Mending blogwalking sedikit tapi komennya beri yang terbaik dan memberikan trafik tinggi.

    BalasHapus
  30. Terimakasih atas info dan ilmunya

    My Blog:
    www.rocketklik.co.cc

    BalasHapus
  31. wah saya masih belum ngerti sama artikel diatas. dan saya baru mengenal istilah hukum pareto. maklum saya nubie.. tapi saya berterima kasih atas sharing nya.. mungkin suatu saat ilmu ini akan berguna untuk saya. ato mungkin sudah berguna untuk yang lainya..

    salam

    BalasHapus
  32. Eki Azzaky:
    Sama-sama :)

    friezchka:
    Masak Anda belum tahu Pareto? Padahal saya coba lihat ke blog Anda sudah pakai bahasa Inggris. :)

    BalasHapus
  33. (^_^) yah saya hanya memperaktekan sebagian kecil dari ilmu anda... terima kasih sudah tidak segan segan mampir... nice post.. nice blog..
    saya suka artikel anda tentang "mengapa rajin update blog tidak selalu berkorelasi positif dengan trafik"

    terima kasih buat sharing ilmunya.... moga moga trafik nambah terus...

    BalasHapus
  34. friezchka:
    Sama-sama. Silahkan dipakai kalau cocok. Karena ngeblog itu ada masanya kita suatu saat akan sibuk sehingga tidak bisa terlalu sering update. Jadi tips dalam artikel tersebut bisa diterapkan nanti kalau Anda butuhkan.

    BalasHapus
  35. pareto adik nya gepeto yah ?? haha,, maaf tapi benar2 baru sadar, kadang kita bertepuk sebelah tangan,, komen g penting berharap orang mampir ke blog kita,, makasih info nya

    BalasHapus
  36. yanita:
    Nah, mungkin mulai sekarang harus dirubah cara komennya. Berikan komen yang penting, Mbak.

    BalasHapus
  37. ikut nyimak yach
    http://ekay-m3.blogspot.com/

    BalasHapus
  38. postingan yang inspiratif, juga koment2nya... jadi belajar banyak tentang blogwalking...

    BalasHapus
  39. postingan pintar, btw ada ga cara biar kita bisa blogwalking sama bloger2 luar negri??? aku kalo blogwalking sm orang indo trus,,, :(

    BalasHapus
  40. Anisa letter:
    Pada prinsipnya sama aja, Mbak. Mau blog lokal maupun luar negeri. Yang penting, kan bahasa di blognya. Kalau pakai bahasa Inggris maka bisa dicoba blogwalking ke blog-blog luar negeri.

    BalasHapus
  41. jujur saja,sebenarnya saya juga capek bw terus menerus,,dan saya merasa cara yang saya lakukan selama ini belum cukup efektif untuk menarik para pengunjung,,tapi saya akan coba cara efektif yang telah mas berikan,semoga saja membawa keberuntungan bagi saya...

    BalasHapus
  42. Melakukan blogwalking kadang melelahkan dan tanpa hasil, tapi tetap harus dilakukan, karena ini cara sat satunya agar blog kita eksis terutama untuk pemula seperti saya

    BalasHapus
  43. numpang mampir sob..

    mampir balik ya,,hehee

    BalasHapus
  44. Perlu sebuah analisis yang sederhana dari hasil BW (maaf pakai huruf besar, tentu maksudnya Kang Joko sudah ngerti). Yanga paling besar dalam niatku BW adalah cari informasi dan lain-lain. Seperti saya berada di sini dari hasil brosing cara BW ke luar negeri, karena saya ingin tulisan tetang apa yang saya lihat di Toraja (seperti pembeuatan mumy , penguburan yang menghabiskan biaya sampai milyaran, seekor kerbau yang harganya sama dengan harga mobil mercedes terbaru) berharap di baca orang terutama orang bule, karena saya sambil belajar bahasa mereka.
    Kalau ada yang memberi komentar dan mau memberikan saran sangatlah membahagiakan, karena terasa mulai ada manfaat yang saya lakukan.
    BW yang efektif perlu saya cari tahu caranya karena semakin padatnya kegiatan offline, dan syukur saya mendapatkan satu tips, yaitu perlu analisis blogg2 mana yang mau membalas koment. Pasti akan saya kunjungi di kesempatan BW berikutnya.
    Selain itu perlu membalas kunjungan koment yg sudah dengan susah payah di tuliskan di blogg saya, karena saya merasa mereka (temaan blogger juga mengharap dikunjungi).
    "klau memberi maka akan dapat", salam kenal Kang Joko

    BalasHapus
  45. artikel menarik ini. ijin sedot gan... maklum newbie banget

    BalasHapus
  46. Sebenarnya akan lebih baik bila juga mengutipkan apa itu hukum pareto, sehingga ada kesesuaian antara judul dengan isi dari artikel tersebut.

    karena saya masih awam dengan hukum tersebut, siapa tahu memang bisa kita analisa kegunaan hukum tersebut untuk blogging secara umum

    NIce artikel paling tidak untuk mengajak kita blogwalking yang bener dan efektif.

    thanks ndan..

    BalasHapus
  47. tapi kadang kita asal2lan tapi ada kunjungan balik terus, di komentar baik,,malah gak ada tanggapannya, alias di cuekin,,nyesek kadang bost. lihat blog kayak gitu...

    BalasHapus