Minggu, 24 Juli 2011

Cara Mudah Belanja E-Commerce ke Luar Negeri

E-Commerce
Setelah selesai menulis artikel advertorial Jasa Pembelian Barang ke Luar Negeri saya jadi ingin mengecek kembali account saya di eBay yang sudah lama mangkrak tidak pernah saya tengok. Dulu, sekitar bulan Maret 2010 saya sempat daftar dan pernah ikut lelang di eBay. Dan saya pernah sekali berhasil menang lelang! Saya pernah memenangkan lelang ponsel BlackBerry Curve 8830 second dengan harga murah dari eBay.

Namun sayangnya account saya kemudian secara tiba-tiba disuspend oleh eBay. Saya tak tahu persis alasannya karena apa. Saya pernah menulisnya di artikel ini, baca “Mudahnya Daftar Paypal Tapi Makin Sulit Daftar di eBay.”

Waktu itu eBay hanya minta syarat agar saya ngefax ID card saya bersama billing tagihan kartu kredit saya ke kantor eBay di Amerika untuk membuka suspendnya. Saya kemudian lakukan sesuai permintaan eBay. Saya fax KTP dan tagihan kartu kredit saya. Namun tanpa menyebutkan alasannya dengan jelas pihak eBay tetap menolak buka suspendnya. Bahkan sampai dengan hari ini waktu saya cek masih muncul pesan pemblokirannya seperti ini.

eBay Blocked

Kalau sudah diblocked seperti itu praktis saya hanya bisa login tapi sebatas untuk lihat-lihat saja di eBay, Untuk ngebid (nawar) lelang tidak bisa.

Ya, sepertinya kita sebagai orang Indonesia patut kecewa dan bersedih hati atas diskriminasi para merchant online buat negara kita ini. Mengapa? Karena reputasi buyer dari Indonesia belum begitu dipercayai (trust) oleh para seller dari luar negeri. Buktinya, account Paypal verified milik saya pun tetap bukan jaminan bagi mereka (eBay) maupun semua merchant online asing agar percaya kepada kita.

Saya mengatakan itu bukan tanpa dasar. Faktanya, sampai sekarang jika Anda belanja e-commerce di eBay atau Amazon banyak sekali para penjual disana yang tak mau melayani pembeli dari negara kita. Dalam kolom shipping banyak tercantum kata-kata menyakitkan ini “Not Available to Indonesia

Saya sering dibuat kesal waktu buka eBay, meski saya sudah sort barangnya di option shipping wolrdwide tapi giliran negara Indonesia ternyata tak masuk dalam daftar negara tujuannya. Sellernya mengecualikan tak mau kirim ke Indonesia. Bukankah ini cukup menyakitkan?

Berangkat dari banyak kendala sulitnya berbelanja e-commerce di internet maka bisnis Jasa Pembelian Barang ke Luar Negeri, baik itu untuk tujuan pembeliannya maupun hanya untuk sekedar drop site shippingnya saja, sepertinya masih cukup menjanjikan prospeknya ke depan. Bagi yang tak mau repot tinggal tunjuk saja barangnya, nanti tinggal bayar jasa orang buat transaksi sekaligus mengirimkannya kepada Anda. Di internet banyak para makelar yang mau menawarkan jasa seperti ini.

Ada banyak contoh beberapa situs luar negeri yang melayani jasa pembelian sebagai makelar e-commerce ini. Silahkan Anda Googling saja dengan kata kunci International Checkout. Nanti akan banyak rekomendasi dari Google tentang situs-situs broker jasa pembelian barang ke luar negeri.

Saya belum pernah nyoba, sih. Tapi info dari teman yang pernah pakai beberapa situs yang terpercaya salah satunya adalah situs dua ini:

  • http://www.internationalcheckout.com
  • http://www.myamericanshopper.com

Eh, ngomong-ngomong apakah Anda sudah pernah mencoba transaksi pembelian e-commerce lewat internet ke luar negeri? Jika pernah silahkan sharing, ya.

Terakhir, saya menawarkan bantuan kepada para pembaca barangkali ada yang kesulitan dan membutuhkan bantuan saya terkait pembelian barang ke luar negeri ini, saya juga bersedia untuk membantu Anda. Silahkan buka link ini Jasa Pembelian Barang ke Luar Negeri, terima kasih.


Bookmark and Share

19 komentar:

  1. kalau belanja fisik sy belum pernah mas, karena masih mikir2 bea masuknya (takut lebih mahal dari harga barangnya :( )
    di ebay rata2 sy cuma beli domain bekas doang

    BalasHapus
  2. saya nunggu kawan kawan nge -review "intermediate" service ini, hehe

    BalasHapus
  3. Saya beli di pasar lokal saja, biar untungnya buat orang-orang kita saja.

    BalasHapus
  4. Saya malah enggak ada akun di karena beberapa teman sempat cerita kalau barang yang dikirim ga sesuai dengan aslinya..

    BalasHapus
  5. hihihi saya gak punya acc pay pal pak.. dan gak pernah beli melalui e-commerce luar.. biasanya sih cuma beli di e-commerce lokal..

    BalasHapus
  6. Iseng Ngeblog:
    Kalau harga masih dibawah 50 USD bebas pajak, kok Mas. Tenang saja. Nah, kalau diatas itu baru akan dikenakan Pajak Bea Masuk. Dan yang mengembirakan jika taksiran pajaknya salah. Misal kemahalan kita bisa ajukan keberatan ke kantor Bea dan Cukai.

    Jarwadi:
    Ini namanya cari aman karena nunggu orang lain dulu yang jadi kelinci percobaannya. He2.... Kapan-kapan saya akan coba, Mas. Nanti akan saya review pengalaman saya.

    Cahya:
    Betul itu, Mas. Sama aja seperti buang devisa kalau kita belanja ke luar negeri. Makanya, uang dolar di Paypal saya sengaja saya tak tarik. Buat belanja dan bayar2 saja.

    giewahyudi:
    Justru setahu saya, ini berdasar pengalaman saya berbelanja di eBay dan Alibaba, situs luar malah lebih trust, Mas. Logikanya, dia sangat selektif terhadap para buyernya berarti dia juga sangat care dalam pelayanan karena tak mau akibat ulah buyer nakal reputasi mereka jadi buruk. Contoh kalau barang tidak sesuai bisa didispute. Mereka (seller) selanjutnya akan kembalikan uang kita. Rata-rata merchant luar ada garansi ini.

    sibair:
    Belum pernah, ya Mas? Sama aja, kok antara e-commerce lokal dan luar. Bedanya kalau lokal rata-rata bayarnya pakai akun bank lokal. Kalau luar harus pakai kartu kredit atau menggunakan Paypal.

    BalasHapus
  7. E-commerce luar sebenarnya rugi kalau tak menjual ke Indonesia. Wong peminatnya banyak, tapi takut adanya 'kejahatan' juga memungkinkan jadi alasan.
    Mending nitip kalau ada temen yang belanja, ya kan? :D

    BalasHapus
  8. Kaget:
    Itu solusi juga, nitip teman kalau ada yang ke luar negeri. Boleh, Mas nanti saya nitip beli iPad kalau Mas Anto ke luar negeri. He He He

    BalasHapus
  9. Ya.. gak usah sedih Pak.. kalo negara kita ini terkena diskriminatif, mungkin ini excess lama soal hacker di negeri ini.. Sebenarnya saya tertarik juga dengan bisnis online tetapi sampai saat ini hasilnya masih lumanyun.. :) Makasih info biznya.

    BalasHapus
  10. Saya pernahnya jualan pak ..alhamdulillah laku,..tapi saya cancel wkwk .
    soalnya barangnya ternyata kehabisan :D .wkwk . daripada ngecewaain,mending saya cancel dan balikin uangnya :D

    BalasHapus
  11. Cintailah prodhuk prodhuk dalam negeri... :D
    #kapan ya kita independen, ngimpi...

    BalasHapus
  12. tonykoes:
    Sedihnya, kan kenapa jadinya negara kita digebyah uyah semuanya, Mas. Diblacklist. Setelah tertarik tinggal diseriusi, Mas Tony, biar segera menghasilkan. Bukan begitu? :)

    ada-akbar.com:
    Habis? Apa sudah discontinue, Mas Akbar barangnya? Kalau, ya memang tak ada pilihan lain selain mengembalikannya. Ternyata Mas Akbar diam-diam malah sudah jadi international seller. Keren!

    Sriyono Semarang:
    Saya belanja e-commerce ke luar negeri hanya buat buang dolar di Paypal aja, Mas. He2....

    BalasHapus
  13. Saya sudah coba main/berbisnis di ebay bro, namun sepertinya saya kurang cocok bro bermain disini... Sekarang beralih ke amazon yang kelihatannya bisa sedikit lebih mudah (kebetulan dapat mentor yang banyak membantu)

    BalasHapus
  14. bro eser:
    Wah sudah pernah main di eBay juga, Bro? Kalau yang Amazon saya malah yang belum pernah. Pernah hanya lihat-lihat saja, belum pernah transaksi e-commerce disana.

    BalasHapus
  15. Saya cukup lama jadi Internet Buying Agent, rata rata customernya adalah para pedagang dan sebagian para pecinta/hobby dgn barang tertentu. Dan tentunya Jasa seperti ini sangat segmentatif disamping customer yang ga mau repot bikin paypal dll dan pastinya Shopacholic :p

    BalasHapus
  16. Lintang Hamidjoyo:
    Gitu, ya Mas? Iya, terutama orang yang belum tahu caranya dan gak punya Paypal atau kartu kredit itu yang menjadi alasan utamanya kenapa butuh jasa ini.

    BalasHapus
  17. Produk dalam negeri tidak kalah ........

    BalasHapus
  18. Ripah Karyatiningsih:
    Oh, ada mahasiswa yang lagi buat paper e-commerce rupanya. Terima kasih atas komen dan kunjungan dari Anda. Ditunggu implementasi dari paper Anda untuk buat situs e-commerce yang jualan produk dalam negeri.

    BalasHapus
  19. emm, saya repotnya di paypal... ga mudheng cara bikin akun + pendanaannya... (ga punya kartu kredit)

    BalasHapus