Minggu, 02 Agustus 2009

TRUST

Trust

Saya baru membaca ulasan menarik tentang Web 3.0 di Andaka com, blog yang dibuat oleh seorang dokter dari Bali. Menarik juga ulasan tentang era Web 3.0 tersebut. Katanya sebuah era kepercayaan saatnya nanti akan dimulai di internet bila era Web 3.0 sudah menggeser generasi Web 2.0 yang saat ini masih dipakai di internet.

TRUST!? Ya. Pertanyaannya, apakah sekarang internet belum bisa dipercaya? Saya tidak mengatakan internet itu isinya penipu semua seperti Roy Surya yang pernah bilang Blogger adalah tukang tipu. Tapi kenyataannya, saat ini jika anda ingin mencari informasi di internet kita perlu menyingkirkan beberapa informasi, maaf sampah, untuk mendapatkan informasi yang benar dan relevan dari hasil pencarian sebuah mesin pencari mayor seperti Google dan Yahoo.

Anne Ahira, seorang Internet Marketer yang sukses dengan bisnis onlinenya pun berpesan kepada murid-muridnya di Asian Brain agar dalam menjalankan Bisnis onlinenya selalu berhati-hati dengan informasi apapun yang didapatkan di Internet, karena di internet antara informasi yang benar dan menyesatkan sama banyaknya. “Jangan ulangi kesalahan Ibu guru dulu yang sampai menghabiskan uang ratusan juta rupiah di internet untuk belajar internet marketing,” begitu pesan pada murid-muridnya.

Di internet memang semua orang bebas menuliskan apapun termasuk sebuah kebohongan. Contoh, blog Bushro- saat posting ini aku tulis blog Bushro sudah menuai kecaman komentar sampai 2405- yang lagi hangat- hangatnya dibicarakan sekarang. Bahkan di blognya Ndoro Kakung sangat ramai diperbincangkan gara-gara Detik memuat image blog Bushro yang ada gambar obengnya. Kalau Blog anda di Blogspot jika login sebagai admin ke Dashboard maka gambar obeng ini akan otomatis muncul. Apakah berarti Detik adalah pembuat blog Bushro ini? He…. He…. Saya tidak berani berkesimpulan demikian.

Kembali ke topik "TRUST" Saya ada pertanyaan menarik. Jika anda adalah seorang mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir untuk membuat sebuah skripsi, pertanyaannya anda lebih memilih mana antara sumber dari internet atau dari buku sebagai daftar pustaka atau referensi skripsi anda?

Kalau alasannya kemudahan dan agar dapat informasi lebih cepat dan beragam, baca juga posting saya sebelumnya tentang “Apakah munculnya internet akan menggeser buku” maka tidak bisa disangkal, saya yakin anda akan setuju dengan saya untuk memilih Internet. Tapi jika alasan yang berikutnya adalah masalah TRUST, valid atau tidak datanya, pertanyaan saya: “Apakah anda tetap memilih internet daripada buku?”

Nah, jawaban dari pertanyaan itu nanti di era Web 3.0 akan menjadi sebuah pertanyaan yang tidak perlu dijawab lagi karena anda sudah tahu jawabannya dengan mantap.


Bookmark and Share

2 komentar:

  1. Mungkin yang dimaksud adalah hasil pencarian dari search engine yang lebih dipercaya...Boz.. :)

    Web 3 merpakan Generasi web (www) yang lebih cerdas dimana web tidak hanya menampilkan relasi antar pengguna (social networking), melainkan mengaitkan antar informasi. Kondisi dimana kita tidak perlu lagi mencari informasi yang saling terkait dengan menjelajahi beberapa situs (website), biarkan komputer yang akan mengolah informasi yang diterima dari web.

    Kecerdasan buatan yang dinamakan Semantic Web yang hadir untuk membantu komputer membaca dan menggunakan web dan semuanya itu dengan penambahan meta data pada halaman web sehingga terbaca oleh mesin.

    Sebagai ilustrasi, jika kita ingin membali sebuah notebook dengan port expresscard,sebuah modem HSDPA dan berlangganan internet time-based wireless. Semantic web akan mengoneksi semua informasi diatas, kita hanya perlu memasukkan informasi tersebut dan komputer akan mencarinya di search engine dan menganalisisnya....

    BalasHapus
  2. Terima kasih, Yep sudah mampir dan memberikan tambahan buat posting ini.
    Betul sekali, hasil pencarian yang bisa dipercaya karena dari sumber yang bisa dipercaya juga. Tidak seperti sekarang ini yang kita mesti memilah-milah sendiri.

    BalasHapus