Selasa, 31 Mei 2011

Promosi Marketing Menipu Pelanggan di Ultah Telkomsel ke-16

Ultah 16 Tahun Telkomsel
Masih hangat dan segar dalam pelupuk mata saya bagaimana meriahnya pesta pertunjukan musik akbar Konser 16 Tahun Telkomsel hari Sabtu 28 Mei 2011 kemarin. Gemerlap perayaan akbar ulang tahun Telkomsel yang ke-16 yang bertajuk “Konser 16 Tahun Paling Indonesia”, yang menampilkan banyak musisi Indonesia dan disiarkan on air langsung melalui stasiun Trans TV dan Trans 7 sungguh sangat meriah. Sampai-sampai di timeline Twitter saya bergetar karena saking banyaknya teman saya yang update status penuh hashtag mengabarkan acara tersebut. Baca liputannya di blog Mas Giewahyudi kalau Anda ingin tahu bagaimana meriahnya.

Di luar hingar bingar pesta ulang tahun itu, ironisnya ada sebuah kejadian tidak menyenangkan yang telah dilakukan oleh marketing pihak Telkomsel kepada teman saya. Telkomsel menipu pelanggan dengan SMS Marketing menyesatkan justru di hari ulang tahunnya.

Saya heran mengapa seringkali promosi marketing dari korporat selalu berujung mengecewakan pelanggan karena penggunaaan bahasa marketing yang menjebak, yang tentu saja ujungnya pasti membuat pelanggan kecewa. Salah satunya contoh kasus yang dialami oleh teman saya tersebut.

Kok bisa? Ya, ceritanya diawali dari sebuah SMS marketing, tepatnya SMS berisi sebuah undangan yang dikirim oleh Telkomsel. Isinya, maaf SMS-nya sudah terhapus sehingga tidak bisa saya kutip di sini. Inti pesannya adalah dalam rangka ulang tahun yang ke-16 Telkomsel menggelar acara gratis upgrade sistem operasi (OS) BlackBerry serta bagi-bagi gift menarik kepada pelanggannya. Bagi pelanggan yang terima SMS dipersilahkan datang untuk memenuhi undangan Telkomsel ke kantor Grapari Telkomsel Yogyakarta pada hari Sabtu 28 Mei 2011 mulai pukul 08:00 WIB dengan menunjukkan bukti SMS tersebut kepada Telkomsel.

Sekitar pukul 09:00 Wib pada hari H yang telah dijanjikan teman saya datang ke Grapari Yogyakarta. Singkat cerita, teman saya kemudian sangat kecewa sekali setelah mengantri lama akhirnya mendapati kenyataan kalau gratis upgrade OS BlackBerry tersebut ternyata hanya terbatas pada 50 orang pelanggan pertama yang datang mendaftar. Dan gift yang dijanjikan di SMS tersebut juga sama, hanya terbatas pada 16 orang pendaftar pertama.

Teman saya dan beberapa pelanggan lain yang merasa dibohongi akibat terima SMS undangan itu karena sudah jauh-jauh meluangkan waktu untuk datang ke Grapari mendapat perlakuan seperti itu tak urung ngomel-ngomel semuanya, ngedumel karena merasa sudah diapusi (dibohongi) oleh Telkomsel. Dibohongi dengan SMS marketing yang menyesatkan. Bagaimana tidak, karena Telkomsel di SMS Broadcast-nya samasekali tidak menjelaskan kalau ada syarat dan ketentuan berlaku seperti itu bahwa tawaran menarik itu dibatasi hanya buat beberapa pelanggan saja.

Ya, akhirnya, mungkin karena banyak yang complain pihak Grapari Telkomsel kemudian memberikan voucher discount 50% untuk upgrade OS BlackBerry ke counter BB Corner mitra Telkomsel. (*** Update [31/05/2011]: Akhirnya pihak Telkomsel merubah keputusannya dengan menggratiskan biaya upgradenya)

Pesan saya di akhir tulisan ini: Semoga posting ini dibaca oleh salah satu management Telkomsel sehingga kejadian marketing serupa yang menyesatkan pelanggan tersebut tak pernah terulang lagi di masa yang akan datang. Dan buat para korporat lainnya berhati-hatilah dalam memberikan promosi marketing kepada pelanggan Anda agar kejadian seperti di Telkomsel ini tidak pernah terjadi pada perusahaan Anda.


Bookmark and Share

45 komentar:

  1. Nah, itu dia, namanya juga marketing, susah dah. Makanya saya tidak menggunakan gadget dan layanan yang tidak saya perlukan :).

    BalasHapus
  2. Saya suka sekali tulisan ini, Mas Joko membuktikan bahwa Blogvetorial tidak melemahkan sebagai blogger kritis, dan berani berkata, bahwa yang baik memang baik dan yang jelek memang jelek, Saya juga pernah nerima sms ini sebagai pelanggan telkomsel, tapi untung BB saya udah saya update sendiri, hihihihihi.. aman deh dari #Iklan menyesatkan :D

    BalasHapus
  3. Cahya:
    Ya, Mas bahasa marketing memang begitu. Untungnya saya tak mendapatkan SMS itu sehingga tidak termasuk yang kecele. :)

    MisterXWebz:
    Lha, gimana, Mas Didik? Intinya saya, kan hanya menuliskan apa yang terjadi. Kritik pun juga harus saya dilakukan, yang penting tak mengada-ada saya, dan membangun tentunya. Sama seperti review saya juga harus jujur sesuai pengalaman memakai. Ini dua hal yang mestinya harus bisa berdampingan mesra di blog dalam koridornya masing-masing. Advertorial, ya advertorial, kritik ya kritik. Betul?

    BalasHapus
  4. sms promo yang biasanya saya terima jarang saya tindaklanjuti mas, untuk Telkomsel mungkin kritik saya adalah sinyal HSDPA di Kasongan lemah, hehe

    BalasHapus
  5. Pernah juga saya mengalami hal serupa, diluar konteks ulang tahun telkomsel. Dulu, saya dapat SMS promosi kalau bicara beberapa menit gratis sekian menit, dalam hari yang sama. Ketika saya cek, bonus itu tak saya dapatkan. Saya pun tanya ke operator, meski hasilnya adalah percuma, tak ada bonus di hari itu.

    Yang lebih membuat saya bingung, ketika pernah saya dapat SMS pengaktifan berlangganan berita, padahal saya tidk pernah merasa mendaftar, setelah saya komplain ke operator akhirnya layanan tersebut di non aktifkan.

    Itu hanya beberapa pengalaman, tapi tak membuat saya lantas berpindah operator seluler, saya masih setia dengan telkomsel. Karena saya pikir, (mungkin) bukan hanya telkomsel, operator yang lain bisa saja juga demikian. Jadi, nikmati saja (meski terkadang dibuat kecewa), dan berharap telkomsel semakin baik dalam pelayanan.
    Terimakasih :)

    BalasHapus
  6. Saya kemarin juga diajak teman untuk ke grapari upgrade OS bonus Kaos, tapi saya ngga mau karena eman eman kalau BB saya yg sudah saya oprek di install default OS

    Link ini sudah saya BBM kan ke manager telkomsel jateng diy pak.

    Semoga mereka membacanya

    BalasHapus
  7. ya saya setuju itu mas, oh ya kalo temen mas belum update OS BBnya mampir aja ke blog aku mas ada posting cara update OS BB kok, ahihihihi, advetorial ah ... :D

    BalasHapus
  8. Asyik Ga Asyik, Kalo ga bohong ga asyik :) - Jgnkan Telkomsel, bapak2 kita yang di gedung bundar, Kalo Ga bohong jg ga asyik. - Sesuai dgn jinggle akhir iklan bunyinya "Dari telkomslet"

    BalasHapus
  9. Sebaiknya juga harus dipelajari, setiap promo ada peraturannya sendiri-sendiri, Pak.

    Sebaiknya tidak hanya terpaku pada layar SMS karena SMS itu kan teks-nya terbatas sedangkan konteksnya mungkin lebih luas..

    BalasHapus
  10. Terimakasih Pak Joko Sutarto yg sudah mem-posting artikel ini, sangat bermanfaat buat kami dalam memperbaiki baik cara sosialisasi (promo) ataupun program2 yang akan dijalankan oleh Telkomsel kedepannya. Saya mewakili Manajemen Telkomsel mohon maaf atas ketidaknyamanan yg telah dialami para pelanggan pada saat TselBB Clinic beberapa hari lalu. Semua masukan dan saran dari pelanggan melalui media apapun sangat kami perhatikan termasuk yang ada di Blog ini, sekali lagi terimakasih buat semua yg telah berkenan meluangkan waktu memberi saran dan masukan buat Telkomsel.

    Salam Hormat,
    Sri A. Yusmeniwati
    Manager Corporate Communications PT Telkomsel Area Jawa Bali
    Sri A. Yusmeniwati

    BalasHapus
  11. @ Sri Ambar Yusmeniwati: Bagaimana dengan waktu pelanggan Anda yang terbuang?

    Apa bisa tergantikan hanya dengan maaf?

    Apakah pernyataan maaf ini akan dipublikasikan secara terbuka (misal melalui surat pembaca koran terkemuka) atau hanya lewat cara mudah seperti komentar di blog saja? Komentar ini tidak bisa dikatakan permintaan maaf resmi dari Telkomsel, lebih terasa sebagai pernyataan personal saja.

    Boleh tahu, atas dasar apa perusahaan Anda melakukan promosi yang menjebak seperti ini? Bisa jadi ini bukan kasus pertama. ;)

    BalasHapus
  12. saya sudah 5 tahun pake telkomsel, disamping itu menggunakan kartu dari tiga provider lainnya.. tetap telkomsel yang saya pilih lebih utama karena meskipun sempat dikecewakan beberapa kali, provider lainnya juga tak kalah mengecewakan, jadi saya masih setia deh...

    BalasHapus
  13. waah saya sama kaya mas tony, sms2 promo tidak pernah saya tanggapi. kadang bahasanya memang terkesan seolah2 kita yang menang.

    hmmm...ko kartu apapun sekarang kayanya ga ada yang bisa dipercaya begitu saja ya?

    BalasHapus
  14. Mumpung ada post ini, dan mumpung ada pihak dari Telkomsel yang ikut membacanya, saya juga ingin menyatakan keheranan saya.

    Para provider di Indonesia memang seperti menjadikan pengiriman SMS sampah itu sebagai bagian kerja mereka. Saya menyebutnya SMS sampah, karena SMS-SMS itu benar-benar mengganggu, menjengkelkan, sekaligus tidak pernah memberikan manfaat--setidaknya saya belum pernah merasa mendapatkan manfaat apa pun dari SMS-SMS yang terus dikirim tanpa saya minta itu.

    Lebih dari itu, SMS-SMS yang datang tanpa diundang itu memang terkesan menjebak (tidak sekadar beriklan secara terang-terangan). Akibatnya, pelanggan yang tidak tahu, atau penasaran, terjebak pada iklan tersebut, dan kemudian merasa dirugikan di belakangnya.

    Meski begitu, saya ingin mengakui, bahwa Telkomsel adalah provider paling "baik" dalam hal ini, dalam arti paling jarang mengirimkan sampah pada pelanggannya. Saya sudah menggunakan kartu Simpati sejak 2001, dan alasan terbesarnya karena hal tersebut. Karenanya pula, saya berharap, di waktu mendatang Telkomsel lebih mampu menahan diri untuk tidak mengirim SMS sampah yang mengganggu pelanggannya.

    BalasHapus
  15. mas-tony:
    Saya juga lebih banyak langsung delete, Mas. Jarang juga yang saya tanggapi. Kasongan padahal daerah wisata kerajinan, ya Mas? Semoga kritiknya di diperhatikan orang Telkomsel, Mas.

    Sukadi:
    Promosi bicara beberapa menit gratis sekian menit kayaknya memang sering mampir ke kartu Halo, Mas. Saya juga sering di-SMS Telkomsel promo seperti itu. Namun belum pernah dirugikan. Waktu saya cek benar dapat bonus beneran.

    Jujur, sebagai pelanggan saya pun juga begitu. Meski beberapa kali dikecewakan tapi secara overall Telkomsel masih layak menjadi patner saya berkomunikasi. Ya, kalaupun dikecewakan sesekali kita masih bisa mengadu komplin, kok. Dan selama ini setiap saya komplin selalu ditanggapi. Ada solusi.

    jarwadi:
    Terima kasih banyak, Mas Jarwadi atas bantuannya. Alhamdulillah akhirnya masalahnya selesai. Telkomsel tidak hanya beri voucher discount 50% tapi akhirnya menggratiskan biaya upgrade OS-nya. Siang tadi saya mengantar teman saya ke BB Corner di Gejayan. Mereka melayani kami dengan sangat baik dan ramah.

    MisterXWebz:
    Saya dulu upgrade pakai tutorial dari blog Mas Didik dan berhasil. Namun kalau untuk mengupgrade punya orang saya masih belum berani, Mas. Takut gagal terus rusak BB-nya. Kemarin karena punya sendiri jadi tanpa beban.

    Akhirnya siang tadi sudah diupgrade, Mas ke BB Corner mitra Telkomsel. Gratis.

    Telkomslet:
    Apakah itu alasannya sehingga sampai sekarang Mas Lintang tetap setia dengan Indosat? Saya jadi mahal, nih Mas kalau nelpon kalau beda operator. :)

    giewahyudi:
    Perusahaan tempat saya bekerja juga sering kirim SMS Broadcast ke pelanggan, Mas. Kalau saya memposisikan diri sebagai orang korporat, saya akan bilang informasi yang tak jelas itu rawan masalah. Jika kita tidak mau membuang-buang waktu produktif kita dengan menangani masalah yang sebetulnya bisa dieliminir dengan memberikan informasi yang jelas mengapa itu tidak kita lakukan. Kecuali kalau kita lebih senang dikomplin ya monggo jika milih begitu.

    Tetapi kalau saya memposisikan sebagai pelanggan (konsumen) saya juga akan bersikap sama seperti kata-kata Mas Gie, berhati-hati. Karena bahasa marketing suka tak jelas dan cenderung menjebak jadi perlu diperjelas dengan nelpon dulu kalau memang kita tertarik dengan promonya daripada kecewa.

    Sri Ambar Yusmeniwati:
    Sama-sama, Bu. Saya juga berterima kasih kepada Ibu karena sudah berkenan mampir dan menanggapi tulisan saya ini. Ini suatu kehormatan buat saya.

    Siang tadi akhirnya kami (saya dan teman saya) ke BB Corner mitra Telkomsel di Gejayan Jogja sesuai arahan Grapari. Dan kami sudah dilayani dengan sangat baik disana bahkan biaya upgrade yang awalnya perlu bayar 50% akhirnya digratiskan. Saya pikir Telkomsel sudah menebusnya dengan memberikan apa yang menjadi hak kami sesuai janji yang ada dalam SMS Telkomsel itu.

    Terima kasih, Bu dan sebagai pelanggan Telkomsel saya berharap hal-hal seperti ini tak terulang lagi di masa yang akan datang.

    BalasHapus
  16. Jeprie:
    Mas Jeprie, terima kasih atas pembelaannya buat saya dalam kasus ini. Siang tadi akhirnya masalahnya sudah diselesaikan oleh Telkomsel. Telkomsel akhirnya menggratiskan biaya upgrade OS-nya. Saya pikir Telkomsel sudah menebus kesalahannya jadi saya berharap masalah ini tak diperpanjang lagi, khususnya yang dengan saya.

    honeylizious:
    Gitu, ya? Ternyata operator lain juga sama saja, suka ada masalah. Kebetulan saya hanya pakai Telkomsel.

    Huda Tula:
    Kalau SMS2 promo saya juga jarang nanggapi, Mas. Karena isinya rata-rata menguras pulsa semua. Kuis!

    Hoeda Manis:
    SMS Spam memang amat mengganggu, Mas. Dan ironisnya benar pihak operator yang paling sering mengirimnya. Gara-gara SMS mengganggu seperti itu saya terpaksa memfilter SMS masuk ke inbox ponsel saya sehingga SMS seperti itu pasti terjerat tidak akan mengganggu saya. Saya pakai aplikasi SMS Spam Manager untuk filter SMS.

    Tapi itu bagi yang ngerti atau yang HP-nya sudah support dengan aplikasi itu. Jika tidak, tidak bisa ditolak sehingga seyogyanya kendalinya ada di sisi operatornya. Operator harus bisa memberikan pilihan kepada pelanggan untuk tidak menerima SMS seperti itu.

    Ya, mumpung di posting ini ada orang management Telkomsel semoga keluhan Mas Hoeda ditanggapi dan mendapat respond positif dari Telkomsel.

    BalasHapus
  17. Salut buat Pak Joko yang sudah berani menuliskan fakta memalukan ini. Sebagai operator besar yang sudah begitu ternama, harusnya pihak Marketing Telkomsel lebih jujur lagi dalam menuliskan promo layanan mereka.

    Saya tak habis pikir juga, kenapa brand sebesar Telkomsel tak memikirkan dampak marketing yang cenderung menipu seperti itu.

    Sekarang memang sudah begitu banyak SMS marketing yang beriming-iming hadiah. Bahkan berbau perjudian. Hati-hatilah para pelanggan. Sebaiknya jangan pedulikan SMS yang menawarkan hadiah dengan menyuruh berlangganan ke nomor tertentu lewak mengetik REG [spasi] bla bla bla.

    BalasHapus
  18. Oya, satu lagi marketing yang cenderung menipu calon pelanggan, yaitu promo mengenai Telkomsel Flash Unlimited yang punya masa aktif 30 hari (dengan tarif 50 ribu rupiah). Nyatanya, cuma 14 hari aja tuh! Bahkan sepertinya tidak untuk semua kartu baru ketika dibeli pada masa yang dijanjikan. Jadi, hanya untuk nomor tertentu saja.

    Beberapa teman saya (termasuk saya) juga merasa tertipu iklan/marketing tersebut. Saya bela-belain beli kartu/nomor perdana Flash pada masa promonya (yang punya masa aktif 30 hari seperti yang dikatakan dalam iklan). Tapi nyatanya, masa aktifnya tetap saja 14 hari :(

    Mohon penjelasan dari pihak marketing Telkomsel.

    BalasHapus
  19. Membaca komentar Mas Iskandaria di atas, saya jadi teringat pada kasus serupa yang juga menjadi tanda tanya saya selama ini.

    Kebetulan saya juga pengguna "Midnight Flash Unlimited yang punya masa aktif 30 hari (dengan tarif 50 ribu rupiah)". Paket tersebut memberikan kuota sebesar 4 GB, dengan kecepatan max 2 Mbps. (Keterangan ini juga terdapat di web resmi Telkomsel).

    Mengenai kecepatan yang tidak sesuai janji, saya bisa memaklumi, karena mungkin hal tersebut disebabkan karena lokasi saya. Tapi mengenai jumlah kuota yang tidak pernah sebesar itu (4 GB), saya benar-benar tak habis pikir.

    Setiap kali saya baru mengaktifkan paket tersebut (yang artinya kuota yang saya miliki masih utuh), dan mencoba mengecek jumlah kuota, jawaban yang datang SELALU, "Maaf, sistem kami sedang sibuk. Coba lain kali." Hal ini terus-menerus terjadi, seolah Telkomsel tidak mau menyebutkan jumlah kuota yang telah menjadi hak saya (yang telah saya bayar tersebut).

    Kemudian, setelah saya menggunakannya untuk men-download, lalu mengecek sisa kuota yang ada, jumlahnya tidak pernah match. Misalnya, saya men-download data sejumlah 200 MB, tapi disebutkan bahwa sisa kuota saya tinggal 3400 MB. Lalu kemana sisa yang 400 MB lainnya? Hal aneh ini telah terjadi berulang-ulang kali, sehingga saya yakin bukan saya yang salah hitung, tapi memang ada yang tidak beres dalam jumlah kuota tersebut. Maksud saya, meski Telkomsel dengan jelas menjanjikan akan memberikan jumlah kuota 4 GB, tapi kenyataannya selalu kurang dari itu.

    Untuk Mas Iskandaria atau teman lain yang juga menggunakan paket di atas, coba cek kuota Anda, begitu Anda mengaktifkan paket tersebut (sebelum Anda menggunakannya). Jika jawaban dari Telkomsel datang dan menyebutkan jumlah kuota Anda sesuai janji, berarti kasus yang saya alami hanya kasuistis. Tapi jika Anda ternyata juga mengalami hal serupa, maka Telkomsel sepertinya perlu memberikan penjelasan.

    BalasHapus
  20. Terang-terangan saya sudah antipati sama SMS marketing yang kerap dikirim oleh provider/operator GSM, Dulu saya pelanggan pasca bayar "Halo" kecewa gprs sering on sendiri padahal disetting inactive? turun ke Simpati pernah dikecewakan juga dengan telemarketing model SMS, yang isinya didominasi dengan jebakan? apalagi penawaran i-ring capek delete-nya..?

    BalasHapus
  21. Aiih kacau amat itu telkomsel. Bisa2 pelanggan pada kabur tuh >.<

    BalasHapus
  22. begitulah kalau orang dagang, promosinya ga tulus

    BalasHapus
  23. Seluruh operator selalu menggunaka rayuan marketing yang sedikit banyak bisa mengelabuhi pelanggan ya mas.. tapi ya mending sedikit acuh saja lah ketimbang harus mempercayai setiap apa yang di katakan operator :D

    BalasHapus
  24. Mas Hoeda,

    Sepertinya pengalaman kita sama. Saya sudah 3 kali mencoba paket malam Flash (FUN NIGHT). Awal mencobanya, kuota yang dijanjikan memang sesuai (4 GB). Tapi setelah pemakaian kedua dan ketiga, sepertinya kuotanya nggak sampai 4 GB. Masak baru mendownload beberapa ratus MB saja, kuotanya sudah hampir mendekati limit.

    Apakah memang sengaja 'disunat' ketika pelanggan mengaktifkan layanan FUN NIGHT untuk yang kedua kali dan seterusnya? Jadi, cuma bagus dan benar di awal pengaktifan saja! Masalah kecepatannya sih memang sesuai dengan yang dijanjikan. Benar-benar WUUZ alias kenceng banget (sampai ratusan KBps atau setara hampir 2 Mbps).

    BalasHapus
  25. Oya, tentang keterangan sistem lagi sibuk saat coba meminta informasi kuota (via SMS), beberapa kali saya juga mengalaminya. Tapi tidak selamanya begitu kok. Alias hanya terjadi pada saat tertentu saja.

    BalasHapus
  26. iskandaria:
    #Terima kasih, Mas Is. Saya juga terpaksa menulisnya karena teman saya itu cerita ke saya sangat kecewa dengan Telkomsel. Merasa ditipu. Saya kalau ada SMS begituan (REG) langsung tak delete.

    #Kalau yang paket Telkomsel Flash Unlimited prabayar itu kebetulan saya belum mencobanya sebab saya sudah pakai kartu Halo sehingga belum tahu saya kalau ada seperti itu kejadiannya. Ya, semoga Telkomsel mendengarkan keluhan kita. Mumpung ikut nimbrung disini.

    #Tak menyangka yang komen disini banyak yang pakai Flash. :)

    Hoeda Manis:
    Saya kebetulan pakai Flash Unlimited kartu Halo dan simPATI gratis internet berjam-jam, Mas jadi tidak mengalami kejadian seperti yang Mas Hoeda alami. Coba aja dilog (catat) pakai BitMeter atau lewat log byte yang ada di modemnya dan di-printscreen sehingga bisa jadi bukti buat complain ke Telkomsel, Mas.

    Agus:
    Mas Agus malah pengalamannya lebih mengecewakan lagi. Terima kasih, Mas sudah bagi pengalamannya disini. Mumpung ada orang Telkomsel disini. Semoga ini jadi masukan postif buat Telkomsel.

    iam:
    Iya, Mas. Tapi untungnya kemarin Telkomsel segera handling complainnya dan akhirnya menggratiskan biaya upgrade OS BB-nya.

    r10:
    Bener, Mas. Tapi sebaiknya ya jangan gitu, betul?

    sibair:
    Mungkin sudah pakemnya bahasa marketing kali, ya harus begitu. Kalau saya,sih selalu pikir 2X kalau mau menerima tawaran2 marketing via SMS seperti itu. Takutnya tak sesuai iklannya, menjebak.

    BalasHapus
  27. Sudah saatnya si operator GSM ini bisa faham dan mengerti baik apa yang diinginkan oleh para pelanggan-nya dan melakukan langkah nyata eradikasi potensi-potensi dan kasus penipuan via SMS macam begini, jika tidak strategi promosi via SMS ini hanya kaan jadi percuma dan menjadi blunder marketing mereka..

    BalasHapus
  28. Mengecewakan, syukuri aja apa yang terjadi, mungkin ada hikmahnya, tapi memang mengecewakan dan membuat kesal, tidak ada yang sampoerna di dunia.. bukan begitu ?

    BalasHapus
  29. Banyak kesimpang siuran informasi sehingga banyak orang yang salah paham, tanpa bermaksud mendiskreditkan operator tertentu saya pun pernah menulis di sini http://www.sukadi.net/2011/01/operator-seluler-yang-semakin-ngawur.html
    Ini adalah uraian dari apa yang saya ungkapkan diatas.

    Kritik itu bukan berarti menjelekkan dan menjatuhkan brand tertentu, justru dengan kritik itulah saya menganggap bahwa saya benar-benar merasa "cinta" pada produk tersebut :)

    BalasHapus
  30. Ksatrio Wojo Ireng:
    Betul sekali, Pak. Saat ini tingkat kepercayaan pelanggan makin rendah terhadap tawaran marketing lewat SMS. Operator seharusnya tanggap dan mulai merubah pola (strategi) marketingnya.

    obinhut:
    Betul, Mas. Ya kita akhirnya bisa memetik dari kejadian ini agar kedepan tidak sampai terulang lagi.

    Sukadi:
    Saya termasuk yang punya anggapan begitu, Mas. Kritik yang konstruktif itu adalah bentuk kepedulian kita sebagai pelanggan. Perusahaan rata-rata akan berterima kasih jika mendapat kritik/saran dari pelanggannya.

    Terima kasih, Mas untuk tambahan link opininya

    BalasHapus
  31. @ iskandria:
    quoting:
    -- Telkomsel Flash Unlimited yang punya masa aktif 30 hari (dengan tarif 50 ribu rupiah). Nyatanya, cuma 14 hari aja tuh! --

    Terima kasih atas feedbacknya, mohon maaf jika layanan kami masih jauh dari sempurna. feedback dari pelanggan setia seperti ini lah yang memperkaya dan memotivasi agar kami meningkatkan kualitas layanan kami.

    Sekedar menginformasikan bahwa skema TELKOMSEL Flash Unlimited nominal Rp 50ribu dengan masa aktif 30 hari hanya berlaku untuk kartu perdana flash unlimited (prepaid).

    Pada kartu prepaid (simPATI/kartuAs biasa) juga bisa menggunakan Flash unlimited Rp 50rb, namun masa aktifnya hanya 14 hari, seperti yang dirasakan oleh sdr iskandria.
    silahkan dicoba, pada menu *363# selain disebutkan nominasi-nya, disebutkan juga masa aktifnya. Jadi tidak ada sedikitpun niatan kami untuk 'menipu' pelanggan. :)

    untuk flash midnight, tidak ada penurunan kuota. mungkin yang sdr rasakan adalah dampak dari banyak pengguna pada wilayah tsb, karena bandwidth yang bisa kami berikan bersifat sharing, sesuai dengan banyak pelanggan yang akses melalui BTS/site tersebut.

    Demikian, semoga bermanfaat dan cukup mencerahkan.


    Aditya Vendy Pradana
    Telkomsel Marketing Area Jawa Bali

    BalasHapus
  32. Dear Pak Joko & Pelanggan Setia Telkomsel, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih atas masukan, kritikan dan saran atas produk dan layanan kami. Memang betul rasanya tidak cukup kalau kami hanya mohon maaf, yang pasti dg adanya masukan2 dari pelanggan, itu kami jadikan evaluasi terus menerus untuk peningkatan pelayanan kami. Untuk itu saya juga ajak rekan2 saya ( dari beberapa departemen ) untuk bisa langsung membaca keluhan2 pelanggan yg sudah experience dg produk kami namun masih belum sesuai yg kami tawarkan. Sehingga kami bisa memperbaiki secepatnya . Telkomsel dalam berpromosi juga sangat hati - hati, karena kami tidak mau berbohong sama sekali. Itu bisa dilihat di billboard2 kenapa tulisannya banyak sekali, karena kami ingin para pelanggan dan calon pelanggan tahu betul mengenai produk tsb sebelum menggunakannya. Dan mengenai SMS Spam/promosi, jika itu bukan bertuliskan TELKOMSEL (kdg2 juga masih ada yg menyalahgunakan dg menuliskan TELKOMSEL, tlg cek sms centernya), terutama yg menggunakan nomor2 panjang itu sama sekali bukan resmi dari Telkomsel. Ibaratnya kalo membeli nomor Telkomsel spt beli pisau, yg kegunaannya tergantung dari para pembelinya, pisau bisa digunakan untuk memasak, pisau juga bisa digunakan untuk membunuh orang. Sama spt SMS, setiap orang yg memiliki pulsa/bonus SMS di nomornya bisa mengirimkan SMS dg content diluar tanggung jawab operator. Yang bisa kami lakukan saat ini adalah campaign dan mengedukasi kepada masyarakat agar hati - hati dg SMS Spam. Aplikasi yg digunakan Pak Joko juga bisa sebagai alternatif untuk memfilter SMS2 tsb

    Demikian penjelasan kami, banyak terimakasih buat Pak Joko yg telah berkenan memediasi melalui Blog beliau ini. Semoga Blog ini semakin ramai dikunjungi dan kita bisa terus berdiskusi yg bermanfaat

    Note : Menindak lanjuti respon pelanggan yg sangat tinggi akan layanan upgrade OS di Solo dan Yogya, inshaAllah hari Sabtu pk 09.00 - 16.00 tgl 11 Juni 2011, Telkomsel membuka kembali layanan upgrade OS lagi dg batasan sementara ini 30 orang, dapat mendaftar melalui SMS ke 3934 (gratis). Untuk keyword SMS nya besok akan kami update lagi.

    Salam Hormat,
    Sri A. Yusmeniwati

    BalasHapus
  33. Dear Pak Joko Sutarto & Pelanggan Setia Telkomsel, kami undang di acara Mini Gathering (semacam kopi darat, ajang silaturahmi) TselBB Joglo (Jogya Solo) di Merapi Resto pk 18.30 wib

    Note : Bagi pelanggan setia Telkomsel yg mau daftar untuk upgrade OS di Grapari Solo dan Yogya, bisa kirim SMS (gratis) ke 3934 dg keyword : BBSOLO atau BBYOGYA

    Semoga Bermanfaat

    Terimakasih Pak Joko atas ijin postingnya disini

    Salam Hormat,
    Sri A. Yusmeniwati

    BalasHapus
  34. Aditya Vendy Pradana:
    Terima kasih, Pak Aditya untuk tanggapannya yang sudah menjawab pertanyaan Mas Iskandaria. :)

    Sri Ambar Yusmeniwati :
    Sama-sama, Bu Sri. Terima kasih banyak atas info dan tawaran menariknya buat saya dan pengunjung blog ini.

    Untuk undangan gateringnya, insyaAlloh jika tidak berhalangan saya akan hadir, Bu. Nanti saya akan konfirmasi kepastian kehadiran saya melalui Bu Lusi. Thanks

    BalasHapus
  35. Sepertinya bukan hanya telkomsel yang begitu bro, yang lainnya juga begitu... Inilah salah satu sisi negatif marketing di Indonesia

    BalasHapus
  36. bro eser:
    Saya kebetulan hanya pengguna Telkomsel saja, Bro. Belum mengalaminya sendiri bagaimana di operator lain. Dari cerita beberapa teman-teman katanya, sih gitu.

    BalasHapus
  37. Aditya Vendy Pradana - Pihak Marketing Telkomsel

    Tentang keluhan masa aktif Telkomsel Flash yang cuma 14 hari, yang saya beli waktu itu adalah kartu perdana Flash Unlimited yang seharga 50 ribu rupiah (bukan Simpati atau As). Itu saya beli pada masa promonya. Tapi tetap saja masa aktifnya cuma 14 hari. Bukan 30 hari seperti yang diiklankan.

    Jadi, memang terkesan menipu. Padahal saya beli secara langsung di grapari. Namun anehnya, pihak sales counter-nya malah tidak tahu ada promo terbaru Flash Unlimited 30 hari (untuk paket 50 ribu). Pas saya tanya masa aktif kartu perdana Flash Unlimitednya, katanya 14 hari.

    Karena tak mau ribut dan banyak berdebat, saya diam saja dan akhirnya tetap membeli kartu perdana Flash tersebut.

    Mohon agar hal ini bisa dijadikan pelajaran bagi marketing produk Telkomsel ke depannya.

    BalasHapus
  38. Para operator seluler memang sering bgt menyembunyikan syarat dan ketentuan untuk mengelabui pelanggannya.

    BalasHapus
  39. saya pengguna paket "Midnight Flash Unlimited" sekarang kuota untuk yg paket 50 rbu dapat 8 gb selama 30 hari . pada saat pertama pakai saya sangat puas dengan pelayanan yg diberikan telkomsel download kencang sampai 2 mbps , dan setelah saya pakai selama 3 hari kecepatan aksesnya ... kok malah lola( lemot ) jd 64 kbps padahal sisa kuota saya cek masih 5202 Mb . tolong penjelasan nya ... dan terima kasih buat yg sdh buat forum ini.

    BalasHapus
  40. Tongkonanku:
    Itulah sebagai pelanggan kita tetap harus jeli membaca itu, Mas. Betul?

    Anonim:
    Terima kasih komennya. Saya kebetulan tidak pernah menggunakan paket midnight itu jadi tidak bisa sharing pengalamannya. Oke, mungkin kapan-kapan saya juga harus mencobanya. Nanti akan saya share disini

    BalasHapus
  41. Saran saya hanya satu...jangan pernah tertarik dengan promosi apapun namanya apalagi yang berbentuk sms karena bahasa marketing adalah bahasa singkat yang penuh dengan rayuan gombal dan setelah korbannya merasa terjebak barulah mereka sibuk menjelaskan secara mendetail sambil minta-minta maaf. Saya sampai saat ini setiap kali menerima sms promosi langsung menghapusnya. Yang paling menjengkelkan adalah promosi dalam bentuk PopScreen yang membuat lampu hp menyala. Baterai jadi cepat habis energi listriknya dan terbuang sia-sia hanya untuk menampilkan promosi PopScreen. kalau ada yang berniat membuat Gerakan Anti PopScreen, saya pribadi 100% akan mendukungnya

    BalasHapus
  42. ane dari dulu udah pesimis duluan ama info-info dari pihak telekomunikasi kek gitu. apapun promonya kagak bakalan ane ikutin, karena aku udah menduga bahwa itu pasti ada maksud lainnya.
    jaman sekarang trik marketing emang semakin kotor, jarang banget yang berjalan sesuai etika sosial yang baik.

    BalasHapus
  43. Gak cuma telkomsel, emang sebagian besar orang Indonesia sebenarnya doyan menyenangkan orang lain, walaupun dengan kata2 yg tidak sesuai fakta, terus kalo sudah terjadi kesalahpahaman, otoritas penengah dan penegak hukum juga tidak berani tegas.Yaa jadinya beginilah... selamat datang di tanah nusantara yang penuh basa basi basi.

    BalasHapus
  44. Telkomsel nipu? Soalnya bilangnya 50rb utk 30 hari pemakaian, kalo pake perdana flas unlimited setelah 10 februari 2011. Ternyata tetep aja 14 hari udah putus gimana nih mas.

    BalasHapus
  45. kalo kurang terbuka memang begitu akibatnya.

    BalasHapus