Rabu, 31 Maret 2010

Kuburan Dunia Maya

GraveKalau Anda disuruh memilih enakan mana? Lari Maraton? Lari Cepat? Ataukah lari-lari kecil, yang penting alon-alon asal klakon , maaf kalau Anda bukan orang Jawa, maksudnya adalah jalan pelan-pelan tapi yang penting tetap nyampek di tujuan?

Jika Anda pernah membaca bukunya Mas Wicak atau di dunia blogosphere lebih terkenal dengan nama Ndoro Kakung, dalam bukunya "Ngeblog Dengan Hati", ngeblog bisa diibaratkan seperti lari Maraton, bahkan katanya bisa lebih jauh dari itu. Bukan seperti Lari Cepat, begitu pluit dibunyikan Anda langsung tancap gas berlari sekencang-kencangnya berusaha untuk mencapai Finish duluan, selesai. Bukan!

Saya menulis artikel ini, terus terang karena sedih sebab beberapa sahabat blogger saya ternyata ada yang seperti itu. Ada yang seperti Lari Cepat, rajin sekali update posting, tapi itu dulu, bahkan sehari bisa sampai mencapai 3 posting, sangat rajin sekali. Tapi sekarang, sepertinya dia sudah mencapai finish sehingga tidak pernah update posting lagi. Alias sudah berhenti ngeblog.

Ngeblog memang tidak seperti pekerjaan lainnya. Selama Anda tidak benar-benar menjalankan sesuai dengan hati Anda, tidak dengan passion, biasanya yang sering dan sering terjadi ya seperti itu. Tiba-tiba berhenti ngeblog di tengah jalan tanpa sebab. Tanpa ada alasan yang jelas. Dan biasanya lagi, kalau motivasi ngeblognya memang hanya untuk Make Money Online, selagi pendapatan masih terus mengalir dari blognya, biasanya ngeblog akan tetap semangat alias jalan terus. Tetapi bila uang yang dia harap sudah tidak mengalir lagi dari blognya, maka berhentilah dia ngeblog.

Jika Anda kebetulan seorang blogger, harapan saya semoga Anda dan saya juga bukan termasuk yang seperti itu. Karena kalau tidak, saya prihatin! Kuburan Dunia Maya akan bertambah banyak. Blog-blog yang dulu ramai, rajin sekali diupdate dan dimoderasi komentarnya oleh bloggernya akhirnya ditinggal begitu saja dan akhirnya tak ada bedanya dengan Kuburan Dunia Maya.

Makanya, jujur saya sangat menghargai blog yang berbayar, terlebih yang sudah pakai hosting sendiri dan berbayar daripada blog gratisan yang mengekor atau menjadi subdomain di blogspot atau wordpress. Mengapa? Maaf, bukan saya kurang menghargai jenis blog yang gratis seperti itu. Karena prakteknya ada juga blogger yang serius ngeblog tapi masih tetap menggunakan blog gratis. Tetapi fakta yang lebih banyak, saya melihat kalau blog dibuat dengan pilihan berbayar kecenderungannya adalah akan eksis lama di dunia maya sebab bloggernya memang serius ngeblog. Kalau tidak serius mana mungkin dia mengeluarkan uang percuma buat ngeblog? Tentu akan sayang, bukan mengeluarkan uang sia-sia buat bayar dan perpanjangan domain dan hosting tiap tahun. Betul tidak?

Dan ini yang terpenting, kebiasan blogger kebanyakan kalau berhenti ngeblog, kebanyakan ya langsung ditinggal begitu aja. Tidak didelete sehingga akhirnya blognya menjadi Kuburan Dunia Maya. Sedihnya, ujung-ujungnya akhirnya menuh-menuhin dan menjadi sampah di dunia maya. Ya itu tadi karena gratis dan mengekor di blogspot atau wordpress sehingga terhapusnya akan tergantung kapan blogspot atau wordpress melakukan update. Dan mungkin itu butuh waktu lama, tak sebanding dengan penetrasi jumlah blog baru yang terus muncul setiap hari di internet.

Seperti yang pernah dikemukakan oleh Rick Klau, Manager produk Google:

“Dalam dua tahun terakhir saja, jumlah orang yang berkontribusi ke blog telah melonjak lebih dari dua kali lipat, dan setiap detik setiap harinya blog baru dibuat di Blogger.com.”


Anda bisa bayangkan betapa banyaknya blog lahir setiap harinya dan nantinya berpotensi menjadi Kuburan Dunia Maya kalau ujung-ujungnya blog hanya ditelantarkan oleh pemiliknya.

Coba Anda bandingkan dengan blog berbayar, dengan domain dan hosting sendiri. Begitu bloggernya ada niatan berhenti ngeblog maka otomatis perpanjangan domain dan hosting tentu tidak akan dilakukan lagi sehingga otomatis blog akan delete secara otomatis saat masa sewanya habis. Karena proses delete akan dilakukan oleh admin server tempat blog Anda di-hosting.

Akhirnya, sama seperti tulisan saya terdahulu, baca posting Ngeblog, Benarkah Hanya Trend Sesaat? Harapan saya semoga dunia blogosphre Indonesia tetap ramai dan eksis. Dan sahabat-sahabat saya yang kebetulan gairah ngeblognya mengalami masa surut, kembali bersemangat untuk melanjutkan ngeblog lagi. Amin.

Note:
Buat para sahabat blogger saya yang blognya tidak diupdate lebih dari satu bulan lamanya, saya akan tunggu maksimal satu minggu setelah posting ini. Jika dalam batas waktu tersebut blog Anda belum juga di-update maka saya mohon maaf dengan amat terpaksa saya akan delete link blog Anda dari blogroll saya. Karena saya tidak ingin outbond link dari blog ini keluar dengan sia-sia. Dan tawaran persahabatan dari saya tetap terbuka kembali jika suatu saat nanti Anda datang kembali untuk ngeblog. Silahkan Anda Contact saya, maka link Anda akan saya pasang kembali.




Bookmark and Share

13 komentar:

  1. aku pernah membuat blog seperti itu. dulu blogku 10(gila 10. padahal 1 aja nggak keurus). terus dihapus, jarang diupdate, ekspor impor konten, pindah-pindah karena sepi komentar. bener-bener kuburan

    BalasHapus
  2. Benar Mas, saya setuju dengan "Note" di atas karena sekitar 1 minggu yang lalu saya melakukan hal itu (mungkin terlihat "kejam") namun dengan cara baik-baik dan dengan pemberitahuan via email.

    Segera setelah peristiwa tersebut, saya posting artikel mengenai Tukar Link. Artikel basi tapi saya pikir cukup penting. Kenapa ??? karena saya ga mau nyimpan "kuburan maya" di blog saya. He..he..

    Thanks.

    BalasHapus
  3. Terus piye ya ? Kan biar seninya ada blog yang hidup dan ada blog yang mati, lawong kita mati aja blog kita juga ikut mati, hehehe
    Berarti gak ada yang abadi ya.... Salam

    BalasHapus
  4. KAlau menurut saya trend "latah" blog memang sudah lewat. Idiom gak keren kalaiu gak punya blog, sudah berlalu.

    Tapi dengan begitu kini sedang terjadi seleksi alam. Nantinya blogger-blogger hanya akan berisi mereka yang memang doyan nulis (baik serius maupun tidak).

    BalasHapus
  5. Artikel yang menarik sekali.
    'Kuburan' tidak hanya ada di dunia nyata, namun juga ada di dunia maya. Memang tidak mudah menjaga konsistensi dan terus aktif di dunia maya. Kadang bersemangat sekali namun suatu saat dilanda kejenuhan dan down tidak ada greget untuk menulis. Ada banyak latar belakang, motivasi dan tujuan yang melatarbelakangi mereka untuk nge-blog. Trims sharingnya.

    BalasHapus
  6. Saya setuju sekali dengan mas Herdoni. Bahwa memang tidak mudah menjaga konsistensi di dunia blogger. Tapi disaat kita dilanda kejenuhan, sebenarnya ada dua hal yang membuat kita "harus" memposting secara kontinyu, dua hal itu adalah Pembaca blog kita dan para sahabat Blogger.

    BalasHapus
  7. winterwing: Saya juga ada beberapa blog. Memang berat sekali rasanya memaintenance banyak blog sekaligus. Seringnya malah nggak ke urus.

    Yuda: Menyimpan kuburan di blog. Hi...! Takut, Mas. He...2X

    Mas Lintang: Saya juga pernah berpikir seandainya saya mati nanti apakah perlu blog saya diwariskan kepada anak saya.Hi..2X

    bukan detikcom : Proses seleksi alam, mirip dengan teori Darwin. Siapa yang kuat ngeblog akan bertahan. Betul sekali, Mas Gardino.

    Herdoni Wahyono: Semoga kita termasuk yang menjaga konsistensi dan terus aktif di dunia maya, Mas.

    akhpuji: Semoga kita tetap selamnya menjadi sahabat, Mas dan saling mengingatkan dan memberi support di dunia maya

    BalasHapus
  8. memenuhi hardisk saja kalu membuat dan ditinggalkan begitu saja

    BalasHapus
  9. saya alhamdulilah sejak belajar ngeblog langsung pake dot com, karena saya ingin serius di dunia blogging. Dan mudah2an kelak tidak menambahi jumlah kuburan maya.

    BalasHapus
  10. wido: Meski itu hanya hardisk di dunia maya, rasanya kita sebaiknya juga turut peduli.

    Andrik Sugiarto: Saya sudah berkunjung ke blog Mas Andrik dan membaca beberapa artikelnya. Saya lihat Mas Andrik memang tampak serius, tidak ada kesan yang tampak kalau hanya sekedar iseng ngeblog.

    BalasHapus
  11. alhamdulillah,minimal saya sebulan dua kali bisa mengupdate blog saya mas

    BalasHapus
  12. ooo ternyata itu to yang namanya kuburan dunia maya. hehe

    Saya juga sependapat dan sempat juga menuliskan tentang ini tapi engga sedetail artikel di atas.

    karena saya belum masuk dalam daftar blogroll berarti saya aman hehe engga kena delete dan merugikan karena outbond link yang sia2. :D

    BalasHapus
  13. andi sakab:
    Mas Andi, artikel lama, kok masih sempat-sempatnya dibaca dan dikomentari. He2... Ini dulu saya tulis karena saya sedih dan sekaligus prihatin karena banyak sahabat di blogroll saya yang ninggalin blognya. Makanya kini saya paling males kalau harus diajak Tukar Link. Salah satu alasannya ya karena ini.

    BalasHapus