Sabtu, 17 Juli 2010

Tabel Tarif Dasar Listrik (TDL) 2010

Di artikel saya sebelumnya, terkait kenaikan TDL 2010 saya sudah pernah menyinggung tentang adanya 4 Kabar Gembira Dibalik Kenaikan TDL 2010. Dan kabar gembira tersebut bukan isapan jempol belaka, karena sesuai pengumuman resmi dari PLN telah ditetapkan bahwa salah satunya pelanggan listrik dengan daya dibawah 900 VA, terjadi pada semua golongan (sosial, rumah tangga, bisnis, industri dan pemerintah), diumumkan resmi benar-benar tidak mengalami kenaikan.

Berikut tabel TDL 2010 saya ambil sesuai pengumunan resmi dari PLN. Silahkan Anda klik tabelnya kalau Anda ingin memperbesar tampilannya atau bisa tekan tombol "Ctrl" lalu tahan dan tekan tombol "+" di keyboard komputer Anda secara berulang-ulang.

Tabel TDL 2010-Pelangan Rumah Tangga
Golongan Pelanggan Rumah Tangga


Tabel TDL 2010-Pelangan Sosial

Golongan Pelanggan Sosial


Tabel TDL 2010-Pelangan Bisnis

Golongan Pelanggan Bisnis


Tabel TDL 2010-Pelangan Industri

Golongan Pelanggan Industri


Tabel TDL 2010-Pelanggan Pemerintah

Golongan Pelanggan Pemerintah


Itulah tabel tarif TDL 2010. Untuk detil tabel TDL 2010. Selengkapnya, silahkan Anda klik link downloadnya ke PLN di sini.

Nah, kalau dicermati pada TDL 2010 untuk pelanggan diatas 1300 VA semua terjadi perubahan tarif harga per KWH-nya dan kalau dayanya masih dibawah 6600 VA (Contoh, pelangan Rumah Tangga) berubah menjadi single tarif seperti tarif pelanggan multiguna, tidak ada tarif progesive seperti halnya pada TDL 2003 (TDL lama). Dan sebagai perimbangannya PLN menghapus biaya beban. Biaya Beban akan dikenakan kepada pelanggan kalau jumlah tagihan rekening pelanggan kurang dari rekening minimum yang telah ditentukan oleh PLN. Yaitu 40 Jam Nyala.

Demikian, semoga posting ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan atau ada yang belum jelas, Anda bisa tinggalkan pertanyaan di kolom komentar di bawah artikel ini, atau bisa hubungi ke cabang PLN terdekat di kota Anda, terima kasih.


Bookmark and Share

84 komentar:

  1. sebenarnya saya udah baca berulang2 postingan ini, terus terang bingung mau koment apa hihihi, tapi yang jelas saya berharap dengan naiknya TDL ini, pelayanan dari PLN lebih baik dari pada sebelumnya, terutama pemadaman bergilir, kadang-kadang jengkel juga, pas mood-moodnya kerja ... eh listrik mati, pelanggan pada lari semua hahaahha .... cuman bisa geleng-geleng ...

    BalasHapus
  2. saya pengen lihat tagihan bulan Juli, periode bayar bulan Agustus.
    kalo saya coba hitung dan bandingkan utk bulan Juni, naik rata² Rp. 10.000,-

    BalasHapus
  3. MisterXWebz:
    Ya, seharusnya begitu, dengan kenaikan TDL ini kinerja PLN harusnya makin membaik meskipun kata Dahlan Iskan ini tak ada hubungannya.

    Gunawan:
    Pada pelanggan R1/1300 VA tarifnya naik hampir dua kali lipat di TDL 2010 menjadi Rp 790/KWH, tetapi diimbangi dengan penghapusan Biaya Beban. Jadi sudah bisa disimulasi hitungan rekeningnya, Mas.

    BalasHapus
  4. TDL di naikan karena untuk nutupin utang karena pemerintah tekor terus, gak usah mengeluh anggap aja kita sedang merantau di Negeri ini...:)

    BalasHapus
  5. TDL industri naik, berimbas pada harga2 ngga ya?

    BalasHapus
  6. Lintang:
    Berpuluh-puluh tahun listrik kita disubsidi karena harga pokok listrik lebih tinggi dari harga retailnya. Begitu subsidi dikurangi, listrik otomatis dinaikkan. Memang serba dilema.

    Adhie [DesainQu]:
    Sekarang saja belum naik (masih Agustus bayarnya) tapi sentimen pasar sudah jalan, barang-barang pada naik semua, Mas Adhie.

    BalasHapus
  7. Thanks ya. Jadi tau nih. Mat kenal ya.....

    BalasHapus
  8. 40 Jam Nyala apa artinya yah?
    Un tuk yang 450Va-900 VA tetap ada Biaya Beban, artinya apa yah? Sementara yang diatas 450Va-900 VA diterapkan Rekening Minimum. Ini artinta apa?

    BalasHapus
  9. FAISAL HILMI:
    Sama-sama, Mas. Salam kenal juga.

    ira:
    Saya coba jawab pertanyaan Anda.

    1. Yang dimaksud jam nyala adalah pembagian dari angka KWH meter sebulan dibagi dengan daya terpasang dalan satuan KVA. Dan 40 adalah angka minimumnya.

    2. Biaya beban adalah abonemen. Yaitu biaya yang dihitung dari hasil perkalian daya terpasang (KVA) dikalikan dengan tarif biaya bebannya.

    3. Yang dimaksud rekening minimum adalah 40 jam nyala tadi seperti jawaban saya di nomor satu. Artinya, jika pemakaian listrik rumah Anda rendah dibawah 40 jam nyala sebulannya maka charge rekening yang dikenakan adalah tarif minimumnya.

    Demikian penjelasan saya. Semoga bisa membantu.

    BalasHapus
  10. saya bingung itung RM it gmn y 40 jam nyala?? boleh tolonng ks tau saya.. contohnya 1300VA

    BalasHapus
  11. jadi perhitungan pembayarannya gmn ya?? boleh d contohkan masi bingung.. thx

    BalasHapus
  12. Contoh 1:
    Daya 1300 VA atau 1.3 KVA
    Pemakaian KWH sebulan 150 KWH maka perhitungannya adalah 150 X 790= Rp 118.500. Setelah itu baru ditambah BPJU sebesar antara 3% sd 10% tergantung kota Anda.

    Contoh 2:
    Daya 1300 VA atau 1.3 KVA
    Pemakaian sebulan 50 KWH maka perhitungannya sbb:
    50 KWH dibagi 1.3 KVA = 38.46 Jam . Artinya ini dibawah minimum charge 40 jam nyala.
    Perhitungannya: 40 X 1.3 X 790= Rp 41.080. Kemudian baru ditambah BPJU sesuai kota Anda.

    Demikian semoga bisa membantu.

    BalasHapus
  13. BUMN yg untung aja naik, apalagi yg "katanya" rugi.
    Pajak Bumi Bangunan yg gak rugi aja, tiap tahun naik. Kalau nggak wakil rakyat dapat gaji drmn. Belum ongkos ngelencer. Ha ha ha

    BalasHapus
  14. mas tlg tny nih misalnya ak pny AC 320 watt trs ak nyalain 1 jam itu kl dihitung rupiah dr daya 3,5KVA brp y?thx

    BalasHapus
  15. mas tlg tny nih misalnya ak pny AC 320 watt trs ak nyalain 1 jam itu kl dihitung rupiah dr daya 3,5KVA brp y?thx

    BalasHapus
  16. wah boleh juga nih pembahasanya,
    cz jaid sedikit lebih mengerti looo.
    thx ya

    BalasHapus
  17. Johanes:
    Saya coba jawab pertanyaan Anda.
    AC kapasitas 320 Watt = 0.32 KW.
    Daya 3.5 KVA kalau ini yang dimaksud adalah untuk listrik di rumah berarti ikut gol R2 maka tarifnya adalah Rp 890 per KWH.

    Perhitungan untuk pemakaian selama satu jam = 0.32 KW X 1 Hour X Rp 890 = Rp 284.8.

    *Angka dalam rupiah belum termasuk biaya PJU yang besarnya antara 3% sd 10% sesuai kota Anda tinggal

    BalasHapus
  18. Untuk menjaga listrik dari pemadaman seketika, lebih baik menggunakan UPS. UPS merek Riello paling bagus. www.centrado.co.id

    BalasHapus
  19. Saya masih belum ngerti liat tabel di atas. Maksud "Biaya Beban" itu adalah abonemen per bulan ya?
    Saat ini yg saya pengen tau itu berapa abonemen perbulan untuk daya 450, 900 dan 1300

    Mohon penjelasannya

    BalasHapus
  20. Hamzah Depok:
    Benar, Biaya Beban adalah abonemen per bulan. Karena Anda tak menyebut secara spesifik pada Gol Pelanggan apa maka saya akan berikan contoh saja pada golongan pelanggan Rumah Tangga (R1) sbb:

    1. Pelanggan R1/450 VA = Rp 11.000 X 0.45 KVA = Rp 4.950.

    2. Pelanggan R1/900 VA = Rp 20.000 X 0.900 KVA = Rp 18.000.

    3. Pelanggan R1/1300 VA = 0 (tanpa abonemen) tapi diberlakukan rekening minimum sebesar 40 Jam Nyala/ bulan.

    Demikian semoga membantu.

    BalasHapus
  21. Terimakasih atas sharing infonya dari Anda semuanya. Karena dapat membantu dalam referensi studi proyek akhir D4 saya. Terutama buat pak Author, Mr.JS.

    Danke schon

    BalasHapus
  22. Danke schon:
    Sama-sama, Pak. Semoga sukses, Pak proyek studinya.

    BalasHapus
  23. aq mau tny nih... soalny aq tak ngertiii..
    a)1 VA tu brp watt??
    atau 2000watt tu brp VA yah...

    BalasHapus
  24. Anonim:
    Kalau mengacu standart PLN konversi VA ke Watt itu ada pengali Cos Phi. Nilainya minimal 0,85 atau bisa semakin besar dan mendekati angka 1 kalau menggunakan capasitor.

    Contoh, 1 VA ada berapa Watt? Jika Cos Phinya 0.9 maka perhitungannya sbb: 1 X 0.9 = 0.9 Watt

    BalasHapus
  25. Terima kasih banyak nih .... walau rada terlambat tapi lumayan dapet pencerahan ... ^^

    BalasHapus
  26. wah makasih mas atas tipsnya ya

    BalasHapus
  27. Terima kasih untuk informasinya.

    BalasHapus
  28. daya 3.500VA apa di kenai beban bulanan?trimakasih,,,,

    BalasHapus
  29. rini_yuliana64:
    Daya 3500 VA keatas tidak dikenakan biaya beban. Namun akan dikenakan biaya minimun apabila listriknya tidak digunakan. Besarnya adalah 40 jam nyala

    BalasHapus
  30. Trims infonya, sangat mencerahkan. Untuk per 1 Juli 2011 di apakah perhitungan TDL ini masih berlaku? Atau sudah naik?

    BalasHapus
  31. JEFF:
    Masih berlaku sampai sekarang, selama belum ada pengumuman resmi kenaikan TDL dari PLN.

    Kalau bocoran tak resmi dari orang PLN katanya 2012 rencana kenaikan TDL-nya

    BalasHapus
  32. saya bingung itung RM it gmn y 40 jam nyala?? boleh tolonng ks tau saya.. contohnya 3x25A

    BalasHapus
  33. daya 16500 bagai mana perhitungannya ya ?

    BalasHapus
  34. hakik
    Daya 3x 25 VA keatas tidak dikenakan biaya beban. berapa biaya minimun jg dikenakan apabila listriknya tidak digunakan. Besarnya adalah 40 jam nyala , bagaimana cra perhitungannya ?

    BalasHapus
  35. Anonim:
    Daya 3 X 25 A= 16500 VA. Itu sama dengan 16.5 KVA. Perhitungannya adalah pemakaian minimum, dipakai atau tidak dipakai, listrik di rumah Anda, Anda harus bayar tagihan sebesar 16.5 KVA X 40 jam X tarif.

    Contoh misalnya golongan listrik Anda bisnis maka masuk gol tarif ikut B-2/TR. Tarif minimum yang harus Anda bayar setiap bulan adalah sebesar 16.5 KVA X 40 jam X Rp 900 = Rp 594 ribu (belum termasuk PJU)

    BalasHapus
  36. saya masih belum paham cara perhitungan untuk listrik dengan daya 1300 W. misalkan pemakaian 171 kVA, bagaimana perhitungannya secara detail ?

    BalasHapus
  37. Anonim:
    Daya 1300 W atau 1.3 KVA
    Pemakaian KWH sebulan 171 KWH maka perhitungannya adalah 171 X 790= Rp 135.090. Setelah itu baru ditambah BPJU sebesar antara 3% sd 10% tergantung kota Anda.

    BalasHapus
  38. EMANG PLN ANJING!!! GW ORANG SUSAH...RUMAH KONTRAKAN GW CUMAN ADA 3 LAMPU,1TV... GA ADA KULKAS,GA ADA AC,GA ADA DISPENSER.... SEBULAN 600RB...TOLOL GOBLOG ANJING?DISURUH DATANG KE RUMAH BANYAK ALESAN...DRPD NGE BOM MESJID ATAU GEREJA...SUMPAH MENDING BOM PLN AJA TUH JING!!! UMAT BERAGAMA GA NYUSAHIN ORANG....YG NYUSAHIN PLN SETAN ITU ANJING...TIAP HARI SENANG2 DARI DUIT RAKYAT....TOLOL!!!! GA SENENG?SINI RIBUT BANGSAD!! GW POTONG2 BADAN L SETAN... ANJING!!!

    BalasHapus
  39. Pak Joko, saya mau nanya nih, tarif dasar Listrik utk 7700va berapa ya(meteran kartu).
    dan kalau 3pas dengan daya 16.500va tarif dasarnya berapa (meteran biasa)utk sumut. terima kasih untuk infonya.

    BalasHapus
  40. Yenny:
    Saya coba jawab pertanyaan Bu Yenny. Karena Ibu tak menyebutkan jenis pelanggan apa maka saya ambil contoh pelanggan Rumah Tangga. Untuk tarif dasar meteran kartu itu maksudnya yang prabayar, ya? Kalau mengacu di tabel tarif daya 7700 VA adalah Rp 1330/KWH

    Kalau daya 16.500 VA meteran pasca bayar tarifnya progresive. Yaitu pada H1= 66.5 KWH pertama tarif per KWH-nya adalah Rp 890/KWH. Sisanya H2, tarifnya dikenakan Rp 1380/KWH.

    Cara menghitung totalnya sama. Hasil akhir perkalian KWHnya ditambah PJU, ini yang pasca bayar . Saya ambil contoh di Medan adalah 10%. Demikian semoga bisa membantu.

    BalasHapus
  41. Gw bingung, kok tiba2 pemakaian listrik melonjak, pdhal barang2 listrik gak ada yng tambah, kenaikan mencapai 100%.Contoh bulan kemaren rata2 250 kwa tiba2 melonjak menjadi 531 kwa.Di meteran saya cek emang benar angkanya.Tapi kenapa ya pemakaiannya bisa drastis naik 2 kali lipat.PLN ditanya maunya menghindar.Dan baru 10 hari dipakai selisih angka sudah 376 kwa dengan terakhir pencacatan. Mohon pencerahan, mas. TY.

    BalasHapus
  42. Elyzabeth Mahardhyka:
    Kalau ditanya kenapa tiba-tiba naik tinggi dan hasil pengukuran KWH juga ikutan naik, sementara pemakaian menurut Anda tetap ada kemungkinan KWH Meternya yang sudah tidak akurat lagi pengukurannya. Untuk membuktikannya perlu dihitung secara manual berdasarkan pengukuran arus rielnya dengan menggunakan tang ampere. Lalu dibandingkan dengan perhitungan dari KWH meternya. Dari situ nanti baru akan ketahuan.

    BalasHapus
  43. Patrick Tobing6 November 2011 01.49

    Pak Joko,saat ini saya R2/5500. Pemakaian bulanan -/+ 550kWh, dan biasanya bayar 500rb. Saya berniat turun daya menjadi 4400 atau 3500. Apakah itu akan menghemat pembayaran? Meskipun secara logika, kalau saya baca tabel di atas tuh sama saja...

    BalasHapus
  44. Patrick Tobing:
    Iya, benar, Pak Tobing. tidak ada perbedaan karena kedua daya tersebut, antara 5500 VA dan 3500 VA masih dalam satu golongan tarif yang sama, otomatis sama saja.

    Yang membedakan hanya tarif minimum yang harus bapak bayar setiap bulannya setelah turun daya. Yaitu kalau dayanya 5500 VA = 5.5 kVA X 40 jam X Rp 890 = Rp 195.800 (belum termasuk PJU) dibanding daya 3500 VA = 3.5 kVA X 40 jam X Rp 890 = Rp 124.600 (belum termasuk PJU).

    Tapi tarif minimum ini juga tidak pengaruh karena pemakaian rumah bapak per bulan sudah tinggi (550 kWh). Ini sudah di atas pemakaian minimumnya.

    BalasHapus
  45. nyimak dulu aja yah,
    cz gak terlalu ngerti juga,he2

    BalasHapus
  46. ok aku dah jelassssss. thank infonya,bermanfaat sekali

    BalasHapus
  47. selamat siang pak, saya mau pasang listrik, tapi dari bulan maret sampai sekarang tidak ada jawaban ( 8 bulan ). sudah mendaftar dan disuruh tunggu karena mereka mau survey. Bagaimana cara / jalur permohonan pemasangan baru listrik. Terima kasih atas jawabannya.

    BalasHapus
  48. Anonim:
    Prosedurnya? Perlu ditanyakan lagi ke PLN setempat, tempat bapak mengurus pendaftarannya kemarin, Pak. Biasanya maksimal seminggu sudah disurvey. Kalau memang di daerah bapak tersedia jaringan dan dayanya masih ada tidak akan selama itu nunggunya. Kecuali kalau daerah bapak belum ada jaringan memang bisa lama, berbulan-bulan. Ini di daerah mana, Pak?

    BalasHapus
  49. lebih hemat pasca bayar apa pra bayar pak,,terus terang saya masih bingung,,
    bls ke arifrustu@yahoo.co.id

    BalasHapus
  50. arif:
    Terima Mas Arif atas kunjungan dan komentarnya. Jawaban sudah saya kirimkan lewat email. Silahkan cek ke email Mas Arif. Thanks

    BalasHapus
  51. selamat malam pak.
    pak, saya mau tanya tentang pemakaian listrik di kantor.
    Gol I3 TM ( 6600 KVA), motor listrik 75HP cos phi 0.98 , waktu nyala 8 jam
    yang saya mau tanyakan berapa kwh pemakaian sampai menjadi rupiah dg (TDL 2011) , adakah KVAR di pemakaian motor listrik tersebut ?
    terimaksih banyak atas info nya , ini sangat membantu sekali buat saya.
    kalo boleh jawaban bapak di email ke riz.elektro@gmail.com
    salam elektro

    BalasHapus
  52. Rizal:
    Terima Mas Rizal atas kunjungan dan komentarnya. Jawaban sudah saya kirimkan lewat email. Silahkan cek ke email Mas Rizal. Thanks

    BalasHapus
  53. terimaksih pak ,
    maaf pak joko , email nya belum saya terima. Atau kalo nggak , jawab di forum saja biar teman teman yang lain juga bisa tau.

    BalasHapus
  54. Rizal:
    Maaf, Mas emailnya keliru kirim ke blogspot. Sudah saya sending ulang via email. Baiklah sekalian saya copas kesini jawabannya.

    Gol Industri I3 (TM) daya 6600 KVA itu tarif yang digunakan:

    *Tarif LWBP berlaku pukul 22:00 s/d 18:00: Rp 680/KWH.

    *Tarif WBP berlaku pukul 18:00 s/d 22:00: (1.5 X 680) = Rp 1020/KWH

    Perhitungannya pemakaiannya adalah sbb:

    Beban motor 75 HP: 75 X 746 = 55.95 KW
    Pemakaian motor selama 8 jam: 55.95 X 8 = 447.6 KWH.

    Kalau pemakaian motor itu hidup di waktu siang hari (LWBP) maka perhitungan tarif yang digunakan adalah sbb:

    447.6 KWH X Rp 680 = Rp 304.368.

    Tapi kalau hidupnya sampai malam hari di atas pukul 18:00 otomatis tarif yang dipakai berubah jadi pakai tarif WBP..
    Tinggal dibreakdown aja berapa jam hidup motornya waktu pakai LWBP dan waktu WBP berapa jam.

    Terus kalau mau hitung buat sebulan, ya tinggal dikalikan 30 hari terus ditambahkan biaya penerangan jalan umum. Besarnya antara 3% s/d 10% tergantung berada di kota mana.

    Tentang denda kVArh tidak akan kena kalau cos phi 0.98. Standart PLN minimal 0.85.
    Demikian semoga penjelasan saya bisa membantu.

    BalasHapus
  55. Mohon bantuannya Bpk. Joko...
    saya maw nanya klo di dalam rekening koran untuk listrik itu ada faktor kali sebesar 3000 untuk industri I3.. itu maksud dari faktor kali apa ya?

    truz kalau saya maw hitung penambahan biaya karena adanya penambahan mesin baru (misal power reqiurement 2kVA, supply voltage 380V, 3ph, Neutral 50Hz) gt,dinyalakan selama 24 jam untuk 17 hari kerja..

    bagaimana yah perhitungan biaya listriknya?
    apakah dikalikan dengan faktor kali sebear 3000 itu atau bagaimana ya?

    mohon bantuannya, Bpk Joko...


    Terima Kasih

    BalasHapus
  56. Yanto:
    Faktor kali 3000 itu adalah skala, Pak. Artinya arus riel yang masuk ke KWH meter diperkecil sampai dengan 3000 kali. Jadi untuk menghitung ke angka yang sebenarnya adalah selisih angka KWH saat ini dikurangi angka sebulan yang lalu kemudian harus dikembalikan lagi dengan mengalikan faktor meternya.

    2 kVA dijadikan ke satuan Kilowatt dulu, Pak. Caranya dikalikan Cos Phi-nya dulu. Kalau kantor bapak sudah pakai capasitor bank, saya asumsikan Cos Phi-nya bagus 0.95. Jadi perhitungannya sbb:

    Beban 2 kVA = 2000 VA --> (2000 X 0.95)/ 1000 = 1.9 kW. Kalau pemakaian sehari selama 24 jam untuk 17 hari kerja maka perhitungannya adalah

    *Waktu LWBP: 1.9 kW X 20 jam X 17 hari X Rp 680 = Rp 439.280.
    *Waktu WBP: 1.9 kW X 4 jam X 17 hari X Rp 1020 = Rp 131.784.
    Total Rp 571.064.
    Kalau kantor bapak misalnya di daerah Jakarta hasil akhir diatas tinggal ditambahkan PJU 3%

    BalasHapus
  57. Pak saya minta diajarin cara ngitung tagihan,
    diketahui :
    Tarif Bisnis (B-2) Daya 16,5 KVA,
    Pemakaian : 588 KWh
    Brp biaya Bebannya?
    Brp Biaya pemakaian?
    Brp Persentase batas hemat terhadap jam nyala rata-rata nasional, untuk menghitung H1?
    minta diajarin perhitungannya, mnt tlh d email ke kanjeng.ariya@gmail.com
    tks sblmnya

    BalasHapus
  58. tanya pak, kalau pencatat meter ngawur catat nya cuman asal kira2 dan kami konsumen dirugikan, apakah bisa lapor polisi penipuan pak ?

    BalasHapus
  59. JM:
    Lapor Polisi? He2... Sabar, Pak. Komplin saja ke PLN. Biasanya akan dikonpensasi atau direstitusi ke rekening bulan berikutnya. Kalau sudah dikomplin masih saja terus begitu, komplin saja ke manager PLN-nya atau tulis saja di koran.

    BalasHapus
  60. CH
    Salam hormat pk Joko.. dikantor sy dayanya 10.600 dan terpasang 3 pas (3 mcb) angka meter yang dihitung apa termasuk angka jalan ato desimal? mhn penjelasanx. maksh

    BalasHapus
  61. CH:
    Angka jalan? Maksudnya angka pecahan di belakang koma, Pak? Jika ini yang dimaksud umumnya tidak dicatat. Hanya angka depan decimalnya saja yang dihitung/catat. Kecuali meteran bapak pakai skala (Faktor Meter) maka angka pecahan biasanya tetap dihitung.

    BalasHapus
  62. Mksh info sblumnya pak, lewat kesempatan ini sy sampaikan kpd Bapak, setlah sy cek type meternya FF23, 3 Phase, 4 Wire, 20(60) A, 50 Hz 80.../Kwh.
    menurut pencatat meter type ini dihitung termasuk angka jalan, apa benar pak, mhn infox maksh.

    BalasHapus
  63. Oh ya pak, angka jalan yg saya maksud angka pecahan diblakang koma, cuma metern tersebut mmg tidak ada pemisah desimal, satuan, puluhan dstnya.

    BalasHapus
  64. CH:
    Kalau hanya masalah angka pecahan itu tak pengaruh, Pak. Karena sistem pencatatan kWh meter, kan pengurangan aja dari bulan ini dikurangi kWh bulan lalu. Jadi jika pecahannya dihitung ya tak masalah.

    BalasHapus
  65. salam sejahtera bpk..
    saya mau tanya ttg jam nyala yang 40 jam itu..
    seperti yang telah diuraikan 40 jam adalah perkiraan minimumnya, apabila pemakaian listrik melebihi 40 jam, bagaimana persamaan/rumus menentukan tarif listriknya..
    mohon pencerahannya..

    BalasHapus
  66. Kalau pemakaian sebulan tinggi atau sudah di atas 40 jam nyala otomatis dihitung sesuai meter KWH Meter PLN. Jadi tinggal dikalikan saja pemakaian sama tarif disesuaikan sama golongan tarif langganannya apa.

    BalasHapus
  67. Halo pak,
    Saya mau tanya. Saya punya warnet dgn pemasangan listrik B2/13.200 VA, itu bagaimana perhitungannya ya? saya kurang mengerti dgn H1 dan H2 nya itu.

    BalasHapus
  68. Perhitungannya, H1 adalah Batas hemat jam nyala nasional. PLN menetapkan angka H1= 66.5 X Daya terpasang (kVA). H2 sisanya. Jadi cara hitungnya sama saja, nanti angka pemakaian kWH sebulan dikelompokkan dalam dua tarif. Tari pertama Rp 900 dikalikan H1 dan tarif sisanya Rp 1380 dikalikan H2.

    BalasHapus
  69. Pak joko mau tanya nih , saat ini saya R3/7700 pemakaian perbln sekitar 1000 kWh. Rencana mau saya turunkan ke 5500. Kena biaya ngak mas kalo turun daya ???

    Dgn 5500 cukup nggak ya buat saya ???

    BalasHapus
  70. Win:
    Kalau untuk menilai daya cukup tidaknya bisa dicek dengan dua metode. Pakai tang ampere untuk melihat arus rielnya saat beban puncak pukul 18:00 s/d 22:00 Wib. Kedua, silahkan jumlahkan total Watt semua peralatan listrik di rumah. Nanti akan ketahuan ideal tidaknya. Jangan lupa tentu diberi spelling 20% di atas total Watt-nya.

    Setahu saya turun daya juga kena biaya. Karena PLN harus ganti MCB (pembatas daya) di KWH Meter. Dan ini harus beli sehingga dibebankan ke pelanggan biayanya.

    BalasHapus
  71. malam pak joko, saya mau tanya untuk mesin dengan daya 30 hp bisa di nyalakan dengan listrik yang berdaya 23000 watt tidak, dan untuk biaya perbulannya berapa ya pak , trims ( mohon di kirim jawaban via email : rais_junaedi@yahoo.com )

    BalasHapus
  72. Jawaban sudah saya kirim via email. Thanks

    BalasHapus
  73. siang pak joko, saya mau tanya bagaimana cara menentukan faktor kali pada kwh 3 fase
    mohon kirimkan ke email saya, sabrinur@yahoo.com.sg

    terima kasih...

    BalasHapus
  74. siang pak joko, saya mau tanya bagaimana cara menentukan faktor kali pada kwh 3 fase
    mohon kirimkan ke email saya, sabrinur@yahoo.com.sg

    terima kasih...

    BalasHapus
  75. Sabrinur
    Mohon maaf, Pak baru sempat balas komentar bapak. Cara menentukan faktor kali pada KWH Meter dari alat namanya CT (Current Transformer) yang dipasang di panel listrik atau KWH Meter, Pak. CT ini bentuknya seperti gelang yang melingkar di ketiga fasa ( R, S dan T). Nanti bisa dibaca di situ, Pak sekalanya berapa. Demikian, semoga penjelasan saya sedikit membantu, terima kasih.

    BalasHapus
  76. mohon bantuanya pak, saya sedang mencari kelebihan dan kekurangan Pelanggan Bisnis dibandingkan pelanggan rumah tangga pak, untuk tugas kuliah saya..
    saya mengharapkan bantuannya pak..

    chandra_julian@ymail.com

    BalasHapus
  77. mohon bantuanya pak, saya sedang mencari kelebihan dan kekurangan Pelanggan Bisnis dibandingkan pelanggan rumah tangga pak, untuk tugas kuliah saya..
    saya mengharapkan bantuannya pak..

    chandra_julian@ymail.com

    BalasHapus
  78. Informasi dan pembahasan dari Pak Joko sangat menarik.
    Saya ingin menanyakan bagaimana perhitungan tarif untuk Golongan Industtri Penerangan Jalan Umum (P-3/TR)dan untuk PJU yang tidak menggunakan kWh meter.
    Mohon Bapak berikan contoh kasus.
    Terimakasih banyak atas perhatian Bapak

    BalasHapus
  79. harga2 bkalan kena imbas nih kyaknya

    BalasHapus
  80. Siang Pak Joko,,
    Saya mohon bantuannya pak untuk cara perhitungan biaya listrik Tarif Bisnis (B-2) Daya 23 KVA, Jika diketahui
    Pemakaian : 15 KWh
    Brp biaya Bebannya?
    Brp Biaya pemakaian?
    Brp Persentase batas hemat terhadap jam nyala rata-rata nasional, untuk menghitung H1?
    mohon kirimkan ke email saya : wahyurohmah46@yahoo.com
    Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  81. slmt siang pak,
    mohon info utk listik 3500 watt dgn pemakaian normal di rmh..dapat kiranya bapak memberikan penjelasan kpd sy,brp kira2 perhitungan tiap bln yg sy byrkan.krn mendadak sy mendapat tagihan tertunggal slm 3 thn sementara sy sll membyr rutin tiap bulan sesuai dgn tagihan yg tertera melalui fasilitas atm bca.trm ksh seblmnya pak

    BalasHapus
  82. slmt siang pak,
    mohon info utk listik 3500 watt dgn pemakaian normal di rmh..dapat kiranya bapak memberikan penjelasan kpd sy,brp kira2 perhitungan tiap bln yg sy byrkan.krn mendadak sy mendapat tagihan tertunggal slm 3 thn sementara sy sll membyr rutin tiap bulan sesuai dgn tagihan yg tertera melalui fasilitas atm bca.trm ksh seblmnya pak

    BalasHapus
  83. R.Dandian:
    Kalau saya menyarankan langsung ajukan aja keberatan dengan menunjukkan bukti-bukti pembayarannya, Pak. Bisa jadi PLN salah nagih itu. Karena PLN seringkali begitu. Atau kalau memang itu benar pasti ada sebabnya. Apakah lokasi KWH Meter rumah bapak tertutup di dalam pagar rumah sehingga petugasnya tidak bisa melihat/mencatat angkanya? Kalau misalnya iya bisa jadi itu yang ditagih adalah selisihnya.

    BalasHapus