Senin, 21 Desember 2009

Benarkah Backlink dari Blog Dofollow bisa Menaikkan PR?

DofollowBanyak kawan blogger yang berlomba-lomba mencari Backlink dengan berkomentar kedalam sebuah blog yang punya Page Rank tinggi dengan tujuan implisit agar mendapatkan backlink yang berkualitas atau link love sehingga bisa menaikkan Page Rank blog dia sendiri. Benarkah cara ini sangat efektif untuk bisa menaikkan Page Rank blog kita? Benarkah cara ini satu-satunya cara yang paling mudah untuk mendapatkan apresiasi PR tinggi dari Google? Baiklah, nanti kita ulas sama-sama apakah benar demikian adanya.

Mencari dan meninggalkan backlink dari sebuah blog, terutama yang dofollow memang kenyataannya banyak dilakukan oleh kawan-kawan blogger, terutama yang newbie, yang lagi getol untuk mengejar PR tinggi, sehingga karena saking banyaknya kawan blogger yang mengejar Page Rank ini, sering yang terjadi banyak yang melakukan dengan cara-cara kurang etis, yaitu dengan nyepam sana-sini. Kalau anda adalah pemilik blog dofollow tentu sangat paham hal ini, makanya beberapa kawan blogger kebanyakan memasang moderasi comment pada blognya untuk menfilter komentar spam ini. Dan inilah salah satu alasan saya mengapa sampai dengan hari ini, saat saya posting ini, blog ini tetap saya pertahankan nofollow. Saya tidak ingin direpotkan dengan harus memoderasi komentar serta harus mendelete banyaknya komentar spam yang masuk.

Kembali sekarang ke topik persoalan. Benarkah backlink komentar dari blog yang dofollow sangat efektif untuk bisa menaikkan Page Rank blog kita? Sebelum berbicara efektif apa tidak, sebaiknya anda baca dulu dan pahami, ulasan saya berikut ini. Dan memang faktanya tidak semudah itu bisa menaikkan PR dengan cara ini karena masih ada beberapa kriteria dan fakta yang mengganjal seperti berikut ini:

Kualitas link

Semakin tinggi PR yang anda inginkan pada blog anda, maka semakin banyak backlink yang harus didapat. Dan tentunya, ini perlu kerja ekstra dan tidak mudah mencari blog ber-PR tinggi di internet, terutama blog-blog yang ber-PR 3 keatas dan yang dofollow. Kalaupun ada tidak jarang tahu-tahu blognya sudah balik berubah jadi nofollow kembali karena terlalu ramai dibombardir spam.

Jumlah link dalam komentar

Backlink menjadi efektif dan sangat diperhitungkan Google apabila pengomentar di blog dalam suatu posting tidak lebih dari 10 pengomentar. Dan prakteknya, agak susah sepertinya mencari blog dofollow yang isi komentarnya ada dibawah 10. Terutama untuk blog yang ber-PR 3 keatas.

PR homepage tidak sama dengan artikelnya

Banyak kawan blogger yang langsung memvonis kalau PR sebuah blog tinggi maka otomatis kualitas backlink dari blog itu ikut tinggi. Apa benar? Jawabnya, tergantung, kalau PR tinggi itu ada pada setiap artikel postingnya, ya efektif. Tapi kalau PR artikelnya hanya 0 dan yang PR tinggi itu hanya di homepagenya saja (halaman depan), ya percuma. Ada efeknya tapi kecil sekali karena backlinknya tetap sama saja, kurang berkualitas.

Nah, anda sekarang paham, kan bahwa cara meninggalkan backlink dalam komentar di blog dofollow ternyata tidak terlalu efektif, bukan? Kalau saya boleh berpendapat, malah tidak sebanding dengan capeknya untuk browsing, blogwalking, membaca dan memahami artikelnya terus mikir untuk nulis kata-kata apa buat komentarnya. Mending energinya dialihkan buat mikir nulis buat postingan blog sendiri. Betul tidak?

Dan berikut adalah cara-cara efektif untuk menaikkan PR berdasarkan pengalaman saya sendiri serta pengamatan saya pada blog- blog blogger lain yang ber-PR tinggi:

  • Posting sebanyak-banyaknya artikel pilar di blog. Apa artikel pilar? Silahkan baca artikel saya Pillar Article for Page Rank kalau ingin tahu.

  • Ajeg atau rutin mengisi content artikel blog setiap harinya. Syukur-syukur bisa 3 sampai 4 artikel setiap harinya maka akan semakin cepat ber-PR tinggi.

  • Mengajak Tukar Link dengan blog-blog yang ber-PR tinggi atau ramai pengunjungnya. Dan ingat, pastikan link kita ditaruh di sidebar halaman utamanya atau boleh ditaruh di halaman lain tapi pastikan masih tinggi PR-nya.

  • Kebalikan dari point ke-3 diatas, jangan sekali-kali menerima tukar link dengan blog yang belum ber-PR, alias PR 0. Karena berpengaruh terhadap penurunan PR blog anda sendiri. Anda boleh tukar link tapi harus dengan blog yang minimal PR-nya 1.

  • Menulis sebanyak-banyaknya artikel serta menaruh one way link back menuju blog kita ke beberapa website directory artikel yang ber-PR tinggi.

Demikian kurang lebihnya, mudah-mudahan info ini bermanfaat, jika ada yang terlewat atau perlu ditambahkan, saya persilahkan tinggalkan dalam kolom komentar, terima kasih.


Bookmark and Share


20 komentar:

  1. terima kasih atas informasi dari pak joko. mudah-mudahan bermanfaat bagi saya yang masih newbie.

    BalasHapus
  2. dofollow aja gw kagak ngarti mas..

    itu yang pake follow mem-follow itu yah??

    ato komen dengan isi postingan.. eh gimana sihh.. ngana bingung.. dasar emang otak saya susah diajak kompromi

    BalasHapus
  3. Mas Onny & Mas Willy, terima kasih juga sudah beri comment disini.

    Lisha, Dofollow adalah kebalikan dari Nofollow (default sebuah blog). Terjemahan bebas dari arti Dofollow adalah sbb: Jika kita meninggalkan sebuah komentar yang ada link kita tertanam di sebuah blog Dofollow maka link tersebut akan diperhitungkan oleh Google sebagai backlink yang menopang link popularity PR blog kita, yang ujungnya akhirnya bisa menaikkan PR blog kita sendiri. Begitu kira2 artinya, Lis.

    BalasHapus
  4. iye... berarti itu seperti yang saya asumsikan membalas postingan dengan postingan (di kolom komen) blog oranglain.. iya bukan sih??

    *aduh begonya si lisssaaa..

    seriusan mas, eike rak mudeng :(

    BalasHapus
  5. Saya maw menginformasikan ketemen2 bloger yg ada disini kalau sekarang google tidak lagi menggunakan pr untuk menentukkan urutan dalam pencarian. Informasi yg saya dapat ini adalah dari pembahasan forum adsense-id. Jadi lbh baik apa yg dikatakan mas yg punya blog ini, lbh baik kita pusatkan pada penulisan artikel kita!

    BalasHapus
  6. Apilar, terima kasih untuk infonya. Benar, mulai kemarin (14/01/2010) Google Toolbars di Firefox saya blank. Rupanya ini sebabnya, metode perrangkingan (PageRank) Google sudah dihapus sekarang. Berarti tinggal Alexa aja, satu-satunya.

    BalasHapus
  7. Berkunjung menjalin relasi, mencari ilmu yang bermanfaat.
    Sukses yach ^_^

    BalasHapus
  8. Tapi kalo tukeran link terus link kita dipasang di sub page gimana kang ? kan pasti beda tu PR sama halaman utamanya biasanya tu sub page NA, jadi suka serba salah kalau tukeran link model gini, kita pasang di halaman utama tapi dia pasang di halaman lain.

    BalasHapus
  9. Isng Ngeblog: Ya kalau seperti itu tidak fair karena secara umum PR halaman sub page lebih rendah dari homepagenya.

    BalasHapus
  10. Bener banget tu bro. Apalagi kalo kita sering Ping link kita yang ada di blog dofollow tersebut.

    BalasHapus
  11. Setuju sama yang diatas.
    kuncinya kalo kita sudah "titip" link di blog milik orang lain, sebaiknya kita ping url kita tersebut agar cepat terindeks dan cepat dianggap backlink untuk kita.

    Thanks

    BalasHapus
  12. Master joko makasih ya untuk pencerahannya.

    BalasHapus
  13. Mate. Blog ini adalah luar biasa. Bagaimana saya membuat tampilan ini bagus?

    BalasHapus
  14. Wowww tambah ilmu ni makasih ini Semoga bukan dianggap nyepam ....

    BalasHapus
  15. haduh, ini yang saya perlukan, lagi butuh banyak pencerahan masalah SEO.. hehee..

    thanks mas,

    Salam Bacaanmu!

    BalasHapus
  16. Kalo beli link dari fake pr bisa naikin pr ga?

    BalasHapus
  17. Diana Sesarin:
    Kalau belinya dari situs yang berkualitas dan PR tinggi bisa.

    BalasHapus
  18. info yang bagus bro... walaupun saya belum terlalu ngerti fungsi dofollow dan bagaimana memanfaatkannya...

    North Sumatera Magazine

    BalasHapus
  19. info bermanfaat nih gan, trims...saya sedang coba untuk menerapkan, cuma saya masih bingung apakah blogwalking di blog dofollow atau blog pagerank tinggi ini cukup hanya dengan meninggalkan komentar atau bagaimana gan, mohon infonya, trims....

    BalasHapus