Minggu, 11 April 2010

I Hate Monday

I hate mondaysOrang boleh saja bilang "I Hate Monday" benci dengan hari Senin karena hari Senin adalah hari dimana awal Anda memulai aktifitas kerja lagi setelah dua hari sebelumnya, yaitu hari Sabtu dan Minggu Anda libur bersukacita melewatkan waktu menikmati senangnya berakhir pekan. Tentunya bagi Anda yang memang hari Sabtu dan Minggu libur seperti saya. He....He....

Dan sebaliknya ketika hari Jumat tiba, semua ramai-ramai berteriak dengan sukacita: “Thanks God, It’s Friday!

Namun survey membuktikan, Maaf, setidaknya ini lewat data statistik pada blog saya, tidak demikian adanya buat kasus yang dialami blog saya. Saya justru ingin mengatakan pada Anda: "I Like Monday." Mengapa? Justru hari Senin adalah waktu terpadat atau Peak tertinggi pengunjung datang mengunjungi Diptara blog. Kok bisa kebalik begini, ya?

statistik blog
Dan anehnya, lagi-lagi malah sebaliknya, justru hari Sabtu dan Minggu yang menurut dugaan saya adalah hari santai sehingga orang-orang akan banyak yang berinternet justru malah pengunjung menurun dari hari-hari biasanya.

Saya jadi punya tiga dugaan kesimpulan mengapa situasi ini bisa terjadi. Karena sepertinya ada korelasi antara orang tidak menyukai hari Senin dengan meningkatnya kunjungan blog atau aktifitas berinternet secara umum lainnya yang dilakukan banyak orang. Dan juga mengapa pada hari libur aktifitas berinternet justru cenderung menurun. Berikut adalah dugaan atau kesimpulan saya:

Berinternet dari kantor

Ini kesimpulan saya yang pertama. Berinternet dari kantor. Jangan-jangan karena masih mahalnya akses internet broadband di negara kita maka orang-orang lebih senang berinternet dari akses gratis yang disediakan oleh kantornya? Atau lewat wifi gratis yang disediakan di kampus-kampus atau di Mal-Mal, bukan dari komputer pribadi di rumah dengan berlangganan akses internet pakai uang sendiri.

Dan data ini makin diperkuat dengan data statistik di blog saya, karena Jam terpadat pengunjung mencapai Peak-nya pada pukul 10:00 - 10:59, yang notabene adalah waktu sibuk-sibunya dalam beraktifitas.

Apakah tidak masuk akal kalau saya menyimpulkan demikian?

Pengusir bete "I Hate Monday"

Internet sebagai aktifitas pengalih sejenak di sela-sela aktifitas padatnya kegiatan kantor hari Senin yang membosankan karena kurang disukainya hari Senin bagi kebanyakan orang. Internet digunakan sebagai penghibur atau mengusir bete perasaan "I Hate Monday" tadi.

Internet sebagai aktifitas kebutuhan, bukan entertainment

Kalau kesimpulan ini masih dugaan saya saja, bisa benar bisa juga meleset sebab blog saya memang tidak mempunyai Value Added Service dengan menyediakan hiburan seperti radio atau TV online seperti punya sahabat blogger saya, Mas Lintang di blognya Republik Blogger, yang saya lihat selalu ramai pengunjung sehingga mungkin tidak bisa dijadikan parameter apakah internet sebagai aktifitas kebutuhan atau entertainment.

Tapi faktanya mengapa di blog saya pada hari libur, kok kunjungannya selalu menurun dibanding hari-hari biasa. Artinya, apa mungkin aktifitas internet adalah sebuah aktifitas kebutuhan seperti halnya bekerja, belajar, makan dan minum sehari-hari, bukan fungsi hiburan di kala senggang atau Waktu libur saja?

Jika kesimpulan saya yang terakhir ini ternyata benar, ini satu hal yang amat menggembirakan kita semua. Internet tentu akan bisa berperan besar, bisa disejajarkan dengan sumber informasi lain seperti dari media dan buku yang akan turut mencerdaskan bangsa ini. Karena internet tidak dipakai hanya sekedar untuk iseng atau hiburan di kala nganggur dengan mengakses situs-situs porno misalnya, tapi untuk mengakses content informasi dan ilmu yang bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan.

Itulah ketiga pendapat saya tentang hari Senin yang saya hubungkan dengan aktifitas berinternet. Mudah-mudahan Anda bukan termasuk orang yang membenci dan sering mengatakan "I Hate Monday" terhadap hari Senin. Dan lewat tulisan ini saya mengajak Anda, ayo mari kita ramai-ramai mengatakan “I Like Everyday” setiap hari.

Selamat hari Minggu! Apakah Anda sudah siap menyambut datangnya hari Senin besok?




Bookmark and Share

7 komentar:

  1. Penyebab kurangnya pengunjung blog pada Hari Sabtu dan Minggu mungkin disebabkan orang lebih suka beristirahat daripada beraktifitas termasuk internet.

    BalasHapus
  2. Saya paling senang dengan Sabtu, karena besoknya Minggu. Tapi saya juga menyukai Jumat, karena tanpa Jumat saya tidak akan ketemu Sabtu. Demikian seterusnya sehingga setiap hari adalah rangkaian momen untuk memperbaiki kekeliruan di hari sebelumnya. :)

    BalasHapus
  3. Yuda: Dan sepertinya kita bukan termasuk golongan yang seperti itu, Mas Yuda. Meskipun hari libur, kegiatan blogging tetap jalan terus. He...He....

    Anis Fahrunisa: Betul, "I Like Everyday" Mas Anis. Kasihan harinya kalau ada diskriminasi.

    BalasHapus
  4. Hehe, bener juga kata mas Joko, aku juga lho mas justru peaknya pada hari2 ngga libur gt. Hari minggu dan sabtu justru malah rendah. Haha. Sepertinya aku setuju dengan internetan sebagai pengusir bt di hari kerja. Yap dan itulah yang aku lakukan hari ini (Senin) :)

    BalasHapus
  5. kalau yang ndak ngantor seperti saya sih...semua hari terasa sama...bahkan saya sering lupa hari... :D

    BalasHapus
  6. Eldo Arfendika P: Aku juga kadang-kadang gitu, Mas. Untuk mengusir rasa BeTe tak sambi sambil ngenet. He2.

    bukan detikcom: Berarti Mas Gardino orangnya memang super sibuk sehingga sampai lupa hari. Betul, ya?

    BalasHapus
  7. Kebanyakan penonton blog saya adalah para pekerja kantoran, jadi mereka mengakses blog saya pada jam kantor, mungkin supaya gratis.
    Ada sebagian kecil yang bukan karyawan melainkan mereka adalah pengusaha, golongan ini yang tetap datang pada waktu weekend.

    BalasHapus