Sabtu, 22 Mei 2010

Awas, Hati-Hati Dengan Email Anda!

Email SpamArtikel yang saya tulis ini saya tujukan buat para narablog atau admin blog seperti Anda, juga buat orang awan pengakses internet secara umum. Dan saya mohon maaf untuk para Internet Marketer: Maaf, jika saya terpaksa membuka rahasia dapur marketing Anda. He....He....

Di internet seandainya Anda tahu betapa banyak sekali para pencari email bergentayangan searching alamat email untuk tujuan komersial, atau untuk sasaran iklan marketing yang bisa diprospek sebagai calon pembeli di kemudian hari. Baik melakukannya dengan cara-cara legal seperti melalui Option Page, maupun cara-cara ilegal yang banyak dilakukan para spammer email.

Selama alamat email Anda jatuh ketangan para Internet Marketer profesional, sih tidak jadi masalah, tapi yang riskan adalah jika email Anda sampai jatuh ke tangan para spammer email, ini yang berbahaya. Kalau saya suka menyebut spammer email ini sebagai Internet Marketer amatir.

Jika alamat email Anda sampai jatuh ke tangan para spammer email, inilah yang membuat repot. Walau menyingkirkan email jenis seperti itu sangat mudah, tinggal klik tombol Spam, selesai, tapi jangan salah para spammer punya banyak email yang selalu berganti-ganti siap memberondong inbox email Anda. Ingat kasus Rina Indria dulu.

Bukankah sekarang ini buat akun email sangat mudah? Hanya dalam hitungan menit email semudah itu bisa dibuat di Gmail atau Yahoo. Dan tentu saja siap digunakan untuk menghujani spam ke seluruh alamat email yang mejeng di internet, termasuk email Anda, bukan?

Sebagai contoh, dibawah ini saya kutip sebuah penawaran menarik yang menawarkan tawaran menggiurkan. Bayangkan sebuah tawaran yang tidak main-main. Yaitu memberikan tawaran berupa alamat email sebanyak 25 ribu alamat email valid, yang diklaim pembuat ebooknya siap untuk dijadikan sasaran iklan marketing Anda.

Hem, saya tak tahu apakah alamat email saya dan email Anda termasuk juga ada disitu apa tidak. Karena yang disebut adalah kumpulan email admin blog situs web Indonesia.

Oke, tanpa berpanjang lebar, selengkapnya silahkan baca surat penawarannya dibawah ini:


[Telematika] Metoda ini termasuk revolusioner
From: awang_juned_bin_ayub <ali_cestar@yahoo.com>
To: Telematika@yahoogroups.com


Inilah yang Anda tunggu-tunggu, data paling lengkap, 25 ribu alamat email pengelola (admin) situs web di Indonesia, update 2010-2011 sesuai data registrasi masa berlaku domain.

Data ini pas bagi Anda yang bergelut di bidang pemasaran, terutama pemilik toko online, salesman, telemarketer yang menjual produk-produk IT baik software maupun hardware termasuk HP dan komputer, disamping produk-produk umum seperti jasa konsultan, rental, biro-biro, firma dan barang-barang konsumsi seperti makanan dan minuman.

Mereka adalah kelompok profesional dan pebisnis dengan kemampuan (daya) beli yang kuat, pasar potensial bagi produk Anda.

Dilengkapi beberapa tips penting tentang cara-cara melakukan email campaign secara resmi tanpa spamming, menghindari spam killer, mengoreksi email balik (bounce-back) yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya.

Tips tersebut sudah diterapkan Persbiro.com untuk mempromosikan SurauNet (www.surau.net ), dan hasilnya cukup mengejutkan, dengan tingkat respon di atas 50 persen!

Berapa omset yang bisa Anda raup dari situ, tak lepas dari kemampuan Anda dalam melakukan follow-up atas respon yang masuk.

Metoda ini termasuk revolusioner mengingat performa random offering selama ini baru bisa mencapai tingkat respon maksimal 2% dan itupun sudah dianggap sangat bagus oleh ahli-ahli pemasaran.

selengkapnya:
http://www.surau.net/ebook.php/?action=fullnews&id=6



Gimana, menarik sekali bukan penawarannya? Coba bandingkan dengan cara umum yang biasa dilkukan para Internet Marketer. Yaitu mengumpulkan alamat email di internet lewat Option Page, berapa lama waktu yang dibutuhkan kira-kira kalau mengumpulkan alamat email sebanyak itu?

Dan berikut ini adalah beberapa tips dari saya cara untuk menghindarkan email Anda dari sasaran para spammer email:

  1. Jangan menaruh addres email Anda di halaman Contact blog Anda tapi pakailah Form Contact sebagai gantinya. Contoh bisa pakai beberapa Form Contact gratis seperti yang pernah diulas sahabat saya, Mas Yuda di blognya di sini.
  2. Jangan sembarangan meninggalkan alamat email di internet. Contoh misalnya saat akan mendownload software atau game-game gratis di internet.
  3. Jangan suka mengobral komentar dengan meninggalkan alamat email di banyak blog di internet, terutama blog-blog yang kurang Anda kenal. Dan juga, terutama pada blog dengan engine diluar blogspot seperti Joomla atau wordpress yang selalu minta alamat email Anda. Mengapa? Disamping email Anda bisa berpotensi masuk sasaran spam, juga akun Avatar Anda rawan terhadap pemalsuan. Bisa baca caranya pada artikel saya 3 Cara Menipu di Internet.
  4. Bagi yang blognya pakai domain sendiri, lindungi accout email admin blog Anda dengan Whois Privacy Protection Service agar email Anda aman dari serangan spam.
Demikian tips dari saya, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Disclaimer: Saya perlu menegaskan diri bahwa saya bukan bagian dari afiliasi bisnis mereka. Penawaran tersebut saya kutip dari email milis ke blog ini sekedar sebagai contoh saja.




Bookmark and Share

16 komentar:

  1. Saya juga termasuk pelaku bisnis internet walaupun masih tahap "SANGAT PEMULA". Saya juga suka mengumpulkan LEAD/ subsriber melalui auto responder atau cara legal lain, tetapi tidak pernah melakukan spam atau mmberikan email LEAD saya kepada pihak lain, disamping itu email promosi berkala juga hanya saya sampaikan kepada subscriber tersebut dan paling sering 2 minggu sekali.

    Saya juga sering mengalami email seperti itu bahkan dikirm hampir tiap hari dengan pengirim yang sama, parahnya gak bisa di unsubscribe. Akhirnya seperti Mas Joko bilang, saya masukan saja SPAM. Tidak tahu dari mana mereka mendapatkan email saya, tapi yang jelas mungkin saja salah satu penyebabnya apa yang ditulis Mas Joko di atas.

    Lho...kok nama saya disebut-sebut...(lol), Maaf kepanjangan...

    BalasHapus
  2. Wah keren mas infonya,
    Yang namanya spammer emang amat sangat menjengkelkan, Untuk email admin, dan email2 social network yang membutuhkan privacy memang jangan sampai terpampang di layar kaca. Harus pandai pandai menjaganya, untung saya juga sudah memakai layanan kontak gratis sebagai mediasi dengan visitor, dan saya punya beberapa email yang khusus untuk iseng, biasa untuk daftar forum atau sesuatu yang ga begitu penting. Oiya mas menjawab koment mas di blog saya, Dibilang rajin juga boleh cieeee, tapi kalau mau jujur sih hehehehe, sebenarnya baru mencari jati diri di dunia blogger, lagi cari niche mas, mangkanya postinganya masih amburadul belum tau arahna kemana..hehehe... sukses ya mas...

    BalasHapus
  3. Saya sependapat dengan Mr.X, memang saya juga punya beberapa email untuk digunakan sesuai fungsinya.
    O ya, berarti email punya Mr.X pada profile juga buat iseng ya? (he..he..)
    Salam kenal buat Mr.X dari blogger newbie.

    BalasHapus
  4. Sobat: Kalau kasus yang tidak bisa di-unsubcribe itu, wah sudah seperti paksaan namanya. Masak mau berhenti berlangganan tidak boleh.

    Oh ya, izin memberikan tautan backlinknya, Mas Yuda. He...He...

    MisterXWebz: Spammer memang sangat menjengkelkan.
    Setuju, Mas itulah makanya penting sekali mempunyai Account Email Lebih Dari Satu untuk menampung sampah dunia maya.

    BalasHapus
  5. nah itu dia..
    makanya saya sering bingung.. mereka2 itu bisa tau alamat email saya dari mana yah?? koq bisa2nya mereka tau alamat email saya dan ngirim iklan2 tak jelas..
    ga cuma berbahasa inggris, sekarang yang berbahasa indonesia jg udh byk..

    ooohhh... jd gitu cara mereka buat ngedapetin alamat email kita..

    saya sih punya email 2, tp msh dengan satu fungsi.. hehehehehe

    BalasHapus
  6. Sekarang cari email valid di internet sudah sangat mudah, Lis. Lha, yang jualan alamat emailnya sudah ada jadi nggak perlu susah-susah ngumpulin satu-satu. Hanya modal 40 ribu sudah dapat 25 ribu alamat email.

    Tempo hari alamat email admin blog ini memang sempat mejeng di halaman Contact sehingga sempat diendus spammer email seperti Rina Indria itu. Tapi sekarang sudah saya hiden mudah2an aman.

    BalasHapus
  7. waduh...sekarang giliran saya yang tersindir nih, soalnya saya menggunakan Wordpress. Dulu juga pernah pake Joomla, tapi kena hack. hehehe... Gak apa2 kok, Mas! Itung2 gantian ya. hehe...

    Tapi nulis komentar di blogspot Mas Joko kalo yg dipilih Name/Url (yang sering saya lakukan) atau Google Account juga harus mengisi email. Kecuali kalo yang dipilih Anonymous. hehe...

    Saya kira, email di FB juga bisa jadi sasaran empuk tuh. Jadi ya seperti kata Kang Yuda dan MisterxWevz, sebaiknya kita punya akun email iseng.

    Menggunakan layanan jasa seperti di atas, saya pikir sangat beresiko karena bisa merusak reputasi bisnis kita; kita dikenal sebagai spammer. Jika cara promosinya saja sudah gak fair, orang juga pasti berpikiran bahwa produk yang ditawarkan juga tidak atau kurang berkualitas.

    Jangan2 puluhan ribu alamat email yang ditawarkan di atas juga imitasi. hmm....

    BalasHapus
  8. Wah...Mas Anis kayaknya lupa deh, kebanyakan pakai Joomla dan Wordpress sih (he..he..).

    Kalau kita kasih komentar dengan Opsi Name/URL pada Blogspot, kita tidak perlu memasukan email.
    Benar kan Mas Joko?

    BalasHapus
  9. Anis Fahrunisa: He2... saya nyindir, ya? Blog Blogspot dan Wordpress saya rasa tetap punya kelebihan dan kekurangannya masing2, Mas Anis. Kalau urusan perkomentaran WP unggul dibanding Blogspot karena kemudahannya. Blogspot terlalu banyak tembok yang harus dilalui.

    Untuk penawaran itu, mudah2an email kita tak masuk di dalam listnya.

    Yuda: Ya, benar, Mas Yuda, hanya memasukkan Nama dan URL saja. Kecuali kalau pakai User ID Google atau Open ID mesti didahului memasukkan nama user kemudian password. He...He...

    BalasHapus
  10. hehe...iya yang itu saya keliru. Perasaan masih pake WP. hihihi...jadi malu nih.

    Di strikeout jg boleh Mas Joko. :)

    BalasHapus
  11. Dulu saya cukupkan diri dgn satu alamat email. Tp setelah membaca postingan yg intix seperti yg anda tuliskan diatas. Sy segera buat alamat emal baru krn apa yg anda tuliskan dipostingan ini tuk dihindari semua pernah sy lakukan dgn alamat email sy pertama, dan mmg pd email itu sy cukup bnyk menerima spam berupa iklan dll.

    Skrg sy memiliki beberapa email, dgn masing2 fungsix.

    BalasHapus
  12. Anis Fahrunisa: Sekali-kali keliru nggak pa2, toh Mas Anis. He2.

    Amatullah-Sy: Benar, semakin tinggi aktifitas kita di internet, entah itu ngeblog, social media, gabung milis maka jejak email kita banyak tertinggal dimana-mana sehingga kebutuhan email lebih dari satu sepertinya sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, sangat perlu, Mbak.

    BalasHapus
  13. Mas Joko, saya baru baca di blog remis Google Webmaster Tools, bahwa Indonesia sekarang termasuk negara yang dikenal banyak spammernya, bersama-sama dengan Thailand, Rumania, Ceko, dan Persia.

    Sumber aslinya ada di sini:
    http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2010/05/call-for-webspam-reports-in-thai.html

    BalasHapus
  14. Kabar buruk ini berarti, Mas Anis. Dari dulu orang kita, kok nggak berubah, ya. Dulu penjahat Carding. Sekarang Spammer. Pantesan verifikasi Credit Card saya ditolak di eBay. Jangan-jangan gara-gara ini juga.

    BalasHapus
  15. Well, saya selalu komentar dengan mencantumkan alamat e-mail. Termasuk pada blog-blog yang saya nggak pernah kenal.

    Saya nggak kuatir alamat e-mail saya didatangi spam. Satpam anti-spam di e-mail saya galak banget sih.

    BalasHapus
  16. Vicky Laurentina:
    Baru tahu ada Satpam anti Spam Email yang galak seperti itu. He...He...
    Yang penting blogger nggak galak kan, Mbak Vicky? :)

    BalasHapus