Jumat, 14 Mei 2010

Autoresponder Email Yang Salah Tempat

autoresponder emailBeberapa kali saya pernah menulis tentang autoresponder email dalam blog ini. Bisa baca kumpulan artikelnya di sini atau bisa ketikkan keyword "autoresponder" dalam kotak pencarian di sebelah kanan paling atas pada blog ini.

Salah satu fungsi autoresponder yang sangat powerful adalah bisa kirim email secara massal tapi tetap bisa memberikan sentuhan personal, seperti memberi sapaan dengan menyebut nama Anda dan "To" emailnya bisa dikirim personal atau muncul satu-satu di addres email tujuan, meskipun sebenarnya email tersebut Anda kirimkan ke banyak orang sekaligus.

Kelebihan lain autoresponder, bisa kirim email otomatis secara autoreply. Contoh aplikasi penggunaannya pada blog: Ada blog yang menggunakan autoresponder dengan memberikan email ucapan terima kasih setiap kali ada pengunjung yang meninggalkan komentar di blognya. Terus ada blog yang Form Contact di blognya menggunakan autoresponder yang bisa mengirimkan message kepada admin blognya.

Kedua contoh diatas adalah contoh penggunaan autoresponder yang tepat. Tapi kali ini yang akan saya bahas adalah contoh penggunaan autoresponder email yang salah tempat. Yaitu mengaktifkan autoresponder email pada Milis.

Mengapa mengaktifkan autoresponder email pada Milis saya sebut sebagai kurang tepat? Sebelum saya jelaskan alasannya, baiknya Anda lihat dulu contoh email dari autoresponder yang salah tempat tersebut saya kutip dari Milis seperti di bawah ini:

From: S******o P*****toro
Date: Fri, 14 May 2010 09:33:49 +0800
To: <Telematika@yahoogroups.com>
Subject: [Telematika] AUTO: S******o P*****toro is out of the office (returning 05/17/2010)

I am out of the office until 05/17/2010.


Note: This is an automated response to your message "[Telematika] ORARI YB0Z akan memimpin Asia-Australia pada Latihan Komunikasi Emergency Dunia 15 Mei 2010" sent on 5/14/2010 9:04:57 AM.

This is the only notification you will receive while this person is away.


Sebenarnya saya sudah cukup lama mengamati email salah satu anggota Milis ini, namun baru hari ini saya terdorong untuk menuliskannya di blog ini. Di Tatib Milis kami, dan saya rasa semua Milis, jelas-jelas disebutkan agar tidak mereply email dengan memberikan kalimat-kalimat pendek tak penting yang bukan merupakan poin tambahan pada email yang telah dikirimkan ke Milis, meskipun itu hanya sekedar ungkapan seperti: "Terima kasih infonya, terima kasih sharingnya bla.....bla.....bla..." Apalagi ini hanya sekedar pemberitahuan "Maaf saya sedang tidak ada di tempat." Terus terang itu sebuah reply yang sangat tidak penting dan salah tempat menurut saya. Anggota Milis lainnya kan bukan klien dia yang perlu diberi email basa-basi seperti itu.

Inilah salah satu efek negatif punya Blackberry atau jika Anda sudah mengaktifkan push email pada ponsel Anda. Setiap orang biasanya secara reflek akan tergerak melongok mengecek begitu terdengar alert email masuk ke ponselnya.

Dan coba bayangkan, bagaimana kalau itu terjadi pada diri Anda? Bagaimana reaksi Anda ternyata email yang masuk tersebut hanya berisi kata-kata informasi yang sangat tak penting itu? Bayangkan lagi email tak penting itu sudah masuk bak Message blasting menyerbu dan mem-broadcast masuk ke inbox email anggota Milis yang jumlahnya mencapai ribuan.

Orang bijak pernah berkata: Teknologi itu bersifat netral. Jangan pernah menyalahkan teknologi. Tidak ada teknologi yang salah. Salah dan benar tergantung dari si penggunanya sendiri apakah sudah tepat mengaplikasikan teknologi tersebut pada koridornya yang tepat. Bukankah demikian? Atau Anda punya pendapat berbeda dan pengalaman lain mengenai pemanfaatan teknologi autoresponder ini?




Bookmark and Share

7 komentar:

  1. Pakai autoresponder mungkin biar keliatan sibuk mas.. :)

    BalasHapus
  2. Hem, boleh juga idenya, Mas Lintang. Saya jadi kepingin pakai autoresponder suatu saat nanti, biar kelihatan sibuk gitu. He....He... Gak po-po to, Mas?

    BalasHapus
  3. Tambahan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih autoresponder.
    1. Biaya Investasi ( kenapa dibilang investasi? karena biaya yang dikeluarkan diharapkan dapat mengemnalikan lebih banyak lagi ) ada yang bayar bulanan maupun ada juga yang sekali bayar.
    2. Kehandalan (Apakah email yang dikirim tepat waktu? apakah email yang dikirm tidak masuk ke SPAM / BULK)
    3. Bahasa (Apabila targetnya lokal / Indonesia. Apakah ada yang benar-berbahasa Indonesia?)
    4. Fasilitas (Apakah ada fasilitas import database dari autoresponder lama? Apakah ada afiliasi nya? bisa BLACK LIST email? dll)

    Itu segilintir dari hal yang perlu diperhatikan dalam memilih Autoresponder.
    referensi : http://www.goresponder.com autoresponder 100% berbahasa Indonesia, tanpa biaya bulanan, dengan fasilitas lengkap

    BalasHapus
  4. Perlu menjadi pertimbangan juga server untuk autoresponder. Server yang dipakai bersamaan (shared hosting) sangat rentan kena blacklist bila mengirim email dalam jumlah banyak.

    BalasHapus
  5. saya sependapat,
    btw bukankah autoresponder sudah lama disediakan oleh gmail ;)

    BalasHapus
  6. Arif Patmainudin:
    Terima kasih, Mas Arif untuk poin tambahannya.

    aanbae:
    Setahu saya Ya. Gmail sudah ada autorespondernya.

    BalasHapus
  7. nah menurut gue mendingan manfaatkan saja auto responder gmail dan yahoo, handal kok.
    oh ya sebenarnya kesalahan orang yg auto renponder di forum adalah orang tersebut mendaftarkan emailnya yg sdh disetting auto renponder, hrsnya pake email lain, tks ;)

    BalasHapus