Rabu, 16 September 2009

Bagaimana Memanage SMS bak Autoresponder

SMS Autoresponder
Kabar ini mungkin berita gembira bagi anda yang belum tahu dan menghendaki sebuah management penanganan SMS (short message service) layaknya profesional pada ponsel anda. Yaitu hadirnya layanan bernama SMS PRO. Sebuah layanan inovatif yang dihadirkan Telkomsel untuk semua pelanggannya agar bisa menangani penerimaan dan pengiriman SMS dalam ponselnya dengan feature mirip seperti autoresponder. Atau sedikit mirip dengan layanan SMS Spam Manager yang beberapa waktu yang lalu pernah saya posting di blog ini. Baca Tips Memanage SMS Pada Ponsel dan juga Tips Menghindari SMS Spam.

Apa saja yang ditawarkan dalam feature SMS PRO ini? Berikut adalah beberapa feature unggulannya:

1. Auto Reply / Out-of-Office SMS
Pelanggan akan secara otomatis membalas SMS yang masuk sesuai keinginannya. Pelanggan juga dapat memilih 10 nomor yang tidak akan dikirimkan auto-reply
Contoh: Pelanggan A mengirimkan SMS kepada pelanggan B. Namun karena pelanggan B mengaktifkan autoreply, pelanggan A akan menerima balasan SMS “Maaf, saya sedang berada di luar daerah, saya akan menghubungi anda setelah kembali. Terima kasih” Nah, feature ini yang saya sebut bak autoresponder.

2. SMS Copy
Pelanggan dapat mengirimkan SMS yang diterimanya langsung ke nomor lain. (Maksimum 10 nomor lain)
Contoh: A mengirimkan ke B lalu SMS di-copy ke C. Maka SMS akan diterima oleh pelanggan B dan pelanggan C. Kalau anda adalah pemakai email client berbasis Lotus Notes maka feature ini hampir mirip dengan fasilitas Rules yang ada didalam Lotus Notes. Yaitu fasilitas untuk melakukan Send copy to email yang masuk ke inbox anda ke alamat email anda yang lain di internet.

3. SMS Divert
Pelanggan dapat mengalihkan SMS yang diterima nya ke nomor lain yang dimiliki pelanggan. Maksimum pelanggan memiliki 10 nomor lainnya
Contoh: A mengirimkan ke B lalu SMS akan di-divert ke C. Maka SMS akan diteruskan dan hanya akan diterima oleh pelanggan C.

4. SMS Black List
Pelanggan dapat menolak SMS dari 10 nomor pelanggan lain yang ada di dalam daftar, sehingga SMS tidak akan mengganggu.
Contoh: Pelanggan A tidak mau menerima SMS dari pelanggan B dan C. Maka ketika pelanggan B atau C mengirimkan SMS, pelanggan A tidak akan menerima SMS di dalam inbox nya. Pelanggan B dan C tidak akan mengetahui bahwa SMS tersebut tidak masuk ke pelanggan A.

5. SMS White List
Pelanggan dapat membuat daftar nomor yang dapat mengirimkan SMS kepadanya. (Maksimum 10 nomor pelanggan di dalam daftar)
Contoh: A memasukkan B1,B2,B3,B4,B5,B6,B7,B8,B9,B10 ke dalam daftar SMS whitelist nya. Maka ketika C mencoba untuk mengirimkan SMS, SMS tersebut tidak akan masuk ke dalam inbox pelanggan A.

Itulah beberapa feature unggulan dari layanan SMS PRO ini. Cukup menarik dan lengkap, bukan feature-featurenya? Tidak kalah bahkan lebih lengkap featurenya jika dibandingkan dengan feature dari SMS Spam Manager. Jika anda ingin tahu lebih detil tentang layanan ini, silahkan anda baca langsung di website resminya di Telkomsel. Klik disini.

Tapi sebelum anda memutuskan untuk apply layanan ini. Maaf, karena layanan ini tidak gratis ada baiknya anda pertimbangankan dulu apakah anda sudah benar-benar membutuhkannya.

Nah, berdasarkan pengalaman saya menggunakan SMS Spam Manager, berikut saran saya, jika anda kategori orang yang cukup setia dengan nomor ponsel anda tapi sering gonta-ganti gadget ponsel maka aplikasi ini sangat cocok buat anda karena melekat pada nomor GSM anda. Sebaliknya, jika anda adalah orang yang tidak terlalu sering gonta-ganti ponsel maka saya lebih menyarankan anda pakai aplikasi SMS Spam Manager. Mengapa? Selain lebih praktis dan tidak perlu ribet, lebih powerful dalam memanage SMS Spam. Dan satu lagi aplikasi SMS Spam Manager bisa dipakai selamanya dengan hanya sekali bayar tidak perlu berlangganan perbulan seperti dalam layanan SMS PRO ini.

Anda tertarik? Selamat mencoba!

Bookmark and Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar